Bupati Aceh Tenggara Sidak Disdukcapil, Tekankan Layanan Cepat dan Bebas Pungli

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 00:06 WIB

50463 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane , Waspada Indonesia – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara pada Senin (22/9/2025). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung proses pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat sekaligus membahas langkah-langkah konkret dalam perbaikan sistem pelayanan publik.

Dalam agenda yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, Bupati menegaskan bahwa pelayanan kependudukan harus diberikan dengan prinsip mudah, cepat, transparan, dan bebas pungutan liar (pungli). Ia menilai bahwa Disdukcapil memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

“Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Kami mendorong adanya perbaikan sistem dan fasilitas serta penyediaan kotak pengaduan sebagai akses masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau kendala yang dihadapi,” ujar Salim Fakhry.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menekankan bahwa seluruh layanan di Disdukcapil bersifat gratis. Ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada biaya tambahan yang dibebankan kepada warga di luar ketentuan yang resmi.

Baca Juga :  Asnah Korban Perahu Robin Kayu Terbalik Ditemukan Warga Subulussalam

“Jika ada laporan pungli, kami tidak akan segan menindak. Seluruh aparatur harus memahami bahwa pelayanan publik merupakan tanggung jawab yang harus dijunjung tinggi,” tegasnya.

Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyatakan bahwa pihak legislatif mendukung penuh langkah pembenahan layanan publik di daerah. Sebagai tindakan lanjut, DPRK akan menginisiasi penyusunan maklumat layanan yang berisi informasi lengkap seputar layanan Disdukcapil. Maklumat tersebut akan dipasang di ruang-ruang pelayanan agar mudah diakses masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Aceh Tenggara, Abri, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan dari Bupati serta DPRK. Ia menyebut bahwa pihaknya siap meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi sistem maupun sumber daya manusia.

“Kami berkomitmen melakukan percepatan birokrasi, peningkatan kompetensi petugas, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menyederhanakan proses layanan,” ujar Abri.

Sebagai bagian dari inovasi pelayanan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menargetkan bahwa mulai Desember 2025, lima kecamatan di daerah tersebut sudah dapat melakukan pencetakan KTP elektronik (e-KTP) secara mandiri di kantor kecamatan masing-masing. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi antrean dan beban masyarakat yang selama ini harus datang ke kantor Dinas di tingkat kabupaten.

Baca Juga :  Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Natam Pasca Banjir di Aceh Tenggara

Langkah ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Aceh Tenggara dalam memperbaiki wajah pelayanan publik di seluruh tingkat pemerintahan. Fokus utamanya adalah menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa dengan memperkuat pelayanan dasar, khususnya dalam kepemilikan dokumen penting seperti e-KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran.

Selain peninjauan teknis, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi lintas instansi, guna menyelaraskan kebijakan di lapangan. Kunjungan Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Keuangan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Inspektur Inspektorat, serta Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) terpilih, Kasri Selian.

Kehadiran tim pemerintah dalam sidak ini mencerminkan pendekatan kolaboratif untuk mempercepat transformasi pelayanan publik di Aceh Tenggara.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru