Penganiayaan Maut Tanggamus : 5 Orang Terlibat, 2 Sempat di Lepas 1 Kabur Kini Keluarga Pertanyakan Kejelasan

hayat

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 16:55 WIB

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS, – Kasus penganiayaan yang menewaskan Riki Kurniawan (32) TKP di Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, pada Jumat (20/3/2026) terus mengundang pertanyaan dari keluarga korban. Selain kejelasan penanganan pelaku, juga muncul dugaan konsumsi narkoba yang melibatkan kelima orang yang bersama korban menjelang kejadian, dengan hasil tes urin yang terbukti positif.

Dalam rilis resmi awal, Polres Tanggamus menyatakan telah mengamankan pelaku dengan inisial TM (27). Namun, pihak kepolisian belum menjelaskan secara rinci terkait tiga orang lain yang bersama korban dan pelaku dalam satu mobil Honda Jazz warna putih sebelum berkumpul di lokasi pesawahan kejadian.

Keluarga korban mengungkapkan, tiga orang tersebut berinisial YD, IR, dan RD. Setelah kejadian, YD dan IR melaporkan diri namun kemudian dipulangkan, sedangkan RD hingga kini masih kabur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa ada hal yang belum jelas. Mereka lima bersama-sama, bahkan ada dugaan mengonsumsi narkoba. Namun hanya satu orang yang diamankan, sementara yang lain dipulangkan tanpa klarifikasi,” ujar perwakilan keluarga yang tidak ingin disebutkan namanya, Senin (23/3).

Baca Juga :  penulusuran Inspektorat Tanggamus terkait keterlibatan Oknum Guru dan Oknum Kakon terlibat penyalahgunaan Narkotika sabu

Penyidik narkoba Dafa membenarkan telah melakukan tes urin terhadap kelima orang tersebut, dengan hasil yang menunjukkan positif.

“Kami sudah melakukan tes urin pak dan hasilnya positif,” kata Dafa

Dalam keterangan resmi, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko melalui Kasat Reskrim AKP Khairul Yasin Ariga menjelaskan, korban dijemput oleh pelaku bersama teman-temannya pada Kamis (19/3) malam untuk bersantai hingga berkumpul di lokasi kejadian.

Saat itu terjadi cekcok yang berujung serangan menggunakan senjata tajam, dengan motif sementara diduga akibat emosi sesaat karena korban diduga mengejek pelaku.

Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa pakaian pelaku, mobil yang digunakan, serta senjata tajam yang ditemukan sekitar 5 meter dari TKP. Korban yang mengalami beberapa luka tusuk dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung.

Orang tua korban menegaskan harapan agar kasus ini ditangani secara serius dan profesional.

“Ini sudah menghilangkan nyawa anak saya. Hukum harus ditegakkan bagi siapa saja yang terlibat tanpa pandang bulu saya tidak bisa mereda kalau yang dua itu masih dibiarkan pulang tanpa kejelasan, sementara satu orang masih kabur,” tegasnya.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Nilai Satkamling di Tiga Kecamatan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Menanggapi hal tersebut, pada Senin (23/3) sekitar pukul 12.40 WIB, Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga, S.Kom., M.H., menyampaikan kepada keluarga korban bahwa YD dan IR telah diamankan kembali guna mengantisipasi hal yang tiadak diinginkan

“YD dan IR sudah kami amankan kembali ke Polres Tanggamus. Insyaallah kasus ini akan kami tangani secara profesional,” ujar Ariga yang didampingi Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasuddin SH saat berkunjung ke kediaman korban.

Sampai saat ini, pihak Polres Tanggamus belum memberikan klarifikasi resmi terkait penanganan lebih lanjut terhadap dugaan konsumsi narkoba yang telah terbukti positif. Pelaku TM, yang merupakan residivis kasus curas yang menewaskan korban pada 2016, akan diproses berdasarkan Pasal 458 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Wartawan :

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita
Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
Kapolres Tanggamus Tinjau Penanaman Kedua Bawang Putih di Pekon Ngarip dan Ngobarmas di Sukamaju
Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis dan 3 Kru kepada Nelayan Pesisir
Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:24 WIB

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)

Rabu, 30 September 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif

Selasa, 29 September 2026 - 19:27 WIB

OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda

Selasa, 29 September 2026 - 13:23 WIB

Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri

Jumat, 25 September 2026 - 07:35 WIB

Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:10 WIB

Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan

Selasa, 22 September 2026 - 18:43 WIB

Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terbaru