Kapolda Riau: Jangan Tunggu Api Besar, Sinergi Cegah Karhutla Harus Dari Sekarang 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 15:24 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, waspadaindonesia.com – Polda Riau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026 dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Tribrata Mapolda Riau, Senin (27/04/2026). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., menegaskan karhutla harus dihadapi dengan kesiapsiagaan sejak dini.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Seluruh elemen harus memperkuat kesiapsiagaan dari sekarang, khususnya di wilayah tingkat kerawanan tinggi,” tegas Irjen Herry saat membuka rakor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, kepala daerah se-Provinsi Riau, jajaran TNI-Polri, BNPB, BMKG, pelaku usaha pemegang konsesi, akademisi, serta instansi terkait penanggulangan bencana.

Irjen Herry menyebut langkah strategis yang disiapkan meliputi penyiapan embung air, penguatan sekat kanal, pembangunan menara pantau atau menara api, hingga penerapan pendekatan multi-helix yang melibatkan pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Baca Juga :  SMA Negeri 13 Pekanbaru Santuni 88 Siswa di Bulan Ramadan

“Pencegahan adalah kunci utama. Kita harus membangun mindset bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Jangan membuka lahan dengan membakar, karena dampaknya merusak kesehatan, ekonomi, dan masa depan daerah,” ujarnya.

Kapolda meminta seluruh Kapolres jajaran turun langsung memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti sumber air cadangan, embung, alat pemadam, kesiapan personel, masyarakat peduli api, hingga patroli terpadu berbasis teknologi.

Polda Riau juga berkoordinasi dengan BNPB terkait mitigasi lanjutan, termasuk kemungkinan operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan.

“Kita harus melakukan langkah luar biasa. Jangan sampai kelengahan kecil memicu bencana besar. Deteksi dini harus maksimal, survei berkelanjutan, dan setiap titik api dipadamkan secepat mungkin sebelum meluas,” tegasnya.

Dalam forum disampaikan Provinsi Riau memiliki luas lahan gambut sekitar 5,3 juta hektare, terbesar di Indonesia.

Kondisi ini menjadikan Riau salah satu wilayah paling rentan karhutla saat musim kemarau panjang dan peningkatan suhu ekstrem akibat El Nino. Secara nasional, sekitar 53.000 hektare kawasan terdampak karhutla pada 2026, dengan wilayah terbesar di Kalimantan Barat dan Riau.

Baca Juga :  Pengajian Rutin Kejaksaan Tinggi Riau Oleh Ust. Dr. H. Saidul Amin, MA

Seluruh pihak sepakat penguatan kolaborasi menjadi kebutuhan mutlak. Posko penanggulangan di BPBD akan diperkuat hingga tingkat provinsi. Para kepala daerah diminta memastikan kebijakan berbasis pelestarian lingkungan berjalan efektif.

Kapolda turut mengapresiasi TNI, relawan, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat peduli api yang menjadi garda terdepan pencegahan karhutla di Bumi Lancang Kuning.

Ia juga menekankan peran media sebagai mitra strategis dalam menyiarkan pesan pencegahan.

“Terima kasih kepada rekan media. Hasil kerja kolaboratif ini harus dirasakan masyarakat. Ini melting pot bagi kita semua untuk bergerak serentak, menyamakan visi, dan menjaga Bumi Lancang Kuning agar tetap lestari,” pungkas Irjen Herry.

 

Kontak Media: humaspolda_riau1@gmail.com | 0816-1385-779

 

Nomor Rilis: 207/IV/HUM.6.1.1/2026

Sumber: Humas Polda Riau

Editor: Ros.H

Reporter: Idam Lanun

Berita Terkait

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap
Siswa SMAN 1 Pekanbaru Masuk First Team Good Day 2026 Riau
Tekankan Integritas, Kapolda Riau Minta Pelayanan Cepat Tanpa Viral
Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kapolresta Pekanbaru Tekankan Hukum Berkeadilan
Hulubalang LAMR Lepas Herry Heryawan dengan Adat Melayu
Sidang Gugatan Mobil Senia di PN Pekanbaru Ruang Wirjono Projodikoro Ditunda
Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Resto Sanjaya Nusantara Demi Kelancaran 
Ajak Jadi Pelopor Keselamatan, Ditlantas Bersama Jasa Raharja Sosialisasi di Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru