Oknum Anggota TNI Kodim 1311/Morowali Diduga Main Hakim Sendiri

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 30 Juli 2023 - 16:45 WIB

50427 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali | Oknum anggota TNI Kodim 1311/Morowali yang saat ini diketahui menjabat sebagai Komandan Unit Intel Kodim berinisial A diduga menggunakan hukum rimbah dengan cara diduga main hakim sendiri dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi terhadap salah seorang masyarakat selaku korban bernama Amirudin alias Om Ami di desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Proponsi Sulawesi Tengah.

Berdasarkan pengakuan korban, kronologis kejadian berawal, sejak hari jumat tanggal 28 Juli 2023, sekira pukul 08.30 wita. Dirinya (Om Ami) pergi ke lahan kebun miliknya yang berada di Desa Bahomakmur
Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Selanjutnya, korban melihat oknum anggota TNI berada di lahan kebun miliknya. Kemudian, korban menegur oknum tersebut, karena lahan kebun miliknya sudah diserobot oleh terduga pelaku. Penyerobotan dilakukan dengan cara
meratakan tanah menggunakan alat berat sejenis bulldozer. Dan akibatnya, tanaman berupa pohon kelapa, pohon sawit dan pohon pisang milik korban rumbang.

Baca Juga :  FIFA PJ Bupati Nagan Raya Ucapan Selamat Kepada Anggota DPRK Periode 2024 - 2029.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi teguran korban, terduga pelaku tidak terima dengan teguran korban dan oknum TNI menganggap dan mengklaim bahwa lahan kebun miliknya. Sehingga, terjadi adu mulut antara korban dan terduga pelaku tidak terelakkan. Parahnya, tidak hanya terjadi adu mulut, bahkan oknum anggota TNI tersebut menggunakan kekerasan fisik.

Korban mengaku dicekik dan dipelintir leher oleh terduga pelaku menggunakan kedua tangannya dari bawah arah bagian depan. Lalu diangangkat dan tubunya dibanting ke tanah. Selanjutnya, tubuh bagian perut korban diinjak-injak sebanyak kurang lebih 5 (lima) kali menggunakan kaki kanan oknum TNI tersebut.

Mendapat perlakuan itu, korban mencoba kabur dengan cara berlari. akan tetapi oknum TNI tersebut menarik jaket
yang dikenakan korban hingga robek. Akan tetapi dengan sekuat tenaga korban tetap berusaha melarikan diri dari tempat kejadian dan kembali kerumahnya di Desa
Keurea.

Baca Juga :  Perayaan Natal Bersama Pemkab Karo 2024 Dengan Tema Marilah Sekarang Kita Pergi Ke Betlehem

Setiba dirumahnya dan memberitahukan kejadian naas yang menimpa kepada keluarga, kemudian korban bergegas pergi ke rumah Kepala Desa Keurea yang bernama Darnran untuk menceritakan dan melaporkan kejadian penganiayaan tersebut yang terjadi.

Berdasarkan saran dari Bapak Kades Keurea, agar melapor ke Kanlor Polisi Militer (POM), agar ditangani sesuai peraturan hukum yang berlaku. Untuk itu, Ia selaku korban sudah mendatangi Kantor POM TNI di Bungku dan melaporkan kepada Komandan POM TNI AD Kodim 1311/Morowali.

Akibat dari penganiayaan tersebut, korban menderita sakit dan lecet pada bagian leher serta menderita sakit pada bagian perut. Tampak pula memar di bagian leher. Untuk saat ini, korban belum mendapat rekomendasi atau pengantar untuk melakukan Visum et Refertum. Namun bukti sudah didokemntasikan dalam bentuk foto dan video. (TIM REDAKSI)

Berita Terkait

Pawai Paskah Oikumene Kabupaten Karo Tahun 2026 Bupati Karo Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Damai, Kasih, Persaudaraan.
Menuju Munas Boyolali, SWI dan BAZNAS RI Siapkan Penandatanganan MoU Kerja Sama
Musrenbang Takalar 2027 Fokus pada Penguatan SDM dan Ekonomi Daerah
Ribuan Masyarakat Hadiri Buka Puasa Bersama Wakil Bupati Takalar
Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin Hadiri Buka Puasa Bersama di Rest Area Mangadu, Ratusan Warga Turut Hadir
Bupati Kabupaten Takalar Daeng Manye Hadiri Pengukuhan Profesor UMI di Auditorium Al-Jibra Makassar
Prestasi Rekor Nasional, Realisasi Pendapatan APBD Takalar Tertinggi di Indonesia
Bupati Karo Lepas Pawai Pra-Paskah GPdI Tanah Karo Tahun 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:53 WIB

Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:07 WIB

Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB

LSM Amunisi Desak Kejati Lampung Periksa Kadiskes Pesisir Barat Terkait Dugaan Indikasi KKN dalam Realisasi Anggaran 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

Ketua DPRD Pesisir Barat Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Undangan Pertama di Pelantikan PAW

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:22 WIB

DPC Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Resmi Berdiri di Kabupaten Pesisir Barat

Senin, 22 September 2025 - 12:51 WIB

LSM SIMULASI Lampung Soroti Dugaan Kecurangan Rp 12 Miliar di Dinas Kesehatan Pesisir Barat

Berita Terbaru

DAERAH

Praktik Pengoplosan Gas LPG Subsidi Dibongkar Polda Babel

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:13 WIB