DPP KAMPUD Apresiasi Kejaksaan Agung Raih Kepercayaan Publik Dalam Pemberantasan Korupsi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 19 April 2024 - 19:55 WIB

50235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dibawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M terhadap pengusutan dan penanganan kasus-kasus mega korupsi yang terjadi di Indonesia.

Melalui keterangan persnya, Seno Aji sebagai Ketua Umum DPP KAMPUD mengutarakan bahwa DPP KAMPUD memberikan apresiasi yang tinggi atas tugas konstitusional Kejaksaan Agung RI yang telah berhasil mengungkap kasus-kasus mega korupsi, salah satunya skandal mega korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah.

“Kita secara tegas mendukung upaya Tim penyidik Kejaksaan Agung RI dalam melaksanakan tugas-tugas konstitusionalnya yaitu mengungkap kasus-kasus mega korupsi, tentunya dibawah kemepimpinan Jaksa Agung Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M, telah banyak menorehkan tinta emas, khususnya membongkar skandal kasus-kasus mega korupsi ke publik, kali ini salah satunya terkait korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT. Timah Tbk, hal ini harus mendapat dukungan dan tentunya juga apresiasi yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat, sejalan dengan apresiasi ini, bukti kepercayaan publik meningkat terhadap kinerja Kejaksaan sebagaimana ditunjukan oleh hasil survei nasional yang berhasil dirilis oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) bahwa membuktikan Kejaksaan Agung menempati urutan ketiga dengan nilai 74% dalam kategori kepercayaan terhadap Lembaga, pencapaian ini didukung salahsatunya keberhasilan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas perkara korupsi komoditas timah”, tegas Seno Aji pada Jumat (19/4/2024).

Baca Juga :  LP2iM Desak Pengusutan Menyeluruh Dugaan Korupsi Proyek Oprit Jembatan Silayar Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok Aktivis yang dikenal low profil dan sederhana ini juga berharap agar capaian prestasi oleh Institusi Kejaksaan dalam penegakan hukum khususnya mengusut kasus-kasus korupsi harus diikuti juga oleh seluruh komponen di internal intitusi Kejaksaan hingga level Kabupaten/Kota (Kejati dan Kejari).

“Capaian prestasi yang telah berhasil diukir oleh Kejaksaan Agung ini harus didukung dan diikuti oleh seluruh komponen di internal Institusi Kejaksaan RI baik dari level pusat, Provinsi sampai Daerah Kabupaten/Kota (Kejati-Kejari), jangan sampai kepercayaan publik yang berhasil diraih atas kinerja Kejaksaan Agung di level pusat tidak diimbangi dengan capaian prestasi di level Provinsi maupun Kabupaten/Kota”, pungkas Seno Aji.

Baca Juga :  Mantan Direktur Kilang Pertamina Buka Suara, Uraikan Takaran Ambisi Kilang 1 Juta Barel Menteri ESDM

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia merilis hasil Survei Nasional periode 7 April 2024 sampai dengan 9 April 2024, Kejaksaan Agung menjadi lembaga yang menempati urutan ketiga dengan nilai 74% dalam kategori Kepercayaan Terhadap Lembaga.

Hasil survei terhadap Kejaksaan Agung juga dipengaruhi oleh isu korupsi yang sedang ditangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung yakni tindak pidana korupsi komoditas timah.

Dalam survei tersebut, berita terkait korupsi komoditas timah diketahui oleh 40,1% publik. Dari yang tahu tersebut, mayoritas percaya bahwa Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas perkara dimaksud.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Dr. Ketut Sumedana kembali mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada Kejaksaan, pada Kamis (18/4/2024).

Sebagaimana yang disampaikan Jaksa Agung dalam berbagai kesempatan, capaian yang diraih harus terus dijaga dan ditingkatkan, karena setiap tindakan Insan Adhyaksa adalah wajah Kejaksaan di tengah masyarakat. (*)

Berita Terkait

Soroti Dugaan Suap Dirut Telkomsel, KAMAKSI Minta KPK Usut Tuntas
LP2iM Desak Pengusutan Menyeluruh Dugaan Korupsi Proyek Oprit Jembatan Silayar Aceh Tenggara
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
Dugaan Manipulasi Tender Jembatan Lawe Alas, Kejari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka
Skandal Bantuan Disabilitas Guncang Agara: Kursi Roda Diduga Jadi Alat Korupsi, Dana Rp 1,3 Miliar untuk Kaum Rentan Menguap!
Dugaan Pengurangan Volume pada Proyek Bronjong Rp6,9 Miliar di Aceh Tenggara Kian Menguat
Oknum Kepala Desa di Aceh Tenggara Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 476 Juta
Dispora Aceh Tenggara Diduga Gelapkan Anggaran 2024, Kegiatan Minim dan Realisasi Keuangan Buram

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru