Tokoh Pemuda Aceh Sebut Darni M. Daud Sudah Pengalaman Bisa Bawa Harapan Baru di Aceh

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:25 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Darni M. Daud, menjadi salah satu calon Gubernur Aceh yang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Di warung kopi, seminar, dan diskusi-diskusi, nama Darni kerap muncul sebagai sosok yang diyakini dapat membawa perubahan positif bagi Aceh.

Darni, yang merupakan lulusan S3 School of Education, Oregon State University, Corvallis, USA, dikenal sangat dekat dengan berbagai kalangan masyarakat Aceh. Saiful Mulki, Ketua Forum Aceh Bersatu, mengungkapkan bahwa Darni memiliki potensi besar untuk membawa perubahan signifikan.

“Darni Daud akan membawa perubahan untuk masyarakat. Aceh butuh kepemimpinan yang berani menjawab tantangan untuk masyarakat Aceh, keluar dari kemiskinan, dan berani membuka peluang kerja untuk mengurangi pengangguran,” ujar Saiful.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Saiful, Darni memiliki pengalaman yang luas dan paham akan kebutuhan masyarakat Aceh. “Darni sudah pengalaman, paham, dan punya pengalaman dalam hal-hal lain yang dibutuhkan sebagai persyaratan seorang pemimpin resmi,” tambahnya Sebelum memastikan diri maju sebagai Bakal Calon Gubernur Aceh, Darni melakukan introspeksi diri untuk memastikan kesiapan dirinya.

Baca Juga :  Amiruddin Dinilai Gagal Memimpin Banda Aceh, Ini Faktanya

Darni menekankan bahwa masyarakat Aceh butuh perubahan untuk mencapai kemajuan dan tidak boleh terlalu lama terlarut karena konflik. “Kita ingin juga mendorong masyarakat memilih pemimpin yang mumpuni di Pilkada serentak 2024,” katanya.

Dalam wawancara, Darni M. Daud menjelaskan visinya yang berfokus pada peningkatan harkat dan martabat masyarakat Aceh. “Visi saya adalah mengangkat harkat dan martabat masyarakat Aceh dengan menjadikan mereka lebih cerdas, sehat, damai, dan sejahtera, beriman, bertakwa, serta mempertahankan nilai sosial budaya yang mereka miliki,” jelas Darni.

Darni juga menyebutkan bahwa Aceh tidak mungkin bangkit jika pimpinan tidak berlatar belakang nilai sosio kultural dan tidak dapat membangun jaringan nasional.

“Saya yakin bisa menghadirkan rakyat sejahtera. Itulah visi besar kami untuk Aceh. Ini saatnya bagi Aceh untuk berubah dan menghadirkan kemakmuran dalam setiap lini kehidupan,” tegasnya.

Baca Juga :  Safni SE, Kader Gerindra dengan Elektabilitas Terus Meroket Sebagai Balon Wakil walikota

Saat ini, menurut Darni, lapangan kerja di Aceh sangat minim. Oleh karena itu, salah satu fokus utamanya adalah menyediakan lapangan kerja dengan memaksimalkan hasil bumi Aceh dan memanfaatkan kompetensi putra dan putri Aceh.

“Banyak program yang bisa saya sampaikan dan lebih detailnya perlu pembahasan khusus. Kita ingin bangun rasa kebersamaan dalam tatanan sosial masyarakat Aceh,” jelas Darni.

Saiful Mulki menambahkan bahwa Darni sudah mendaftarkan diri sebagai calon gubernur Aceh di Partai Gerindra.

“Darni sudah sangat layak untuk diusulkan dan direkomendasikan oleh Gerindra sebagai Gubernur Aceh. Dia memiliki pengalaman dan keberanian dalam menjawab tantangan yang dihadapi Aceh,” ungkap Saiful.

Selain itu, saat ini Darni telah memiliki banyak relawan yang terbentuk di 23 kabupaten dan kota di Aceh. “Kami akan mengupayakan dukungan oleh partai politik di Aceh. Insya Allah, Darni akan bertarung di Pilkada mendatang dan membawa perubahan serta kemajuan untuk Aceh,” tutup Saiful.

Berita Terkait

Syahbudin Padang: Jangan Diskriminasi Media yang Belum Terverifikasi Dewan Pers
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan
TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:10 WIB

Kabupaten Karo Kembali Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut Dari BPK RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:24 WIB

Tim Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Bupati Karo: Pentahbisan Gedung GPT “Kristus Gembala” Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Juga Pembangunan Spiritual, Moral, dan Sosial

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:11 WIB

Persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Bupati Karo : Pariwisata Salah Satu Sektor Unggulan yang Menjadi Prioritas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:02 WIB

MUPEL XXIII PERMATA GBKP Memilih Kepengurusan Baru PERMATA GBKP dan Momentum Penguatan Pelayanan Generasi Muda

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:46 WIB

Diskominfo Nagan Raya Gelar Kegiatan Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:24 WIB

Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK

Berita Terbaru