PT PEMA PROMOSI KIA LADONG DI WASHINGTON, D.C.

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 3 September 2024 - 07:42 WIB

50413 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON DC – Direktur Komersial PT Pembangunan Aceh (Perseroda), Almer Hafis Sandy menghadiri undangan pada kegiatan Indonesia- US Business Forum di Washington D.C., Amerika Serikat pada Senin, 26 Agustus 2024 dalam rangka promosi Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong yang merupakan salah satu unit usaha PT PEMA.

Acara ini diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia, Kantor Perwakilan Bank Indonesia di New York, dan Pusat Promosi Investasi Indonesia di New York, dengan fokus pada peningkatan hubungan ekonomi di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif antara kedua negara.

Forum bisnis ini menegaskan kuatnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS yang telah terjalin selama 75 tahun, terutama setelah kedua negara sepakat meningkatkan status kemitraan menjadi Comprehensive Strategic Partnership (CSP). Salah satu langkah penting dalam mempererat kerja sama ini adalah dengan meningkatkan investasi AS di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan ini turut ditampilkan diskusi panel tingkat tinggi tentang kemajuan Kemitraan Strategis Indonesia-AS untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, yang membahas prioritas investasi Indonesia dan PT PEMA di pilih melalui seleksi nasional oleh Bank Indonesia untuk hadir dengan mempromosikan proyek investasi strategisnya, yaitu KIA Ladong yang ditargetkan menjadi pusat industri dan hilirisasi halal di Aceh dengan fokus pada produk industri Halal, manufaktur, chemical, energi, mineral dan logistik.

Baca Juga :  Kunjungi Ceko, Menko Polhukam dan Menkumham Buka Lebar Peluang Repatriasi Korban Pelanggaran HAM Berat

Selain proyek KIA Ladong Aceh, Bank Indonesia juga menghadirkan proyek startegis lainnya di Indonesia yaitu, kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah, Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) di Candi Umbul Telomoyo, Jawa Tengah; dan Industri Pengolahan Tembaga di Jawa Timur. Pemilihan keempat proyek ini berdasarkan hasil kurasi Bank Indonesia bersama Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) New York untuk ditawarkan kepada investor di AS, dengan pertimbangan ketertarikan investor terhadap proyek tersebut.

Almer dalam paparannya terkait KIA Ladong menyampaikan beberapa poin penting terkait gambaran umum dan fasilitas-fasilitas penunjang yang dimiliki oleh KIA Ladong. “Melalui kegiatan ini, diharapkan dunia dapat lebih mengenal posisi strategis Aceh melalui KIA Ladong, terletak pada pintu masuk Selat Malaka yang dilalui oleh lebih dari 90.000 kapal setiap tahunnya. Sehingga dapat masuk dalam radar dan menarik minat investor-investor untuk dapat berinvestasi dan mengembangkan bisnisnya di Aceh dengan kawasan yang sangat strategis.”, papar Almer.

KIA Ladong  sendiri adalah kawasan yang dibentuk Pemerintah Aceh yang terletak 20 KM dari Pusat Kota Banda Aceh. Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) KIA Ladong diterbitkan pada tahun 2018. Sesuai Perpres No. 18 Tahun 2020 KIA Ladong termasuk dalam rencana pengembangan dari 36 kawasan industri di Indonesia. Pengelolaan KIA Ladong berada di bawah PT. PEMA, dan saat ini telah menyediakan ±71,4 Ha lahan dari total pengembangan 250Ha untuk pembangunan berbagai industri (aneka industri). Dengan komitmen pembangunan pembangkit listrik tenaga Panas Bumi oleh salah satu anak usaha PEMA yang terletak 22km dari KIA Ladong di harapkan dapat menyuplai energi hijau sehingga perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan akan mendapatkan sertifikat “Green Industry”.

Baca Juga :  2.5 Tahun Terbentuk, Komunitas One Week One Juz Indonesia Lakukan Penguatan Pengurus

Dengan demikian diharapkan para investor/tenant dapat berinvestasi dalam Kawasan Industri Aceh Ladong. Dengan ketersediaan lahan, sarana dan prasarana serta fasilitas lainnya yang memadai, akan lebih memudahkan investor untuk mendirikan pabriknya di Aceh, dibandingkan bila setiap investor harus menyediakan sendiri fasilitas tersebut.

Acara ini mendapatkan dukungan dari anggota US-ASEAN Business Council yang terkemuka, termasuk Apple, The Walt Disney Company, Freeport-McMoRan, dan Visa, yang menegaskan pentingnya kemitraan dan manfaat bersama dari kolaborasi ekonomi antara US dan Indonesia. (cnr)

Berita Terkait

SATMA AMPI Madina: PETI Rantobi Diduga Terorganisir dan Kebal Hukum”
Dari Layanan Kesehatan hingga Pokir Pertanian: IWO-I Sampaikan Temuan Lapangan dalam Audiensi Bersama DPRD KBB
Kabupaten Bandung Barat Genjot Pengembangan Peternakan Sapi Perah di Wilayah Selatan untuk Pemerataan Ekonomi
DPSMAI Ajak Masyarakat Aceh dan Pelaku Usaha Meriahkan Selera Serumpun di TBG Kuala Lumpur
SWI Ingatkan Pemerintah: Jangan Jadikan PWI Satu-satunya Mitra, Pers Harus Merdeka dan Berdaulat
Liputan Kandang Ayam Berujung Maut: Wartawan Masuk IGD Usai Dikeroyok
Struktur DPC.AWIBB Sukabumi Raya Jenguk Ketua Dewan Pengawas DPC.AWIBB-Iip Firdaus
2024, Orang Gayo ke Inggris Turun 25%

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB