Inilah Wajah Pemerintah Provinsi Riau, Abaikan Nasib Pasien Anak-Anak

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 - 02:28 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU —– Ismail Sarlata Putra asli Rokan Hilir sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, sungguh sesalkan sikap drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad.

” Sebagai putra asli Rokan Hilir Provinsi Riau, dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (DPP-AMI), sungguh sangat menyesalkan sikap drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad. ” ucap Ismail Sarlata pada media, Jum’at (13/12/2024)

Kekesalan tersebut disampaikan, dimana drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad. Tidak memberikan respon dan/atau jawaban apapun saat diberitahukan keadaan Najua Nabila Agustina sosok anak gadis berusia 11 Tahun pasien yang sedang terbaring tidak berdaya di RS Madani setelah menjalani rujukan dari RSUD Praptomo Bagansiapiapi Rokan Hilir dan harus di rujuk di RSUD Arifin Ahmad dikarenakan fasilitas di RSUD Madani tidak memadai untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya Ismail Sarlata berusaha menghubungi drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad untuk membantu Najua Gadis kecil berusia 11 tahun untuk dapat dirujuk di RSUD Arifin Ahmad yang berlokasikan Jl. Diponegoro No.2, Sumahilang, Kec. Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau 28156 via whatsapp pribadinya. Kamis (12/12/2024) dari pukul 21.38 WIB sampai Jum’at (13/12) dini hari tidak mendapatkan jawaban apalun, dan bahkan saat dihubungi via telp whatsapp dirijek oleh dirinya langsung

Baca Juga :  Perdana Bertugas Di Bumi Lancang Kuning, Kakanwil Kemenkumham Riau Ajak Jajaran Bangun Komunikasi Yang Baik Demi Optimalisasi Tugas Dan Fungsi

Masih dihari yang bersamaan (Kamis, 12/12) malam, diperoleh Informasi dari narasumber yang dapat dipercaya bahwa RSUD Arifin Ahmad diduga masih memiliki 1 (satu) ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) yang merupakan ruangan perawatan intensif untuk anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus di RSUD Arifin sebelum pukul 23.00 WIB dan saat ini sudah dibooking oleh pihak rumah sakit lainnya. beber Ismail Sarlata

Najua (11) adalah pasien BPJS kelas dua yang di rujuk dari RSUD Praptomo Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir, jelas Ismail Sarlata yang menyampaikan status pasien BPJS.

Saat ini (Jum’at, 13/12/2024), keluarga pasien pasrah kepada Tuhan menunggu makhluk ciptaan Tuhan untuk memberikan rasa kasihan kepada Najua anak gadis berusia 11 tahun ini dari Pemerintah Provinsi Riau untuk memperhatikan nasib Najua yang tidak memperoleh hak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dari RSUD Arifin Ahmad.

Baca Juga :  Buka Puasa Bareng Mitra Ojol, Polda Riau Pererat Silaturahmi dan Perkuat Solidaritas

Dipenghujung Ismail Sarlata juga menyesalkan Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad sebagai Putri asli Melayu yang terkesan mengabaikan nasib seorang anak, yang tidak bisa memberikan kebijakan terbaik untuk Najua demi mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik di RSUD Arifin Ahmad dengan kekuatan yang ia miliki sebagai Direktur. Dan meminta, Abdul Wahid -SF Hariyanto Gubernur Riau terpilih nantinya segera mencopot Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Arifin Ahmad yang diduga tidak memiliki hati nurani terhadap anak-anak, sementara Rasulullah S.A.W sangat mencintai anak-anak dan nasib yang menimpa Najua gadis berusia 11 Tahun ini menunjujkan wajah buruk Pemerintah Provinsi Riau terhadap anak-anak yang seharusnya memiliki hak mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik namun diabaikan….. (Bersambung)

Sumber : DPP AMI

Berita Terkait

BHABINKAMTIBMAS AIR DINGIN DAMPINGI POKTAN BINA TANI SEJAHTERA RAWAT JAGUNG PIPIL JELANG PANEN 
JAGA TUAH LINDUNGI MARWAH, PANGLIMA BESAR HULUBALANG LAMR BERI RESTU KAMPUNG TANGGUH ANTI NARKOBA 
GELAR IKRAR PEMASYARAKATAN BERSIH, KANWIL DITJENPAS RIAU TEGASKAN PERANG LAWAN HALINAR
KAPOLDA RIAU: NARKOBA, KARHUTLA & KONFLIK AGRARIA BUTUH SINERGI POLISI-MEDIA 
PENYIDIK JADI PENUNTUT DI TIPIRING, PN PEKANBARU NYATAKAN KEWENANGANNYA GUGUR USAI VERZET
DUKUNG PANGAN NASIONAL, PROGRAM AYAM PETELUR LAPAS PEKANBARU DIPELAJARI LAPAS BANGKINANG 
WUJUDKAN DESA SADAR PANGAN AMAN, BBPOM & MAHARANI EDUKASI WARGA TANAH PUTIH TANJUNG MELAWAN
Akpersi Bicara, Hari Pers Dunia 2026: DPC Akpersi Pekanbaru Tegaskan Jurnalis Tak Boleh Hakimi, Wajib Taat UU PERS

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:56 WIB

RIBUAN PELARI DITARGETKAN RAMAIKAN RIAU BHAYANGKARA RUN 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

WUJUDKAN POLRI PRESISI, POLSEK KAWASAN PELABUHAN BANTU PETANI LEWAT PROGRAM ‘POLISI CINTA PETANI’

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru