Wartawan Ungkap Dugaan Korupsi di Tanggamus, Respons Grup WA: Dikeluarkan, Upaya Pembungkaman???

hayat

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 11:38 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

​TANGGAMUS, –WaspadaIndonesia.com
Seorang wartawan di Kabupaten Tanggamus diterpa upaya pembungkaman yang kentara. Ia dikeluarkan dari grup WhatsApp (WA) setelah menyebarkan informasi terkait dugaan korupsi yang melibatkan empat pekon di Kecamatan Talang Padang. Insiden ini seketika memicu sorotan tajam terhadap rapuhnya kebebasan pers dan transparansi di tingkat lokal.

​Hayat, sang wartawan, mendapati dirinya dikeluarkan secara sepihak dari grup yang beranggotakan para kepala pekon dan dan para wartawan. Grup WA, yang seyogianya menjadi ruang komunikasi konstruktif, justru berubah wajah menjadi arena pembungkaman informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Tak terima dengan tindakan tersebut, Hayat langsung menghubungi ketua DPK Apdesi Talang Padang, yang juga merupakan admin grup, melalui pesan WhatsApp. Ia mempertanyakan alasan di balik pengeluarannya, terutama terkait dengan pemberitaan dugaan korupsi yang sedang ia investigasi secara mendalam.

Baca Juga :  Tempo Satu Jam Polsek Talang Padang Dibantu Warga Tangkap Pelaku Curanmor

​”Saya ingin tahu, mengapa saya dikeluarkan dari grup media Talang Padang? Apakah ini terkait dengan pemberitaan? Mohon penjelasan, siapa kepala pekonnya, pekon apa, dan apa motifnya?” tanya Hayat dengan nada tegas.

​Admin grup, yang juga menjabat sebagai salah satu kepala pekon, melempar jawaban yang kontroversial. Ia menyatakan bahwa pengeluaran Hayat dari grup adalah atas permintaan kepala pekon yang beritanya sedang disorot.

“Ini permintaan dari kepala pekon yang diberitakan. Besok kita bicara, sekarang sudah larut,” kilahnya.

​Namun, janji bertemu tak terwujud. Ketika Hayat berupaya menemui kepala pekon yang bersangkutan, rumahnya tertutup rapat, menjadikan upaya konfirmasi menemui jalan buntu.

​Kasus ini sontak memicu reaksi keras dari kalangan jurnalis dan aktivis masyarakat sipil di Tanggamus. Tindakan pengeluaran wartawan dari grup WA dinilai sebagai bentuk nyata pembungkaman kebebasan pers dan upaya menghalangi pengungkapan kebenaran.

Baca Juga :  Inflasi Tanggamus 3,48 Persen, Harga Pangan Stabil tapi Cabai Mulai Naik

​”Seharusnya, mekanisme yang ditempuh jika ada keberatan adalah klarifikasi atau hak jawab, bukan intervensi kekuasaan untuk membungkam jurnalis,” tegas seorang jurnalis lokal yang enggan disebutkan namanya.

​Peristiwa ini juga menyoroti urgensi transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pekon. Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara detail dan akurat bagaimana dana desa digunakan.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait. Kasus ini terus menjadi perdebatan sengit di tengah masyarakat Tanggamus, dan diharapkan ada investigasi yang independen serta penegakan hukum yang adil.

(HyT)

Berita Terkait

Polres Tanggamus Gelar Panen Raya Jagung Kuartal II 2026 Serentak di Ulu Belu
Tanggapi Viralnya Keluhan Masyarakat, IRSI JAYA SH: Pada 2021-2022 Sudah Utamakan Jalur Batu Bedil, Namun Akan Diperjuangkan Kembali
Jalan Lintas Batu Bedil Rusak Parah, Masyarakat Desak Bupati dan DPRD Segera Perbaiki
Puluhan Tahun Terabaikan, Jembatan Penghubung Pendidikan dan Ekonomi di Cukuh Balak
Kapolres Tanggamus Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran
Pemkab Tanggamus dan Kejari Teken MoU Pendampingan Hukum untuk OPD
Apel Pagi Satgas TMMD ke 128 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung, Tanggamus
Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Curat, Pelaku Diamankan Usai Bebas dari Rutan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:15 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:30 WIB

Warga Aceh Tenggara Soroti Irigasi Lawe Harum yang Diduga Dikerjakan Asal Jadi Meski Menelan Dana Sangat Besar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:57 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:06 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Senin, 4 Mei 2026 - 22:38 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 01:06 WIB

Kepedulian Polres Aceh Tenggara terhadap Keamanan Wartawan Meningkatkan Kepercayaan Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:09 WIB

Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Ulangi Aksi Kekerasan di Aceh Tenggara, Wartawan Jadi Sasaran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37 WIB

Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun

Berita Terbaru