LSM JATI: Ditemukan Dugaan Penyimpangan Anggaran Pekon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus

hayat

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:08 WIB

50236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS, Lampung – Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Transparansi Kebijakan Indonesia (JATI) Provinsi Lampung menuntut transparansi dan kejelasan atas realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, tahun 2024. LSM yang diketuai oleh Ahmad Padlan, S.H. ini menemukan dugaan serius indikasi korupsi dalam beberapa kegiatan, berupa kekurangan volume pekerjaan fisik dan praktek mark up harga.

Dugaan ini muncul dari analisis mendalam yang dilakukan tim JATI terhadap dokumen anggaran dan realisasi lapangan di Pekon Gedung. Ahmad Padlan menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti awal yang cukup untuk menduga adanya penyimpangan yang merugikan keuangan daerah dan masyarakat.

“Kami telah mendalami data anggaran dan mengecek kondisi di lapangan. Temuan kami sangat mengkhawatirkan dan mengindikasikan praktik tidak sehat. Jika tidak ada kejelasan dari pihak berwenang, kami siap melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum dalam waktu dekat,” tegas Ahmad Padlan, S.H., Ketua JATI Provinsi Lampung, dalam pernyataan resminya, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Dari Pekon Sukanegara Menuju Panggung Dunia, Syauqi Kibarkan Nama Lampung Lewat Emas Internasional Karate 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis Temuan Dugaan Penyimpangan
Berdasarkan data yang dihimpun JATI, setidaknya terdapat beberapa pos anggaran dengan nilai fantastis yang patut dipertanyakan korelasi antara biaya yang dikeluarkan dengan output yang diterima masyarakat. Berikut adalah tabel analisis atas beberapa temuan krusial:

Nomor Uraian Kegiatan (Berdasar Data) Nilai Anggaran Temuan & Analisis JATI
1 Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Poster/Baliho) Rp 83.100.000 Nilai tidak wajar untuk pembuatan media informasi desa. Diduga kuat terjadi mark up harga yang signifikan.
2 Pembuatan Rambu-rambu di Jalan Desa (15 Unit) Rp 90.000.000 Rata-rata Rp 6 juta per rambu. Harga ini dinilai sangat tidak realistis dan jauh di atas harga pasar.
7 & 8 Pembangunan Jalan Rabat Beton (Total 280 m) Rp 133.789.000 Mengikuti pola temuan LSM lain di Lampung Selatan, rawan kekurangan volume dan ketebalan serta kualitas material rendah. Perlu audit fisik mendalam.
21 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Bibit Alpukat 2.400 Unit) Rp 144.000.000 Rp 60.000 per bibit. Harga sangat tinggi dan mirip dengan kasus dugaan korupsi pengadaan bibit alpukat senilai Rp 2,1 Miliar di Dinas Kehutanan Lampung yang sedang diusut.
Konteks dan Pola Serupa di Lampung

Baca Juga :  Action Tim Patroli Perintis Presisi Polres Tanggamus, Cegah 3C dan Gangguan Kamtibmas

Tuntutan dan Langkah Selanjutnya
Ahmad Padlan menegaskan bahwa tujuan utama JATI adalah memastikan akuntabilitas dan pencegahan kerugian negara. “Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Tanggamus, melalui Inspektorat dan Badan Pengelola Keuangan Desa, untuk segera melakukan audit investigatif khusus terhadap APBDes Pekon Gedung tahun 2024. Masyarakat berhak tahu uang mereka digunakan untuk apa dan dengan kualitas seperti apa,” tambahnya.

JATI memberikan waktu kepada pihak berwenang untuk menindaklanjuti temuan ini. Jika tidak ada tindakan korektif dan transparansi yang memadai, langkah pelaporan ke Kejaksaan Tinggi Lampung dan Kepolisian Daerah Lampung akan segera diambil untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Pekon Gedung dan Kecamatan Cukuh Balak belum memberikan tanggapan resmi.

(Hayat)

Berita Terkait

Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya
Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat, Tekankan Integritas dan Budaya Kerja “Jalan Lurus”
6 Bulan Buron LH Spesialis Pencuri Ikan Tawar Berhasil Di Ringkus Tim Res Polsek Pugung
SI Jago Merah Mengamuk di Tanggamus, Kebakaran Terus Berulang di Tengah Warga yang Dilanda Duka
Produksi Kopi Tanggamus Meningkat, Petani Penerima Manfaat Terima Santunan Jaminan Sosial

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

Dekat Dengan Warga, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba Gelar Jumat Curhat dan Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat di Desa Antara

Rabu, 9 September 2026 - 23:53 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Sudarman Bersama Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut

Rabu, 9 September 2026 - 23:37 WIB

Perkuat Koordinasi, Bupati Batu Bara Silaturahmi Dengan Jajaran PT Inalum

Rabu, 9 September 2026 - 11:11 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Kembali Salurkan Hasil Panen Jagung Ke Bulog Asahan

Selasa, 8 September 2026 - 17:34 WIB

Polsek Talawi Bersama Pemerintah Desa Bahas Pencegahan Tawuran Anak dan Remaja

Selasa, 8 September 2026 - 12:53 WIB

Jaga Keamanan Warga di Malam Hari, Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Gencarkan Patroli Rutin

Senin, 7 September 2026 - 22:51 WIB

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Melaksanakan Kegiatan Police Goes To School di UPT SMP Negeri 2 Air Putih, Memberikan Pembinaan dan Edukasi Kepada Para Pelajar Mengenai Peredaran Narkotika

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, Inalum Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB