Jembatan Proyek Mbarung-Kedataran Dibakar Orang Tak Dikenal, CV. Karya Abadi dan Dinas PUPR Aceh Tenggara Keluarkan Pernyataan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 17:17 WIB

50723 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA Proyek pembangunan jembatan Mbarung–Kedataran di Kabupaten Aceh Tenggara kembali memantik perhatian publik. Proyek senilai Rp7,8 miliar yang dikerjakan oleh CV. Karya Abadi itu dilaporkan mengalami insiden pembakaran pada jembatan darurat di lokasi pekerjaan, Sabtu malam, 1 November 2025.

Insiden ini memperlihatkan potensi gangguan yang bisa menghambat progres pekerjaan infrastruktur yang mestinya berjalan untuk kepentingan publik. Jembatan darurat yang semula dibangun sebagai akses sementara bagi aktivitas pekerjaan, kini terputus setelah sekitar dua meter dari konstruksinya dilalap api.

Kepala Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Tenggara, Sujarno, ST, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyatakan menerima informasi lewat petugas keamanan proyek pada dini hari, Minggu, 2 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekira pukul 06.00 WIB pagi, kami mendapat laporan dari pihak keamanan yang bertugas di lokasi proyek bahwa ada insiden pembakaran di bagian jembatan darurat,” ujar Sujarno.

Pihaknya tidak berspekulasi soal motif pembakaran. Namun, dugaan yang beredar menyebut insiden semacam ini erat kaitannya dengan persoalan komunikasi antara pelaksana proyek dan kelompok masyarakat yang merasa tidak mendapatkan pengertian dalam pelaksanaan teknis proyek.

Baca Juga :  Ust. Ghufran ZA, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Salurkan Sembako dan 200 Liter BBM untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

Sujarno mengatakan, pengamanan di lokasi proyek kini telah ditingkatkan. Ia menyebut relasi antara pekerja proyek dan komunitas sekitar harus kembali diperkuat demi menghindari konflik yang dapat merugikan semua pihak.

“Kami sudah instruksikan kepada petugas lapangan dan pihak keamanan untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, area jembatan darurat yang mengalami kerusakan kini dalam kondisi tidak bisa dilalui. Bau hangus masih tercium di sekitar lokasi, bekas pembakaran terlihat jelas pada sisa-sisa material kayu yang sebelumnya menjadi struktur penghubung sementara.

Sumber lokal yang enggan disebutkan namanya menyebut insiden ini bisa dipicu oleh friksi terkait penggunaan lahan sekitar proyek. “Isunya sudah lama, katanya soal lahan atau lokasi camp proyek. Tapi tidak ada kejelasan. Tiba-tiba malam ada yang bakar,” kata warga.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak CV. Karya Abadi sebagai kontraktor pelaksana proyek. Sementara itu, aparat keamanan belum memberikan pernyataan apakah insiden ini akan ditindaklanjuti dalam ranah penyelidikan atau dianggap sebagai tindakan spontan yang segera ditangani secara internal.

Baca Juga :  Oprit Jembatan Natam Amblas, Harga Panen petani Darulhasanah Turun

Proyek jembatan Mbarung–Kedataran merupakan salah satu proyek strategis yang menghubungkan kawasan di wilayah perbukitan Aceh Tenggara. Jembatan ini diharapkan menjadi penghubung ekonomi bagi masyarakat di dua kecamatan yang selama ini kesulitan akses.

Meski demikian, proyek ini bukan pertama kalinya menjadi sorotan. Sebelumnya, sempat terdengar keluhan soal transparansi informasi ke masyarakat sekitar lokasi pembangunan, terutama menyangkut dampak lingkungan dan keterlibatan komunitas lokal dalam proses pekerjaan.

Dinas PUPR Aceh Tenggara meminta agar seluruh pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan destruktif yang bisa merugikan pembangunan masyarakat secara luas. “Pembangunan infrastruktur ini bukan untuk satu pihak, tapi untuk kepentingan bersama. Jika ada masalah, kami harap bisa diselesaikan melalui dialog,” ujar Sujarno.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian setempat belum mengeluarkan keterangan resmi terkait dugaan pelaku maupun motif di balik insiden pembakaran tersebut. Proses perbaikan jembatan darurat pun belum dimulai, menunggu hasil evaluasi teknis dari dinas terkait dan kontraktor pelaksana.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

LSM Tipikor Apresiasi Komitmen Kasat Narkoba Aceh Tenggara Berantas Sabu
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
Simbol Kepedulian Pemerintah,  Kadis Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Bupati Aceh Tenggara dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Tujuh Rumah Hangus, Enam Rumah Rusak Ringan dalam Kebakaran di Desa Kute Bakti Aceh Tenggara
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara Klarifikasi Informasi Fasilitas Kantor, Tegaskan Pelayanan Berjalan Normal
Pemuda Hafiz 30 Juz, Tgk Muhammad Ridho, Menjadi Imam Salat Idul Adha di Desa Tanjung Gabungan
Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru