Jembatan Proyek Mbarung-Kedataran Dibakar Orang Tak Dikenal, CV. Karya Abadi dan Dinas PUPR Aceh Tenggara Keluarkan Pernyataan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 17:17 WIB

50759 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Proyek pembangunan jembatan Mbarung–Kedataran di Kabupaten Aceh Tenggara kembali memantik perhatian publik. Proyek senilai Rp7,8 miliar yang dikerjakan oleh CV. Karya Abadi itu dilaporkan mengalami insiden pembakaran pada jembatan darurat di lokasi pekerjaan, Sabtu malam, 1 November 2025.

Insiden ini memperlihatkan potensi gangguan yang bisa menghambat progres pekerjaan infrastruktur yang mestinya berjalan untuk kepentingan publik. Jembatan darurat yang semula dibangun sebagai akses sementara bagi aktivitas pekerjaan, kini terputus setelah sekitar dua meter dari konstruksinya dilalap api.

Kepala Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Tenggara, Sujarno, ST, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyatakan menerima informasi lewat petugas keamanan proyek pada dini hari, Minggu, 2 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekira pukul 06.00 WIB pagi, kami mendapat laporan dari pihak keamanan yang bertugas di lokasi proyek bahwa ada insiden pembakaran di bagian jembatan darurat,” ujar Sujarno.

Pihaknya tidak berspekulasi soal motif pembakaran. Namun, dugaan yang beredar menyebut insiden semacam ini erat kaitannya dengan persoalan komunikasi antara pelaksana proyek dan kelompok masyarakat yang merasa tidak mendapatkan pengertian dalam pelaksanaan teknis proyek.

Baca Juga :  Baitul Mal Aceh Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Banjir di Aceh Tenggara

Sujarno mengatakan, pengamanan di lokasi proyek kini telah ditingkatkan. Ia menyebut relasi antara pekerja proyek dan komunitas sekitar harus kembali diperkuat demi menghindari konflik yang dapat merugikan semua pihak.

“Kami sudah instruksikan kepada petugas lapangan dan pihak keamanan untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, area jembatan darurat yang mengalami kerusakan kini dalam kondisi tidak bisa dilalui. Bau hangus masih tercium di sekitar lokasi, bekas pembakaran terlihat jelas pada sisa-sisa material kayu yang sebelumnya menjadi struktur penghubung sementara.

Sumber lokal yang enggan disebutkan namanya menyebut insiden ini bisa dipicu oleh friksi terkait penggunaan lahan sekitar proyek. “Isunya sudah lama, katanya soal lahan atau lokasi camp proyek. Tapi tidak ada kejelasan. Tiba-tiba malam ada yang bakar,” kata warga.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak CV. Karya Abadi sebagai kontraktor pelaksana proyek. Sementara itu, aparat keamanan belum memberikan pernyataan apakah insiden ini akan ditindaklanjuti dalam ranah penyelidikan atau dianggap sebagai tindakan spontan yang segera ditangani secara internal.

Baca Juga :  Dana Desa Atau Dana Dinasti? LSM Kaliber "Bedah" Borok Anggaran Kuta Tengah!

Proyek jembatan Mbarung–Kedataran merupakan salah satu proyek strategis yang menghubungkan kawasan di wilayah perbukitan Aceh Tenggara. Jembatan ini diharapkan menjadi penghubung ekonomi bagi masyarakat di dua kecamatan yang selama ini kesulitan akses.

Meski demikian, proyek ini bukan pertama kalinya menjadi sorotan. Sebelumnya, sempat terdengar keluhan soal transparansi informasi ke masyarakat sekitar lokasi pembangunan, terutama menyangkut dampak lingkungan dan keterlibatan komunitas lokal dalam proses pekerjaan.

Dinas PUPR Aceh Tenggara meminta agar seluruh pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan destruktif yang bisa merugikan pembangunan masyarakat secara luas. “Pembangunan infrastruktur ini bukan untuk satu pihak, tapi untuk kepentingan bersama. Jika ada masalah, kami harap bisa diselesaikan melalui dialog,” ujar Sujarno.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian setempat belum mengeluarkan keterangan resmi terkait dugaan pelaku maupun motif di balik insiden pembakaran tersebut. Proses perbaikan jembatan darurat pun belum dimulai, menunggu hasil evaluasi teknis dari dinas terkait dan kontraktor pelaksana.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru