Bupati Aceh Tenggara Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antarlembaga

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 23:17 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE  — Menghadapi tingginya potensi bencana alam di wilayah Aceh Tenggara, Bupati H. M. Salim Fakhry memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di halaman Mapolres Aceh Tenggara, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menjadi penanda kuat komitmen pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak bencana yang kerap melanda wilayah ini setiap tahun, seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Apel diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI-Polri, serta berbagai unsur instansi teknis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Satpol PP, Basarnas, hingga Direktur PDAM dan Bank Aceh Syariah. Seluruh elemen tersebut hadir dalam formasi lengkap untuk menegaskan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Bupati Fakhry menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak boleh bersifat musiman atau reaktif, melainkan harus menjadi bagian dari sistem kerja dan budaya pelayanan sehari-hari.

“Kita harus siap siaga setiap saat. Hampir setiap tahun, bencana seperti banjir bandang dan longsor terjadi di daerah kita. Jangan sampai kita lengah ketika alam mulai menunjukkan gejalanya,” ujar Fakhry di depan peserta apel.

Baca Juga :  Anggaran Perawatan GOR Kutacane Diduga Tumpang Tindih Dengan Biaya Sewa KIP Agara

Ia menjelaskan bahwa secara topografis, wilayah Aceh Tenggara memiliki tingkat kerawanan yang tinggi, karena dikelilingi pegunungan serta banyak tebing curam. Penurunan tutupan hutan dan maraknya alih fungsi lahan telah memperburuk daya dukung lingkungan, menjadikan desa-desa rentan terkena dampak bencana, terutama saat musim hujan tiba.

Selain kesiapan personel, Fakhry menekankan pentingnya penguatan kesadaran masyarakat dalam mitigasi bencana. Ia berharap edukasi kebencanaan bisa menjangkau hingga ke pelosok desa, sebab dalam banyak kasus, ketidaktahuan warga terhadap jalur evakuasi atau tindakan penyelamatan justru memperparah dampak saat bencana terjadi.

“Masyarakat perlu tahu titik evakuasi, langkah penyelamatan, serta siapa yang harus dihubungi ketika situasi darurat terjadi. Edukasi menjadi hal mendasar dalam upaya mitigasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Fakhry menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi. Menurutnya, upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi, melainkan harus melibatkan banyak unsur: mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, hingga kelompok masyarakat sipil.

“Bencana adalah urusan kemanusiaan. Kita tidak boleh bekerja dalam sekat. Semua pihak harus terlibat aktif agar penanganan tanggap darurat bisa berjalan cepat, akurat, dan berdampak nyata,” kata Bupati.

Baca Juga :  Air Mata dan Asa di Timang Rasa: Sentuhan Hangat Dr. Ira Wati untuk Korban Banjir Bandang

Apel kemudian dilanjutkan dengan pengecekan barisan dari seluruh unsur yang terlibat serta pemeriksaan langsung terhadap perlengkapan operasional, kendaraan evakuasi, logistik tanggap darurat, hingga alat komunikasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan logistik saat dibutuhkan sewaktu-waktu.

Menurut keterangan BPBD Aceh Tenggara, kegiatan kesiapsiagaan bencana ini akan dijadikan agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari langkah antisipatif terhadap perubahan cuaca ekstrem dan dinamika alam lainnya yang semakin sulit diprediksi.

Usai kegiatan apel, Bupati Fakhry bersama rombongan meninjau langsung sejumlah fasilitas penunjang yang dimiliki BPBD dan Dinas Sosial, termasuk gudang logistik dan sistem pelaporan cepat berbasis aplikasi yang sudah mulai dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Dengan pelaksanaan apel ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap terbentuk sistem tanggap darurat yang kuat, terpadu, dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa. Tidak hanya soal peralatan dan sumber daya manusia, tetapi juga dalam membangun budaya sadar bencana sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di daerah rawan bencana.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah
Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!
Stok Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang BPBD Aceh Tenggara, Publik Pertanyakan Transparansi Distribusi
Retorika Sang Penjaga Gudang: Ketika Transparansi Dianggap Sebagai Invasi
Dana Desa Atau Dana Dinasti? LSM Kaliber “Bedah” Borok Anggaran Kuta Tengah!

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:54 WIB

Pengurus IWO Batu Bara Audiensi Ke Kejari Batu Bara, Perkuat Sinergi Media dan Penegakan Hukum

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:41 WIB

PD IWO Desak Bupati Batu Bara Tunda Rekomendasi Pembaruan HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Senin, 12 Januari 2026 - 18:19 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala, Menyampaikan Imbauan Kepada Masyarakat Untuk Mewaspadai Cuaca Yang Masih Ekstrem

Senin, 12 Januari 2026 - 10:35 WIB

Pria 27 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Desa Pasar Lapan Kecamatan Air Putih, Polsek Indrapura Olah TKP

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:19 WIB

Seorang Pemuda Desa Nanas Siam Wan Fahri, Mengucapkan Terimakasi Kepada Kapolres Batu Bara dan Kapolsek Medang Deras Atas Bantuan Perbaikan Jalan Yang Terputus Akibat Banjir

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:07 WIB

Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Galar Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas Lainnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:54 WIB

Beraksi di Waktu Siang, Maling Elpiji 3 Kg di Desa Titi Payung Tertangkap Basah Oleh Masyarakat

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:04 WIB

Warga Kabupaten Simalungun Tewas Terlindas Truk di Depan PKS Sei Suka Kabupaten Batu Bara

Berita Terbaru