Perbaikan Jalan Nasional Batas Gayo Lues–Kutacane–Batas Sumut Dimulai, PPK 35 Fokus Pengaspalan dan Marka Kejut

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 17:31 WIB

50496 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, ACEH TENGGARA — Pemeliharaan rutin ruas jalan nasional kembali digiatkan di Kabupaten Aceh Tenggara. Pelaksana Pemeliharaan Jalan Nasional (PPK) 35 mulai melakukan perbaikan di sejumlah titik pada lintasan Batas Gayo Lues–Kutacane–Batas Sumatera Utara. Perbaikan difokuskan pada pengaspalan dan penutupan badan jalan yang berlubang, sekaligus pemasangan marka kejut di titik rawan kecelakaan.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa lokasi yang telah diperbaiki antara lain kawasan Kota Kutacane, Purwodadi, dan Kampung Melayu, Kecamatan Babussalam. Di Kampung Melayu, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, PPK 35 memasang marka kejut untuk mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas.

“Di titik itu sering kali terjadi laka lantas, terutama karena kontur jalan dan kecepatan kendaraan. Maka dipasang marka kejut sebagai langkah preventif,” ujar Jaya Juliadi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 35), Sabtu (1/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbaikan ini merupakan bagian dari program swakelola rutin di bawah kendali Dinas PUPR. Beberapa titik lain yang juga menjadi sasaran pekerjaan, antara lain wilayah Kuning, Lawe Sigalagala, Gurah Ketambe, dan sejumlah titik lainnya yang tersebar di sepanjang jalur nasional tersebut.

Baca Juga :  Gubenur Aceh Lantik Salim Fakhry Heri Al Hilal Jadi Bupati dan Wakil Bupati Agara

Menariknya, material aspal yang digunakan tidak berasal dari perusahaan lokal. Melainkan, aspal didatangkan langsung dari Asphalt Mixing Plant (AMP) di Kuta Buluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, demi menjaga kualitas dan daya tahan hasil perbaikan.

“Pengaspalan ini kami pastikan sesuai standar. Harapannya, pengendara lebih nyaman dan aman saat melintasi jalur nasional ini,” jelas Jaya.

Respons positif datang dari pemerintah daerah. Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menyambut baik pengaspalan badan jalan yang berlubang, namun juga menekankan pentingnya pengerjaan saluran drainase jalan nasional, yang kerap menimbulkan masalah saat musim hujan.

Menurutnya, genangan air menjadi permasalahan tahunan yang belum kunjung terselesaikan. Di sejumlah titik seperti Lumbang Jaya, Pulo Latong, Bambel Gumpang, Kelapa Gading dan Terutung Seperei, air kerap menggenang hingga setinggi lutut, menyebabkan kendaraan sulit melintas, dan kerusakan jalan kembali terjadi dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Buka MTQ ke-40, Tegaskan Komitmen Perkuat Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Qur’ani

“Saya harap selain pengaspalan, perlu juga dibenahi paritnya, karena saat musim hujan air tergenang di jalan nasional dan bikin perjalanan pengguna jalan terganggu,” ujar Bupati.

Pihak PPK mengaku telah mencatat dan menerima masukan tersebut untuk disampaikan dalam laporan akhir dan koordinasi lanjutan dengan instansi terkait. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi titik-titik perbaikan, dan bersama-sama menjaga infrastruktur yang ada.

“Ini jalan kita bersama. Mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ucap Jaya.

Hingga awal November ini, proses perbaikan masih berlangsung. Diharapkan seluruh titik yang telah dipetakan bisa tertangani sebelum tutup tahun anggaran. Pekerjaan dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan lalu lintas kendaraan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB