Yudisium FKIP Universitas Gunung Leuser Kukuhkan Lulusan Pendidikan Biologi dan PKO

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 23:43 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Civitas Akademika UGL Kukuhkan Lulusan Prodi PKO dan Pendidikan Biologi

KUTACANE  — Civitas akademika Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh menggelar Rapat Senat Terbuka Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/11/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna UGL ini menjadi momen penting menjelang pelaksanaan wisuda tahun 2025 yang sudah di depan mata.

Yudisium ini diadakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan menetapkan mahasiswa dari dua Program Studi—Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dan Pendidikan Biologi—secara resmi sebagai lulusan dan berhak menyandang gelar akademik Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Yayasan Perguruan Gunung Leuser (YPGL), Drs. Jamanuddin, M.AP, bersama Ketua Dewan Pengawas, Drs. H. Syahbudin BP, Rektor UGL Dr. Indra Utama, M.Pd., serta Dekan FKIP Habibul Akram, S.Pd., M.Si., beserta jajaran dosen, staf, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UGL menyampaikan rasa bangga atas capaian akademik para mahasiswa yang telah melalui proses panjang hingga akhirnya diyudisium. Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar di tengah masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara Paparkan Capaian Kinerja Sepanjang Tahun 2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun

“Kami berharap para lulusan FKIP UGL menjadi tenaga pendidik yang profesional, berkarakter kuat, dan memiliki dedikasi tinggi untuk mendorong kemajuan pendidikan, terutama di Aceh Tenggara yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Senada dengan itu, Ketua YPGL juga berpesan agar para jebolan UGL mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, kebutuhan akan pendidik yang adaptif, inovatif, dan bermoral sangat mendesak di tengah tantangan zaman.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru. Para lulusan disemangati untuk melanjutkan langkah mereka ke dunia kerja dengan tetap menjaga nilai-nilai akademik dan integritas intelektual. Para orang tua yang turut hadir tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka dikukuhkan sebagai sarjana setelah menempuh perjuangan pendidikan selama bertahun-tahun.

Dekan FKIP, Habibul Akram, dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh lulusan telah menyelesaikan berbagai tahapan akademik mulai dari tugas akhir, praktik lapangan, hingga ujian pendadaran, sesuai dengan standar kurikulum nasional. Ia juga menegaskan bahwa lulusan FKIP UGL memiliki bekal tidak hanya secara teoritis, tetapi juga praktik profesional yang kuat.

Baca Juga :  Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian

“Kita meluluskan pendidik, bukan hanya pemegang ijazah. Tugas kita bukan selesai di sini, tetapi bagaimana membimbing lulusan agar siap terjun ke lapangan dan menginspirasi generasi muda,” katanya.

Dengan yudisium ini, FKIP Universitas Gunung Leuser menegaskan peran pentingnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak pendidik berkualitas di wilayah tengah Aceh, khususnya Aceh Tenggara. Ke depan, para lulusan diharapkan menjadi motor penggerak pendidikan yang relevan dengan kebutuhan lokal tanpa melepaskan wawasan global.

Pelaksanaan wisuda Universitas Gunung Leuser tahun 2025 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, menandai tonggak resmi peralihan status mahasiswa menjadi alumni. Bagi masyarakat Aceh Tenggara, kehadiran para lulusan FKIP UGL juga menjadi harapan akan hadirnya pendidik-pendidik muda yang mampu membawa perubahan dan kemajuan pendidikan daerah secara berkelanjutan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru