Sosialisasi Pencegahan IRET dari Densus 88 Anti Teror Polri untuk Pelajar SMA Negeri 16 Pekanbaru 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 00:45 WIB

50271 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  waspadaindonesia.comPelajar SMA Negeri 16 Pekanbaru menerima sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme (IRET) dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelajar dalam mengenali dan mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme. Jumat (21/11/2025).Personil Satgaswil Riau Densus 88 Anti Teror Polri, Briptu Riduan S.H., dan Bripda Daniel Leo Fransisco Sianturi, memberikan pemaparan tentang pencegahan IRET kepada pelajar.

Mereka menekankan bahwa penyebaran paham radikal yang masif melalui platform digital memerlukan pengenalan mendalam IRET yang langsung menyentuh pelajar sebagai langkah preventif.

“Penyebaran paham radikal melalui platform digital dapat terjadi dengan cepat dan meluas. Oleh karena itu, pengenalan IRET kepada pelajar sangat penting untuk mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme,” kata Briptu Riduan S.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bripda Daniel Leo Fransisco Sianturi menambahkan bahwa pelajar memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme.

Baca Juga :  Peran Aktif dan Kekompakan Warnai Pertemuan Rutin DWP Lapas Pekanbaru

“Kami berharap para siswa dapat menyebarkan pesan pencegahan ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” katanya.

 

Densus 88 memberikan materi kepada pelajar dengan cara yakni:

* Cara mencegah paham IRET, termasuk bagaimana mengenali tanda-tanda awal dan bagaimana menghadapi situasi yang berpotensi memicu radikalisme.

* Pelajar harus tau modus-modus ataupun cara perekrutan yang digunakan oleh pelaku teror, termasuk melalui media sosial dan jaringan online.

* Pelajar harus bisa mengenali sarana dan prasarana pelaku teror, termasuk bagaimana mereka menggunakan teknologi dan memanfaatkan kelemahan masyarakat ataupun dengan para pelajar.

 

Materi ini diberikan untuk membentengi siswa-siswi dari pengaruh paham radikal dan Terorisme serta meningkatkan kesadaran mereka tentang bahaya IRET.

Seluruh siswa-siswi mengikuti dengan seksama seakan bisa melakukan sendiri untuk pencegahannya.

Baca Juga :  Kajati Riau Bersama Forkopimda Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Pemerintah Tegaskan Komitmen Pencegahan Sejak Dini

“Dengan demikian mereka dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat untuk mencegah penyebaran paham radikal dan Terorisme”, kata Densus 88.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelajar dalam mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme, serta menjadi agen perubahan dalam masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.Kepala Sekolah SMA Negeri 16 Pekanbaru, Dr. Hj. Nurhafni, M.Pd., mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Densus 88 Anti Teror Polri yang telah berkenan menyampaikan materi tentang pentingnya mencegah Radikalisme kepada siswa-siswi anak didik kami.

“Kami sangat berterima kasih untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa. Berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal untuk menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas”, ujarnya.

 

Sumber: Kepsek SMA Negeri 16 Pekanbaru

Wartawan: Idham

Penulis: Ros.H

Berita Terkait

BHABINKAMTIBMAS AIR DINGIN DAMPINGI POKTAN BINA TANI SEJAHTERA RAWAT JAGUNG PIPIL JELANG PANEN 
JAGA TUAH LINDUNGI MARWAH, PANGLIMA BESAR HULUBALANG LAMR BERI RESTU KAMPUNG TANGGUH ANTI NARKOBA 
GELAR IKRAR PEMASYARAKATAN BERSIH, KANWIL DITJENPAS RIAU TEGASKAN PERANG LAWAN HALINAR
KAPOLDA RIAU: NARKOBA, KARHUTLA & KONFLIK AGRARIA BUTUH SINERGI POLISI-MEDIA 
PENYIDIK JADI PENUNTUT DI TIPIRING, PN PEKANBARU NYATAKAN KEWENANGANNYA GUGUR USAI VERZET
DUKUNG PANGAN NASIONAL, PROGRAM AYAM PETELUR LAPAS PEKANBARU DIPELAJARI LAPAS BANGKINANG 
WUJUDKAN DESA SADAR PANGAN AMAN, BBPOM & MAHARANI EDUKASI WARGA TANAH PUTIH TANJUNG MELAWAN
Akpersi Bicara, Hari Pers Dunia 2026: DPC Akpersi Pekanbaru Tegaskan Jurnalis Tak Boleh Hakimi, Wajib Taat UU PERS

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:56 WIB

RIBUAN PELARI DITARGETKAN RAMAIKAN RIAU BHAYANGKARA RUN 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

WUJUDKAN POLRI PRESISI, POLSEK KAWASAN PELABUHAN BANTU PETANI LEWAT PROGRAM ‘POLISI CINTA PETANI’

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru