Semangat Haflah Akhirussanah Perkuat Komitmen Pesantren Cegah Intoleransi dan Radikalisme

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:38 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  waspadaindonesia.com – Haflah Akhirussanah (Perayaan akhir tahun sekolah atau wisuda) di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, Kabupaten Siak, tidak hanya menjadi penanda berakhirnya tahun pendidikan para santri, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan ketahanan sosial di tengah masyarakat. Rabu (11/02/2026).Pondok Pesantren Riyadus Sholihin yang dikenal sebagai pesantren berbasis Nahdlatul Ulama (NU) turut menegaskan komitmennya dalam menanamkan ajaran Islam yang moderat dan berorientasi pada keseimbangan kehidupan bermasyarakat.

Mengusung tema “Harmoni Peradaban: Menyeimbangkan Ilmu, Iman, dan Etika,” kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter.

Rangkaian kegiatan yang meliputi pawai santri, pentas seni, serta seremoni kelulusan berlangsung penuh khidmat dan antusias.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran wali murid serta masyarakat sekitar turut mencerminkan kuatnya dukungan terhadap peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan moral generasi muda.

Baca Juga :  Catat Tanggalnya! Razia Lalin Serentak di Riau 8-21 Juni, Ini 10 Pelanggaran yang Kena Tilang ETLE

Lebih dari sekadar tradisi akademik, Haflah Akhirussanah tahun ini menegaskan komitmen Pondok Pesantren Riyadus Sholihin untuk mengambil peran aktif dalam menjaga moderasi beragama dan persatuan.

Sejalan dengan tema harmoni peradaban, keseimbangan antara ilmu, iman, dan etika dipandang sebagai fondasi utama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Melalui momentum tersebut, pesantren menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan serta bersinergi dengan kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait dalam upaya mencegah berkembangnya ideologi yang berpotensi merusak persatuan.

Pendidikan yang menekankan etika dan nilai kemanusiaan diyakini mampu menumbuhkan sikap saling menghormati serta memperkuat komitmen terhadap kehidupan yang damai.

Pimpinan pesantren, KH.M. Thoyib Firdaus menegaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai toleransi, cinta damai, serta tanggung jawab kebangsaan.

Baca Juga :  Semangat Profesionalisme Perkuat Integritas 2026, Kalapas Pekanbaru Ikuti Penandatanganan Janji Kinerja di Kanwil Ditjenpas Riau

Semangat para santri yang tercermin sepanjang rangkaian haflah menjadi gambaran bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan praktik nyata yang harus dijaga bersama.

Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas jangka panjang. Ketika ilmu dipadukan dengan keimanan dan dibingkai oleh etika, ruang bagi berkembangnya ideologi kekerasan akan semakin sempit.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi yang berorientasi pada perdamaian.

Harmoni peradaban yang digaungkan menjadi refleksi komitmen untuk merawat kebersamaan di tengah keberagaman.

Haflah Akhirussanah pun menjadi pesan kuat bahwa, menjaga persatuan serta menangkal paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme merupakan tanggung jawab bersama.

 

Sumber: Haflah Akhirussanah

(Idam Lanun)

Berita Terkait

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR
Tantangan Global, DPD IMM Riau Teguhkan Literasi Perempuan
Green Policing di SDN 68, Kapolresta Pekanbaru Ajak Anak Sayangi Alam
313 Hotspot di Riau, TNI-Polri Lakukan Verifikasi dan Pemadaman
Diklat Drive Safe Serve Better Tingkatkan Profesionalisme Pengemudi
Edukasi Bahaya HIV AIDS dan LGBT ke-Siswa: Pemko Pekanbaru Turun
Sinergi Polri dan PT Yutani Dukung Ketahanan Pangan, Panen 2 Ton
AKBP Dasril Pimpin Rapat Pembahasan Portal Truk Air Molek

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIB

Brimob Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial di Masjid Ar-Rahman dalam Rangka Menyambut HUT Pasukan Pelopor ke-67

Kamis, 10 September 2026 - 00:30 WIB

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres

Rabu, 9 September 2026 - 22:38 WIB

Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:53 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:50 WIB

9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB