Dua perawat Puskesmas Martanda, Pematang Sawa, Tanggamus saat mendampingi pasien yang akan melahirkan mengarungi lautan teluk semaka menuju rumah sakit

hayat

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:42 WIB

50173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, Lampung – Kisah penuh dedikasi dan pengabdian ditunjukkan dua perawat dari Puskesmas Martanda yang rela mempertaruhkan tenaga dan waktu demi keselamatan seorang ibu hamil yang akan melahirkan. Dengan penuh semangat, keduanya mendampingi seorang pasien menyeberangi lautan demi mendapatkan penanganan medis yang layak Rabu, 8 April 2026.

Ibu hamil tersebut diketahui bernama Siti Asiah (31), warga Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus. Dalam kondisi menjelang persalinan, ia harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai, sehingga memerlukan perjalanan yang tidak mudah, termasuk menyeberangi perairan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Di tengah keterbatasan akses dan medan yang cukup menantang, dua perawat dari Puskesmas Martanda sigap memberikan pendampingan. Dengan mengenakan seragam sederhana dan penuh kepedulian, keduanya memastikan kondisi pasien tetap stabil selama perjalanan laut yang cukup berisiko, meski harus menghadapi gelombang serta keterbatasan alat kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjuangan mereka menjadi gambaran nyata dedikasi tenaga kesehatan di daerah terpencil, yang tidak hanya bertugas di ruang perawatan, tetapi juga siap menghadapi berbagai tantangan demi menyelamatkan nyawa ibu dan bayi.

Menurut Kila, salah satu perawat yang mendampingi pasien, kondisi ibu hamil tersebut sudah cukup mengkhawatirkan sejak pagi hari. “Sekitar pukul 07.00 WIB pasien telah diperiksa oleh bidan desa dengan pembukaan mencapai 7. Namun, kontraksi yang dialami tidak adekuat sehingga proses persalinan tidak berjalan optimal. Pasien juga memiliki riwayat tekanan darah tinggi serta riwayat operasi caesar sebelumnya,” kata Kila kepada awak Media

Baca Juga :  DPRD Tanggamus Dorong Penyusunan APBD 2026 yang Akuntabel dan Berdampak Nyata bagi Warga

Ia menambahkan, sebelumnya pihak tenaga kesehatan sudah berulang kali memberikan edukasi agar pasien melakukan persalinan di rumah sakit. Namun, pasien bersama keluarga sempat menolak saran tersebut.

“Karena faktor risiko yang cukup tinggi, akhirnya pasien harus dirujuk. Terlebih kondisi kala aktif persalinan sudah memanjang, di mana pembukaan lengkap dan ketuban telah pecah sejak sekitar pukul 12.00 WIB, tetapi bayi belum juga lahir,” lanjutnya.

Kila juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap edukasi kesehatan. Menurutnya, masih banyak pasien yang meremehkan saran tenaga medis sehingga datang dalam kondisi yang sudah berat.

“Akses darat di wilayah ini tidak memungkinkan untuk dilalui, sehingga satu-satunya jalur adalah melalui laut menggunakan kapal seadanya. Dalam perjalanan, kami harus menghadapi terpaan air laut, serta ombak yang cukup besar, sementara fasilitas di kapal sangat terbatas dan tidak memadai untuk membawa peralatan medis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polsek Talang Padang Bekuk Seorang Pencuri Motor dan Handphone Berikut Dua Penadahnya

Meski penuh keterbatasan, proses evakuasi medis tersebut akhirnya berhasil dilakukan. Pasien tiba di fasilitas kesehatan rujukan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh tim medis. Hingga kini, kondisi ibu dan bayi dilaporkan dalam penanganan intensif tenaga kesehatan.

“Persalinan dilakukan melalui operasi caesar pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Bayi dan ibu dilaporkan dalam kondisi sehat,” tutupnya.

Aksi kemanusiaan ini pun menuai apresiasi dari masyarakat setempat. Seperti yang disampaikan Sulaiman, ia menilai keberanian dan ketulusan tenaga kesehatan seperti perawat Puskesmas Martanda menjadi harapan besar bagi masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Tenaga kesehatan di daerah terpencil seperti Puskesmas Martanda bukan hanya menjalankan tugas, tapi juga menunjukkan kepedulian dan pengabdian luar biasa yang sangat berarti bagi masyarakat,” ucap Sulaiman.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam tenaga kesehatan, terdapat semangat pengabdian luar biasa yang terus hadir untuk masyarakat, tanpa mengenal batas medan dan situasi. Dedikasi seperti inilah yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan, khususnya di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Berita Terkait

Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya
Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat, Tekankan Integritas dan Budaya Kerja “Jalan Lurus”
6 Bulan Buron LH Spesialis Pencuri Ikan Tawar Berhasil Di Ringkus Tim Res Polsek Pugung
SI Jago Merah Mengamuk di Tanggamus, Kebakaran Terus Berulang di Tengah Warga yang Dilanda Duka
Produksi Kopi Tanggamus Meningkat, Petani Penerima Manfaat Terima Santunan Jaminan Sosial

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Kamis, 10 September 2026 - 18:24 WIB

Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB