Masyarakat Petatal Meminta Kepada Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Nainggolan Tutup Gudang Mafia CPO di Petatal

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 11:03 WIB

50275 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Gudang bertirai terpal biru di Jalinsum Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batu Bara resahkan Warga sekitar. Diduga gudang tersebut lokasi penampungan ilegal Crude Palm Oil (CPO) yang melibatkan truk tangki dari PTPN IV Tinjowan.

Sejumlah warga melaporkan intensitas keluar-masuk truk tangki bermuatan CPO yang tidak biasa, terutama pada jam-jam tertentu. Dugaan praktik ilegal ini semakin menguat setelah pengakuan seorang sopir truk tangki berinisial RS.

Rp.11,500 kami jual di gudang itu bng, ya dikondisikan lah bng cuma gak kenal kita namanya, soalnya banyak orangnya, kami muat dari Perkebunan PTPN IV Tinjowan, jelas RS, Rabu, 15 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya praktik penjualan CPO di luar jalur resmi dengan harga yang ditentukan oleh jaringan tertentu. Dalam praktiknya, aktivitas semacam ini dikenal sebagai kencing CPO atau sebagian muatan dari truk tangki untuk dijual secara ilegal ke gudang penampung.

Salah seorang warga yang terdampak langsung oleh aktivitas tersebut, mengaku semakin khawatir. Selain menimbulkan kebisingan dan debu, lalu lintas truk berat juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Tersangka MZ Diamankan

Resah kita, selain ribut tangki keluar masuk itu timbul debu serta rawan terjadi kecelakaan, ungkap warga berinisial Z.

Desakan kepada aparat penegak hukum pun mulai menguat. Warga meminta Kapolres Batubara segera mengambil tindakan tegas.

Kami warga berharap agar Kapolres Batu Bara AKBP Dolly Nelson Nainggolan, segera mengambil langkah tegas dengan menutup gudang tersebut, atau kami akan gelar aksi secara spontan jika tidak ada tindakan dari pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun, aktivitas gudang mafia CPO dan keluhan warga sekitar telah disampaikan ke Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson H Nainggolan, namun hingga Rabu malam, 15 April 2026, belum ada tanggapan maupun tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Fenomena yang terjadi di Batubara bukan kasus tunggal. Praktik mafia CPO di Indonesia telah lama menjadi sorotan karena merugikan negara dan merusak tata niaga industri sawit.

Salah satu modus yang terungkap adalah manipulasi ekspor dengan menyamarkan CPO berkadar asam tinggi sebagai limbah cair sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME). Tujuannya untuk menghindari kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) serta bea ekspor. Negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp14 triliun dalam periode 2022–2024.

Baca Juga :  Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Bagikan dan Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Pengguna Jalan Raya

Selain itu, praktik kencing CPO di jalan juga marak terjadi di wilayah strategis seperti Dumai, Riau, dan Batub3ara. Dalam skema ini, oknum sopir menjual sebagian muatan ke gudang ilegal dengan harga jauh di bawah pasar.

Dampaknya tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga menurunkan kualitas CPO Indonesia di pasar global akibat pencampuran yang tidak standar di gudang ilegal.

Sorotan Publik dan Ujian Penegakan Hukum Kasus gudang di Desa Petatal kini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menindak praktik mafia CPO di daerah. Di tengah meningkatnya pengawasan industri sawit nasional, keberadaan gudang ilegal semacam ini dinilai mencederai upaya transparansi dan tata kelola yang bersih.

Warga berharap, laporan mereka tidak berhenti sebagai keluhan semata, tetapi menjadi pintu masuk penindakan serius terhadap jaringan mafia yang diduga beroperasi secara sistematis.

Berita Terkait

Anggota DPRD Batu Bara Sudarman Bersama Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut
Perkuat Koordinasi, Bupati Batu Bara Silaturahmi Dengan Jajaran PT Inalum
Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Kembali Salurkan Hasil Panen Jagung Ke Bulog Asahan
Polsek Talawi Bersama Pemerintah Desa Bahas Pencegahan Tawuran Anak dan Remaja
Jaga Keamanan Warga di Malam Hari, Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Gencarkan Patroli Rutin
Kasat Narkoba Polres Batu Bara Melaksanakan Kegiatan Police Goes To School di UPT SMP Negeri 2 Air Putih, Memberikan Pembinaan dan Edukasi Kepada Para Pelajar Mengenai Peredaran Narkotika
Solidaritas Jadi Aksi Nyata, Inalum Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono Melakukan Jumat Curhat Bersama Petugas Kebersihan, Perkuat Kemitraan Dengan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB