DPC LSM Trinusa Lamsel Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana BOS SDN Pamulihan

hayat

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 17:54 WIB

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan – Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat (DPC LSM) Trinusa Kabupaten Lampung Selatan secara resmi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk segera memeriksa anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri Pamulihan, Kabupaten Lampung Selatan.

Tuntutan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC LSM Trinusa Lampung Selatan, Ferdy Saputra Lambardo, dihadapan awak media pada [tanggal bisa diisi sesuai kebutuhan, misal: Senin, (tanggal hari ini)]. Ia menegaskan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut yang diduga kuat merugikan keuangan negara.

“Kami akan laporkan secepatnya. Kami minta Kejari segera memeriksa anggaran dana BOS di SDN Pamulihan ini. Jangan sampai ada praktik-praktik menyimpang yang justru merugikan hak-hak siswa,” ujar Ferdy Saputra Lambardo dengan tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski belum merinci secara gamblang bentuk penyimpangan yang ditemukan, Ferdy menyebut bahwa laporan tersebut merupakan bagian dari komitmen LSM Trinusa dalam mengawal penggunaan anggaran pendidikan di Bumi Khagom Mufakat. Ia menekankan bahwa dana BOS yang bersumber dari negara harus benar-benar terserap untuk kepentingan operasional sekolah dan kesejahteraan siswa, bukan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Kembangkan Pelabuhan Ketapang untuk Dongkrak PAD

“Dana BOS adalah uang negara yang dikelola untuk kepentingan pendidikan. Kami akan kawal sampai tuntas kasus ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Lampung Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana tindak lanjut atas laporan tersebut. Namun, Ferdy Saputra Lambardo menyatakan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat resmi dan bukti-bukti pendukung ke Kejari dalam waktu dekat.

Langkah DPC LSM Trinusa ini sejalan dengan upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pendidikan yang juga pernah dilaporkan organisasi serupa di Lampung Selatan. Sebelumnya, LSM Trinusa juga tercatat melaporkan dugaan korupsi dana BOS di SDN 1 Bumi Restu, Kecamatan Palas, serta menyoroti berbagai indikasi mark-up dan fiktifisasi anggaran di sejumlah sekolah lain .

Baca Juga :  Menjelang Ha 3 Pencoblosan Panwaslih Nagan Raya Melakukan Patroli Keliling

Aksi pengawasan ini mendapat perhatian publik mengingat isu kebocoran anggaran BOS di Lampung Selatan terus bermunculan. Bahkan, berdasarkan investigasi yang dilakukan lembaga lain, dugaan penyimpangan di beberapa sekolah mencakup penggelembungan biaya pemeliharaan sarana hingga pembayaran honor yang tidak sesuai dengan jumlah tenaga honorer yang memenuhi syarat .

LSM Trinusa sendiri kerap memposisikan diri sebagai “oposisi” terhadap oknum pemerintah yang menyalahgunakan wewenang. Sebelumnya, lembaga ini juga aktif menyoroti LHKPN pejabat daerah serta kasus dugaan korupsi di sektor perusahaan .

“Kami akan terus bergerak. Jika aparat penegak hukum serius, kami siap membantu menyediakan data dan dokumen yang dibutuhkan. Target kami adalah terciptanya tata kelola pendidikan yang bersih dari korupsi,” pungkas Ferdy.

Berita Terkait

Begawi Festival 2026 menjadi wadah penguatan budaya sekaligus pengembangan kreativitas generasi muda di Lampung.
Zita Anjani Pilih Menepi untuk Menyapa Pedagang Kecil Di Tengah Deru Mesin IDS Sumatra 2026
LSM Trinusa Serahkan Berkas Tambahan Dugaan Korupsi BOS 2 Sekolah di Kabupaten Lampung Selatan Ke Kejaksaan, Rencanakan Aksi Ujuk Rasa 14 Hari ke Depan
Zulkifli Hasan Jamin Pupuk Lancar dan Harga Gabah Aman, Petani Lamsel Kini Lebih Tenang
SD N Pamulihan & SMK Nurul Huda Gugat LSM Trinusa ke PN Kalianda, Ferdy Saputra : Itu Intimidasi, Kami Siap Hadapi!
DPC LSM Trinusa Laporkan Dua Sekolah di Lampung Selatan ke Kejaksaan Negeri Atas Dugaan Korupsi Dana BOS 2021-2025
Dinas Pendidikan Lampung Selatan Gelar Sertijab Pejabat Eselon III, Kadisdik : Semoga Ada Warna Baru
Kasus Korupsi Lahan di Lampung Selatan, Thio Stefanus: Putusan Perdata Menangkan Saya, Mengapa Dipidana

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ditlantas Polda Riau Borong Penghargaan, Briptu Jessica Raih Medali

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Asap Pabrik PT JATIM Meresahkan Kesehatan Anak-anak

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:43 WIB

Serang Wartawan di Siak, PWMOI Pekanbaru Desak Polisi Bertindak Cepat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:06 WIB

Penegakan Hukum Mangrove Rohil oleh Polda Riau Diapresiasi BKSDA

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:32 WIB

Kasi Penkum Kejati Riau Zikrullah: Dokumen dan Barang Elektronik Diamankan dari Disdik Riau

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:13 WIB

Ribuan Warga Pekanbaru nyanyikan Indonesia Raya Bareng di Nobar Mapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:02 WIB

Usai Senam, SMPN 4 Pekanbaru Ajak Siswa Sarapan Bersama Bawa Bekal Sendiri

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:48 WIB

ATS di Riau Bisa Sekolah Lagi, SMAN 8 Pekanbaru Buka Kelas Jarak Jauh Gratis

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

LSM TRINUSA SOROTI ANOMALI LHKPN KEPALA DINAS PERKIM BANDAR LAMPUNG

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:04 WIB