DIKLATz TMI Angkatan IV Aceh-Sumut Sukses Digelar, DPD TMI Bireuen Siap Perjuangkan Kemakmuran Petani

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:14 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Angkatan IV Regional Aceh–Sumatera Utara resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari dua malam di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara. Penutupan kegiatan yang digelar pada Selasa (28/7/2026) menjadi momentum lahirnya kader-kader TMI yang diharapkan mampu menjadi penggerak kemajuan sektor pertanian di daerah masing-masing.

Bagi delegasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen, DIKLAT ini tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi bekal penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan disiplin, serta meneguhkan komitmen dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Don Muzakir: Petani Adalah Profesi yang Mulia
Dalam upacara penutupan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan pesan yang menjadi sorotan seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa sudah saatnya masyarakat mengubah cara pandang terhadap profesi petani.

“Petani sering kali dianggap sebagai profesi yang rendahan, padahal kita semua tahu bahwa profesi seorang petani adalah profesi yang sangat mulia,” tegas Don Muzakir.

Menurutnya, petani merupakan fondasi utama ketahanan pangan nasional. Tanpa kerja keras para petani, kebutuhan pangan masyarakat tidak akan terpenuhi. Oleh karena itu, profesi petani layak mendapatkan penghargaan, perhatian, serta dukungan yang lebih besar dari seluruh elemen bangsa.

Pesan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta DIKLAT dan menjadi pengingat bahwa memuliakan petani merupakan bagian penting dari upaya membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pangan.

Delegasi TMI Bireuen Pulang dengan Semangat Baru
Wakil Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen, Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti DIKLAT memberikan banyak pelajaran berharga yang akan diterapkan saat kembali ke daerah.

Baca Juga :  Ketua Harian Poslab M. Sukma Bersama Suhari Pane Gagas Strategis Untuk Menghadapi Liga 4 Musim 2026. 

“Kesempatan dan pengalaman yang kami peroleh selama DIKLAT menjadi bekal penting ketika kembali ke Bireuen.

Pengalaman ini membentuk kami menjadi lebih disiplin dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian ke depan,” ujarnya.
Ia menilai seluruh materi yang diberikan selama pelatihan tidak hanya memperkuat kapasitas individu, tetapi juga memperkokoh semangat kebersamaan dan kepemimpinan dalam membangun organisasi yang berpihak kepada petani.

Bukti Keseriusan TMI Membela Kepentingan Petani
Senada dengan itu, delegasi DPD TMI Bireuen, Muhammad Fadhil, menilai penyelenggaraan DIKLAT merupakan bukti nyata keseriusan Tani Merdeka Indonesia dalam membangun kader-kader yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian terhadap persoalan petani.

“DIKLAT ini menjadi bukti konkret atas keseriusan Tani Merdeka Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak petani yang selama ini masih sering terpinggirkan,” katanya.

Menurutnya, proses kaderisasi yang berkelanjutan akan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memahami persoalan riil di lapangan dan mampu menghadirkan solusi bagi kemajuan sektor pertanian.
Kemakmuran Bangsa Berawal dari Kemakmuran Petani
Delegasi lainnya, Wan Adriansyah Kurniawan (Wan A.K.), mengatakan bahwa seluruh rangkaian materi selama DIKLAT semakin memperkuat keyakinannya bahwa kemajuan Indonesia sangat bergantung pada kesejahteraan petani.

“Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari dua malam dan menerima berbagai materi yang luar biasa, kami semakin yakin bahwa kemandirian dan kesejahteraan bangsa dapat diwujudkan melalui kemakmuran kaum tani,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi salah satu kunci utama dalam memperkuat ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

DPD TMI Bireuen Siap Mengimplementasikan Hasil DIKLAT

Baca Juga :  Bagaimana ini Pak Kapolda : Wilayah Hukum Polsek Sunggal Nomor 1 Paling Marak Judi

Berakhirnya DIKLAT Angkatan IV Regional Aceh–Sumatera Utara bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi seluruh peserta.

Delegasi DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan ke dalam berbagai program pemberdayaan petani di Kabupaten Bireuen.

Menanggapi suksesnya penyelenggaraan DIKLAT Tani Merdeka Indonesia (TMI) Angkatan IV Aceh-Sumut, Sekretaris Jenderal Tani Merdeka Indonesia Wilayah Bireuen, Asnawi, SP, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Menurut Asnawi, DIKLAT ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, sekaligus memperkuat solidaritas dan semangat juang para kader Tani Merdeka Indonesia dalam mendampingi petani.

“Harapan kami, seluruh peserta yang telah mengikuti DIKLAT dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di tengah masyarakat, khususnya dalam mendampingi petani agar semakin mandiri, produktif, dan sejahtera. DPD TMI Bireuen juga siap terus berjuang, bersinergi dengan berbagai pihak, demi mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan petani di Kabupaten Bireuen serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Asnawi, SP.

Dengan semangat baru yang lahir dari DIKLAT, para kader optimistis dapat memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas petani, serta menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Pesan yang paling kuat dari penutupan DIKLAT ini adalah bahwa kemajuan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan para petani. Karena itu, memuliakan profesi petani dan memperjuangkan hak-haknya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Berita Terkait

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Terima Penghargaan Zona Integritas Dari Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan
Cegah kasus korupsi, HOTMA dukung Mantan Jampidsus Kebanggaan Presiden
Demo Jilit II Peserta Aksi Bawa BH, Kapolrestabes Medan Diminta Tepati Janji dan Tangkap Mamak Maling
Polda Sumatera Utara Kawal Distribusi BBM ke SPBU Lalulintas di Kota Medan Kembali Lancar
Lurah Negeri Lama Bantah Isu Viral di Media Sosial Terkait Penyaluran Bansos Kepada Orang Yang Sudah MD.
Tak Berkutik, Baim Diduga Pengedar Narkoba Diringkus Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir di Desa Sidorukun Pangkatan.
Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat
Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:29 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:19 WIB

Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:47 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol , di Pertanyakan Keistimewaan Febrie Adriansyah: Siapa yang Melindungi?

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:24 WIB

Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:27 WIB

PW GP Al Washliyah : Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, Lagu “Teruslah Melangkah” Karya Mayjen TNI Krido Pramono Menjadi Inspirasi Generasi Muda Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru