Ismail Fahmi, SH, Kajari Yang Merakyat

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 12 September 2023 - 16:39 WIB

50337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren-Siapa yang tidak kenal dengan kajari Gayo Lues. hampir seluruh elemen masyarakat Gayo Lues mengenal sosok yang satu ini yaitu Ismail fahmi. SH.  Orangnya udah bergaul dan rahmah serta peduli dengan kondisi lingkungan dan  terhadap semua orang. Tidak pernah memandang tinggi renda mulai dari masyarakat kecil, pedagang, pemuda. Pejabat serta berbagai unsur masyarakat lainya.

Sejak lepas sambut di Bale Pendopo pada 08 maret 2021 yang lalu Kajari Gayo Lues Ismail fahmi. SH. kini  sudah berjalan 3 tahun bertugas di Negeri Seribu Bukit.  Kondisi lingkungan dan udara yang sejuk membuat dirinya betah dan jarang pulang kampung terkecuali tugas keluar Daerah.

“Alam Pegunungan Gayo Lues memilki kesamaan dengan alam di kampungku  Purwokerto, saya terlahir dibawak kaki Gunung Selamet,   setiap orang yang ingin mendaki di kaki Gunung Selamat harus melitasi Kampungku”. Sebut Ismail Fahmi saat ngobrol bareng anggota PWI Gayo Lues pada selasa 12/09/23  di kantor Pengaduan Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena kedekatanya dengan berbagai elemen masyarakat banyak masyarakat yang beharap agar Ismail tidak pindah ke daerah lainya. Salah satunya Ondon pemilik rumah makan tradisional bebek berenang ini sangat menginginkan agar Ismail Fahmi bisa dipertahankan, menurutnya ismail orangnya sangat baik . merakyat  menginfirasi dan mengedukasi tidak saja masalah hukum tetapi masalah lainya menyangkut ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama Warga Melaksanakan Gotong-Royong

“kepada kami pedagan kecil saja sering diberikan motivasi semangat berusaha. Namun saya juga berharap agar sosok seperti ismail bisa mendapatkan jabatan yang lebih tinggi sehingga bisa mengayomi masyarakat yang  lebih luas lagi”. Harap Ondon.

“Saya bukanlah  Aladin yang dapat merubah segala sesuatu dengan satu permintaan saja. namun semua membutuh proses.  Ibarat memotong kita harus menyesuaikan waktu dengan benda yang mau kita potong, bila bendanya keras seperti besi waktunya agak lama,  begitu juga merubah kebiasan yang buruk menjadi kebiasan yang baik harus pelan pelan dengan pendekatan”. Jelas Ismail fahmi

Begitulah cerita dalam merubah kondisi pada kantornya,  Ismail menyebutkan  Pelan namun pasti kini kantor Kejari  kabupaten /Kota yang tadinya nomor ceret dari belakang sudah masuk 10 besar seluruh Indonesia, bahkan baru baru ini juga mendapatkan penghargaan adminitrasi terbaik dalam penyerapan anggaran se Aceh.

Dulu petugas dari kejagung sangat prihatin dengan kondisi kantornya. Sudah juah dari Provinsi, jalan sangat tidak baik, Kondisi gedung, sistem admintrasi maupun SDM nya serba kekerangan, namun sekarang sudah bisa bangga meskipun dipedalaman tapi tidak mau tertinggal dari daerah lain.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kasatresnarkoba, Kapolres Gayo Lues Ucapkan Terima Kasih

Dalam penangan tindak pidana penyalahan hukum Ismail mengatakan kita mengutamakan pecegahan. Dengan cara sosialisasi hukum. Pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat, kepada seluruh pejabat SKPK sambil melakukan edukasi tentang hukum. melalui kedekatan sebagai aparat penegak hukum elemen masyarakat serta kepala SKPK . Agar mereka  lebih mudah melakukan konsultasi hukum, dan mereka juga akan merasakan  malu bila  melanggar hukum.

“Kita membuka pasar murah, kita membuka klinik kesehatan semua untuk membantu masyarakat yang sedang  dalam kesulitan ekonomi, kita dekati masyarakat untuk memberikan pemahaman hukum dan bantuan hukum, agar masyarakat tidak melanggar hukum dan memberikan  rasa nyaman. Menjalankan MoU dengan SKPK dalam perlindungan hukum”.  kata Ismail

Meskipun demikian Ismail menegaskan peraturan hukum untuk melindung hak-hak masyarakat. Siapapun yang melanggarnya tidak terkecuali semua akan mendapatkan sangsi hukum sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. ( Yud )

Berita Terkait

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB