Abdussalam Anggota DPRK Gayo Lues, Kecam Armada Dump Truc yang Nyaris Hancurkan Jalan Antar Desa

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023 - 01:15 WIB

50252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Melihat kondisi ruas jalan desa penosan sepakat yang nyaris hancur akibat dump truc roda 10, milik salah satu perusahaan PT. Lembah Alas, yang mengangkut matrial untuk kegiatan peningkatan jalan di desa kute ujung. Kecamatan kota panjang, kabupaten Gayo lues. Provinsi Aceh, hal itu menurut Abussalam, dump truc pengangkut matrial tersebut, mengakibatkan hancurnya ruas jalan warga masyarakat kecamatan belang jerango dan kota panjang. Dinilai kegiatan tersebut. Asal bapak senang./alias. ABS

Oleh karena itu. Abdussalam selaku anggota DPRK Gayo lues dari dapil II. Tentunya sangat menyayangkan kegiatan yang di kerjakan oleh dinas PU PR kabupaten Gayo lues itu mengunakan armada dengan kapasitas perusahaan raksasa. Tentunya anggota DPRK dari partai PDIP itu, sangat kecewa atas sikap rekanan kegiatan di desa kute ujung mengunakan armada dump truc yang melebihi kapasitas jalan yang di gunakan untuk mengkut matrial di atas 10 Ton.”Pahal kapasitas jalan desa penosan sepakat hanya mampu menahan beban di bawah 8 Ton, jadi untuk apa di bangun jalan baru. Kalau jalan masyarakat di hancurkan untuk ke pentingan se gelintir orang. Kecam nya Abdussalam.

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues AKBP Setiawan Eko Prasetya, SIK Nyatakan, Media Itu Tidak Bisa Ditinggalkan

“Saya minta armada pengangkut matrial pekerjaan di lokasi desa kute ujung itu harus di berhentikan. Padahal saya sudah menghubungi pihak perusahaan PT. Lemmbah Alas, atas nama Kairul. Namun pihak PT. Lembah Alas itu, inginkan untuk berkoordinasi yang baik dengan saya. Tapi kalau untuk menyangkut kebutuhan masyarkat banyak, bagi saya tidak ada toleransi. Lanjut nya Anggota DPRK itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih dengan penjelasan. Abdussalam. Menurt nya, Salam mengakui. Terkait dengan adanya armada milik PT Lembah Alas tersebut, yang nyaris menghancur jalan, di mana jalan tersebut sudah bahagian urat naldi bagi warga masyarakat, kususnya masyarakat desa penosan sepakat ke desa penosan induk,dinilai sudah nyaris hancur, karena jalan yang berkapasisitas antar desa itu, akan mengalami hancur bila armada pengangkut matrial untuk se buah pekerjaan di desa kute ujung itu tidak di hentikan segera.” Karena jalan yang akan mengalami rusak akibat dump truc 10.Roda itu mencapai 5.Kilo meter. Dan semua jalan warga yang rusak nanti, siapa kah yang bertangung jawab.? Tanya nya Abussalam anggota DPRK itu.

Baca Juga :  Terima Aduan Masyarakat, Anggota DPRK Gayo Lues Bersama Kabid Bina Marga Langsung Cek Kondisi Jalan di Dusun Cemucut 

Selanjut nya, Terkait dengan kegiatan yang mengakibatkan ke mudaratan bagi warga masyarakat desa penosan sepakat dan desa penosan induk. Ketika media ini mengkomfirmasi pihak perusahaan PT. Lembah Alas, Kairul. Melalui Via Whapsap nya. Namun sangat di sayangkan. Pihak perusahaan yang mengerjakan kegiatan tersebut, diduga engan atau pun alergi untuk di komfirmasi. Hingga berita ini di terbitkan. Atas kegiatan PT. Lembah Alas yang terkesan mempersulit warga itu, dinilai pekerjaan asal bapak senang./alias. (ABS)(Tim)

Berita Terkait

PT Hopson Diduga Beroperasi Terang-Terangan, Publik Pertanyakan Fungsi Pengawasan dan Penindakan
PT Hopson Diduga Kembali Jalankan Mesin Produksi, Aktivis Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Aceh
Penuh Keceriaan, TK Negeri 2 Blangkejeren Sukses Gelar Festival Anak untuk Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
PT Hopson Tetap Diduga Jalankan Produksi Ilegal Pada Tengah Malam, Di Mana Aparat Bertindak Tegas?
Dugaan Pembangkangan PT Hopson terhadap Hasil Rapat DLHK Aceh Dinilai Bisa Menjadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
PT Rosin Diduga Lakukan Pembangkangan Hukum, Negara Diuji di Tengah Asap Pabrik Gayo Lues
Pasca Pembekuan Administratif Pemerintah Aceh, PT Rosin Diduga Tetap Berjalan, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bertindak
Negara Diminta Bertindak Tegas Awasi Tiga Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues yang Sudah Dibekukan dan Tidak Boleh Beroperasi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:23 WIB

Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:21 WIB

Modus Gadai Mobil Rental Terbongkar, Pelaku Diduga Ancam Keluarga Wartawan Lewat Seluler Telepon

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:49 WIB

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:57 WIB

SMAN 1 LARANTUKA APRESIASI AKPERSI NTT: PELATIHAN JURNALISTIK BERI PERSPEKTIF BARU SISWA

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20 WIB

Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:58 WIB

Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:45 WIB

Viral Dugaan Duplikasi Nopol Mobil Dinas Pemkab Ogan Ilir, Polisi dan Damkar Beri Klarifikasi

Kamis, 30 April 2026 - 19:56 WIB

Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru