Diseminasi Audit Stunting, Kadis P3AP2KB Gayo Lues : Memperkuat Peraturan Kampung Dapat Menciptakan Pola Pikir Baru

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 31 Oktober 2023 - 14:17 WIB

50337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Kepala Dinas P3AP2KB Gayo Lues mengatakan dengan adanya regulasi di pemerintah desa saat ini, dapat menciptakan pola pikir baru pada masyarakat dengan memperkuat peraturan kampung.

Hal tersebut disampaikan ketika melakukan rapat koordinasi diseminasi audit kasus stunting di Aula Setdakab Kabupaten Gayo Lues.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Para Kepala SKPK, Direktur RSUD Muhammad Ali Kasim, Dokter Kandungan, Dokter Spesialis Anak, Camat, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Gayo Lues, Pengulu, Tenaga Medis serta undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika resam (peraturan) kampung berjalan di seluruh kampung yang ada di Gayo Lues, saya pikir akan ada pola hidup baru, pola asuh baru dan akan ada pola pikir baru,” Jelas Kadis P3AP2KB Gayo Lues , Sartika Mayasari, SSTP.,MA ketika di wawancarai, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penyerahan Penghargaan kepada 71 Personel Polri, Brimob, dan Masyarakat

Tambahnya, agar kasus stunting di Gayo Lues dapat teratasi, semua pihak harus proaktif dan semua lini harus terlibat. Tidak hanya berbicara perihal rapat, namun harus ada aksi.

“Itulah mengapa harus ada kolabor-aksi yaitu berkolaborasi dan beraksi,” Lanjutnya.

Dokter Spesialis Anak, dr. Rahmawati, M.Ked (Ped), Sp. A mengatakan, seorang ibu harus diberikan pemahaman bagaimana cara pemberian makan yang benar yaitu tepat waktu, kualitas dan kuantitas yang cukup, aman, bersih dan bahan konsumsi makanan masih segar.

“Hal ini perlu diberitahukan kepada ibu-ibu muda terutama yang menikah secara dini atau ibu-ibu yang sudah terlalu tua, yang faktor resikonya besar. Kemudian cara pemberian makan yang benar dengan memenuhi asupan protein, sayuran, dan ada lemaknya,” Jelas Rahmawati.

Lanjutnya, selain pemenuhan gizi, banyak faktor yang perlu diperhatikan yaitu faktor psikologisnya dan juga ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Peduli Sesama, Kapolsek Kutapanjang dan Ketua Ranting Bhayangkari Berikan Bansos Kepada Warga yang Dilanda Musibah Kebakaran

Dokter Spesialis Kandungan, dr. Hamima Nurul Adisty, Sp. Og mengatakan, menanam tumbuhan cepat panen seperti mentimun, tomat dan sayuran di perkarangan rumah bisa menjadi salah satu solusi untuk pemenuhan gizi.

“Ternak sederhana juga bisa dilakukan, seperti membuat kolam ikan kecil atau ayam yang gampang di ternak. Bisa tumpang sari nanti, Ketika memberikan pakan pelet ke ayam, nanti kan bisa jatuh ke kolam pelet-pelet nya. Nah, yang perlu diperhatikan nanti kotoran ayamnya jangan jatuh ke kolam,” Tuturnya.

Hamima mengatakan, Gayo Lues yang dikelilingi pegunungan masih memiliki sungai yang alami. Untuk itu, perlu dijaga kebersihannya dengan tidak membuang sampah ke sungai agar ikan yang ada di sungai bisa di ambil dengan kualitas yang baik untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat Gayo Lues. (ZUBAIDAH)

Berita Terkait

Dugaan Pembangkangan PT Hopson terhadap Hasil Rapat DLHK Aceh Dinilai Bisa Menjadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
PT Rosin Diduga Lakukan Pembangkangan Hukum, Negara Diuji di Tengah Asap Pabrik Gayo Lues
Pasca Pembekuan Administratif Pemerintah Aceh, PT Rosin Diduga Tetap Berjalan, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bertindak
Negara Diminta Bertindak Tegas Awasi Tiga Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues yang Sudah Dibekukan dan Tidak Boleh Beroperasi
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, PT Rosin Kembali Masuk Sorotan Keras
PT Rosin Masih Beroperasi di Tengah Sanksi, Kesan Kebal Hukum Makin Sulit Dihindari
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Bahan Baku, PSDH, dan SKSHHBK PT Rosin Dipersoalkan, LIRA Minta Pemeriksaan dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:29 WIB

Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Tengah Jalan, Progres Baru 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Kini Dipertanyakan

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:14 WIB

Proyek Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Angka 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Dipertanyakan, BPK RI Turun Pantau Pengembalian Dana dan Dugaan Kegagalan Pengawasan

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:03 WIB

Temuan Rp 1,96 Miliar di PUPR Aceh Tenggara Jadi Sorotan, Rekanan Terancam Dilaporkan, Audit BPK Bongkar Kekurangan Volume Proyek dan Utang Belanja Rp 112,9 Miliar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:42 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:15 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:30 WIB

Warga Aceh Tenggara Soroti Irigasi Lawe Harum yang Diduga Dikerjakan Asal Jadi Meski Menelan Dana Sangat Besar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:57 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:06 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Berita Terbaru