Habib Haidar Alwi Shahab Ungkap Kriteria Penting Sebelum Memilih Calon Pemimpin

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 13 Februari 2024 - 11:03 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Habib Haidar Alwi, Ist

JAKARTA | Pegiat toleransi dan filantropi, Habib Haidar Alwi Shahab mengungkap kriteria penting dalam memilih calon pemimpin jelang hari pencoblosan 14 Februari 2024. Menurutnya, calon pemimpin yang baik adalah yang meneladani akhlak para nabi.

“Calon pemimpin yang membawa kebaikan biasanya selalu dimusuhi, dijahati dan dijatuhkan dengan berbagai cara seperti yang dialami para nabi utusan Tuhan di awal kenabiannya,” kata Habib Haidar Alwi Shahab, Selasa (13/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI) ini melihat di zaman sekarang kejahatan yang saling bermusuhan pun dapat bersatu berkonspirasi menentang kebaikan dengan mengatasnamakan demokrasi dan kebebasan berpendapat. Mirip seperti bersatunya musuh memerangi para nabi.

Baca Juga :  Pariwisata Penggunungan Arfak Berskala Internasional, Dominggus Saiba : Itu Anugerah Tuhan Untuk Rakyat Lebih Sejahtera

“Bagai bersatunya air dan minyak dalam sebuah wadah. Mereka kira benar-benar menyatu padahal hati mereka terpecah-belah. Yang sesungguhnya menyatu hanyalah kebencian di antara mereka. Lihat qur’an surat Al-hasyr ayat 14,” imbuh Habib Haidar Alwi Shahab.

Meskipun terus dizalimi oleh musuh yang bersatu dalam wadah kebencian, para nabi lebih memilih sabar dan membalas kejahatan dengan kelembutan. Hal itu pun dapat diterapkan dalam memilih calon pemimpin Indonesia untuk 5 tahun ke depan.

“Pilihlah yang walau dizalimi beramai-ramai, walau ibaratnya air dan minyak bersatu untuk menyerang tapi ia tidak membalas bahkan malah akan merangkul pihak-pihak yang menzaliminya,” pinta Habib Haidar Alwi Shahab.

Baca Juga :  Tegas! Dokter Tunggul sebagai saksi meringankan Yohanes Iriawan ungkap fakta sebenarnya

Akhlak rasulullah ini pernah dicontohkan oleh Presiden Jokowi ketika memenangkan Pilpres 2019 lalu. Bukannya balas dendam, Presiden Jokowi malah merangkul pesaingnya Prabowo Subianto masuk ke kabinet untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Dan ketika Presiden Jokowi dimusuhi lalu ditinggalkan oleh partai dan sebagian pendukungnya, Prabowo Subianto sebagai kubu yang pernah menjadi lawannya kini justru yang tampil paling depan membela. Sama dengan Umar Bin Khattab dan Umair Bin Wahb yang pernah hampir membunuh Rasulullah justru kelak menjadi pelindungnya.

“Saya pribadi menilai akhlak rasulullah yang diteladani oleh Presiden Jokowi sekarang ada pada sosok Pak Prabowo,” pungkas Habib Haidar Alwi Shahab.(Bar)

Berita Terkait

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah
Inalum Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan
Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP
HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya
Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati
HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh
Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas
Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:08 WIB

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:42 WIB

Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:36 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:07 WIB

Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:58 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:14 WIB

Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:45 WIB

Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:23 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru