Gerakan Masyarakat Sipil Selamatkan Demokrasi Indonesia, Novie Bule : Sebagai Bentuk Kepedulian Kami Anak Bangsa Menolak Pemilu Curang

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 25 Februari 2024 - 12:50 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Mencermati dengan seksama Pilpres 2024 semenjak persiapan dan pencalonan Presiden-Wakil Presiden, hingga pencoblosan dan proses perhitungan suara baik quick count di Televisi maupun real count oleh KPU, sebagai warga negara yang peduli dipilpres yang bersih berdasarkan prinsip kejujuran gelar aksi didepan Gedung KPU RI, Jakarta Pusat. Jumat, (23/02/2024).

Sementara itu, Noviana koordinator Agiprop, menyampaikan berdasarkan bukti adanya indikasi, dan dugaan kecurangan yang bersifat terstruktrur, sistematis dan masif , kami dengan tegas menolak hasil Pemilu 2024.

Ditambahkannya, “Kita tidak sekedar aksi, tetapi akan melakukan upaya hukum, aksi dengan tagline save demokrasi dari Koalisi Rakyat Menggugat Demokrasi (KARAM DEMOKRASI), melihat saat ini demokrasi di Indonesia mengalami stagnasi dan kemunduran, oleh sebab itu kami dan rekan-rekan melaksanakan aksi sebagai bentuk kepedulian kami sebagai anak bangsa”. Ungkapnya

Baca Juga :  PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapannya semoga Masyarakat Indonesia yang peduli demokrasi mendukung penuh hak angket yang dimiliki DPR RI untuk melakukan penyelidikan terhadap implementasi Undang-Undang atau kebijakan pemerintah yang dianggap penting, strategis, dan memiliki dampak yang luas dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga :  Pasar Kedoya Jakarta Barat Harga Beras Turun, Simak !! Daftar Harganya

Novie pun menyampaikan bahwa saat ini perjuangan Reformasi 98 semua sia-sia ketika 26 tahun yang lalu kami rakyat dan mahasiswa berhasil menumbangkan rezim Orde Baru, tetapi justru Pemilu 2024 ini telah membangkitkan kembali rezim Orde Baru, dan sebagai bagian dari 98 saya akan tetap konsisten untuk terus menjaga dan mengawal Marwah Reformasi dengan tetap setia menjaga Demokrasi dan Konstitusi di negeri ini. (RED)

Berita Terkait

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah
Inalum Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan
Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP
HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya
Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati
HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh
Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas
Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:08 WIB

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:42 WIB

Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:36 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:07 WIB

Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:58 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:14 WIB

Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:45 WIB

Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:23 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru