SERUNYA BELAJAR DAN DISKUSI DALAM PROGRAM WHAT’S UP, WAKTUNYA HUMAS MEET UP

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2024 - 03:21 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang Kantor Wilayah Kemenkumham Banten mengikuti serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Hubungan Masyarakat (Humas), Hukum dan Kerjasama Sekretariat Jenderal Kemenkumham RI yaitu What’s Up : Waktunya Humas Meet Up yang dilakukan secara langsung dan virtual, pada Selasa – Kamis (27-29/2).

Terpusat di DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta, kegiatan ini diikuti oleh Pemangku Kehumasan diseluruh Indonesia, Mahasiswa dan perwakilan dari Kementerian dan Instansi Pemerintah lainnya termasuk pemangku kehumasan di Lapas Kelas IIA Tangerang. Kegiatan dibuka dan diresmikan langsung oleh Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama, Hantor Situmorang.

Baca Juga :  Komitmen Dukung Ganjar Mahfud, Bara API - GM Gelar Sosialisasi Visi Misi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehumasan memiliki peran penting dalam menjaga citra dan membangun hubungan baik dengan internal instansi, stakeholder dan juga masyarakat dan humas juga harus memiliki banyak kemampuan baik soft skill maupun hard skill di era tantangan digitalisasi saat ini. Kompetensi kehumasan dapat menghasilkan kombinasi yang baik antara naral, intuisi, empati dan kreatifitas,” Tuturnya.

Lebih lanjut Karo Humas juga menyampaikan bahwa praktisi kehumasan harus mampu menghadapi era digital yang canggih saat ini, oleh karena itu perlu adanya peningkatan kompetensi dan kinerja agar dapat memiliki keahlian teknis, koordinasi, kolaborasi, inovasi dan bekerjasama dalam membangun Citra positif Kemenkumham.

Baca Juga :  Bustan Presiden Partai UKM: Nana Sudjana dan Andap Budi Jadi Pj Gubernur yang tepat

“Melalui kegiatan ini juga bersama-sama kita wujudkan resolusi Kemenkumham yaitu perkuat Sinergi yang semakin PASTI dan BerAKHLAK untuk Kemenkumham yang Berdampak,” Ucap Hantor.

Kegiatan What’s Up diisi oleh materi substansi kehumasan seperti Konsep, Teori, Strategi, Praktik, Branding, Penanganan Krisis, hingga Teknik membuat konten Video Visual maupun grafis oleh Narasumber praktisi handal.(rel)

Berita Terkait

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah
Inalum Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan
Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP
HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya
Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati
HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh
Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas
Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:08 WIB

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:42 WIB

Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:36 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:07 WIB

Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:58 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:14 WIB

Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:45 WIB

Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:23 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru