Sosialisasikan Perdamaian di Indonesia, Yayasan Prabu Foundation Gelar FGD

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 4 April 2024 - 16:28 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Bertempat di Cafe Traco, Desa Cibiru Wetan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (4/4/2024).

Yayasan Prabu Foundation menggelar Fokus Group Discussion (FGD) untuk mensosialisasikan perdamaian di Indonesia, menjelang hari raya Idul Fitri Tahun 2024, khususnya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Tema kegiatan FGD ini yakni, “Antisipasi berkembangnya radikalisme dan teror, serta urgensitas membangun semangat persatuan elemen masyarakat pasca Pemilu 2024 untuk menjaga stabilitas kamtibmas menjelang hari raya Idul Fitri 2024”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan FGD ini dihadiri, para mantan-mantan Gubernur Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah (KW 9), mantan Panglima Keamanan NII KW 9 Jabar, sejumlah mantan bupati dan camat NII KW 9 Jabar, dan Kasatgaswiil Densus 88 Jabar sekaligus pembina Yayasan Foundation, Kombes Pol Satori, SH.

Mantan Panglima Keemanan NII KW Jabar sekaligus Ketua Yayasan Prabu Foundation, Asep Muhargono mengatakan, pasca Pemilu dan menjelang hari Raya Idul Fitri tahun 2024, pihaknya mengantisipasi terjadinya gerakan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Baca Juga :  Perayaan hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946/Tahun 2024 Masehi, Kota Cimahi Diawali dengan Pawai Budaya

“Moment Ramadan ini, kami melaksanakan bersilaturahmi untuk menyatukan misi visi dan sepakat antisipasi gerakan sempalan NII. Kami pun sepakat akan terus menjaga persatuan NKRI. Termasuk antisipasi gerakan radikalime dan terorisme,” kata Asep usai FGD melalui keterangannya, Kamis (4/4/2024).

“Saat ini pergerakan NII di Jawa Barat sangat berkembang, entah itu dari kelalaian pihak pemerintah yang mengawasi tentang berkembangnya jaringan-jaringan NII, atau karena kemarin-kemarin lebih fokus kepada pemilu,” sambungnya.

Selama 4 bulan ini, lanjut Asep, pihaknya mendapatkan informasi yang sangat luar biasa bahwa perkembangan pergerakan anti terhadap NKRI sangat pesat kenaikannya.

“Oleh karena itu, kita fokus kepada menangkal aksi radikalisme, karena dari data yang ada bahwa perkembangan NII saat ini tidak bisa ditahan, tidak bisa dieliminir apabila tidak ada pergerakan dari organisasi, pemerintahan dan jajaran kepolisian,” jelasnya.

Baca Juga :  Sidang Praperadilan Pertama H. Erwin: Pengacara Kritik Proses Penyidikan Kasus Klien

Menurut Asep, Yayasan Prabu Foundation yang dibentuk dan telah 8 cabang di Jabar ini jadi sarana para mantan NII dalam antisipasi gerakan radikalisme dan terorisme khususnya di Jabar serta membangun persatuan Indonesia.

Sementara itu, Kasatgaswiil Densus 88 Jabar yang juga pembina Yayasan Foundation, Kombes Pol Satori, SH mengatakan, bibit-bibit gerakan inteloransi, radikalisme dan terorisme masih ada dengan nama lain atau sempalannya.

“Gerakan intoleran, radikalime dan terorisme masih ada di Indonesia, sehingga serta harus diantisipasi semua stakeholder, diantaranya Jajaran Kepolisian tingkat polsek, polres dan Polda, serta kesbangpol,” jelasnya.

Satori pun mengapresiasi kepada jajaran pengurus Yayasan Prabu Foundation yang dibentuk oleh para mantan pentolan NII Jabar telah menggelar FGD.

“Pengurus Yayasan Prabu Foundation jadi sarana untuk pembangun persatuan Indonesia dan menjaga agar kamtibmas kondusif pascapemilu serta berharap jelang Idulf) Fitri pun tetap kondusif,” tandasnya. (Red/Yul).

Berita Terkait

Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi
Rencana Pembangunan SMAK 2 BPK Penabur Kelurahan Pamoyanan Disorot Warga, Persoalan Izin dan Kemacetan Dipertanyakan
Mengaku Sakit di Bagian Tulang Ekor, Anggota LSM KOREK Laporkan Dugaan Penganiayaan
Rakor IWO Jabar 2026: Soliditas Organisasi Jadi Kunci Mewujudkan Wartawan Profesional
DPC Aswin Pringsewu Ucapkan Selamat Hari Jadi & Rakernas IV LSM Trinusa yang Digelar di Lembang Bandung
DPC Aswin Pringsewu Ucapkan Selamat Hari Jadi & Rakernas IV LSM Trinusa yang Digelar di Lembang Bandung
Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB