Aliansi Anti JIL Meminta, Tangkap ISP dan reseller Ilegal di Batu Bara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 28 Desember 2024 - 18:40 WIB

50477 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara | Aliansi Anti Jaringan Internet Ilegal (JIL) kabupaten Batu Bara minta kepada Aparat dan Kominfo tangkap dan tertibkan Internet servis Provider (ISP) diduga telah merugikan masyarakat pengguna jasa telekomunikasi .

Anti JIL menilai praktik ilegal pelaku usaha RT RW Net kian meresahkan karena dampaknya semakin meluas merugikan konsumen.

RT RW Net sendiri merupakan jaringan internet yang dibangun di lingkungan perumahan, kompleks, atau kawasan pemukiman padat penduduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses operasional RT RW Net melibatkan penyediaan akses internet kepada komunitas lokal dengan cara memperluas atau mendistribusikan kembali koneksi internet dari ISP secara ilegal.

Presedium anti JIL , menyerukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku praktik ilegal RT RW Net.

“Tidak ada lagi pembinaan untuk para pelaku ilegal,Anti JIL mendukung penuh langkah tegas pemerintah dan aparat untuk mengeksekusi tindakan hukum terhadap pelanggaran semacam ini”  Imbuh Khang Ahyar.

Ia menambahkan, tindakan keras diperlukan untuk melindungi masyarakat dari layanan yang tidak sesuai standar, juga untuk memastikan bahwa industri telekomunikasi di Indonesia berjalan sesuai dengan aturan.

Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan tegas untuk menghentikan praktik-praktik ilegal ini. Penindakan adalah satu-satunya cara efektif untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Anti JIL mengingatkan semua pelaku bisnis yang ingin bergerak di sektor telekomunikasi di kabupaten Batu Bara harus mematuhi peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  Over Kapasitas dan Miliki Banyak Program Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Layak Direlokasi

Anti JIL juga ingin memastikan bahwa semua penyelenggara jasa internet dan telekomunikasi mengikuti regulasi yang ketat dan beroperasi dengan standar yang sesuai.

Langkah ini juga menjadi cara untuk melindungi konsumen dan menjaga integritas industri telekomunikasi di kabupaten Batu Bara.

“Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan tegas untuk menghentikan praktik-praktik ilegal ini. Penindakan adalah satu-satunya cara efektif untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” ujar Amin

“Tidak ada alasan untuk melanggar hukum. Jika ada perusahaan yg bergerak di bidang pelayanan internet ,ikuti aturan dan dapatkan izin resmi.jangan jadikan masyarakat Batu Bara sebagai subjek penipuan Modus RT RW Net Ilegal ,” Amin menegaskan.

Meski dinilai bermanfaat bagi masyarakat, tapi sayangnya, RT/RW Net disebut kerap beroperasi tanpa landasan hukum yang jelas.
Dengan memiliki izin, maka jelas siapa yang akan bertanggung jawab jika konsumen mengalami kendala. Mulai dari nama perusahaan, alamat, hingga nomor pengaduan.

Anti JIL mengaku sering mendengar keluhan konsumen, misalnya jika hujan layanan menjadi lemot dan kalau terkendala sulit menghubungi penanggung jawab layanan tersebut.

“Kami ingin ruang digital kondusif, kami takut disalahgunakan. Kami juga harus fair dalam memberikan regulasi terhadap semua pelaku usaha, enggak pilih kasih, kasihan publik nanti,” ujar Amin

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama MBG Polres Batu Bara, Bukti Momitmen Polri Dalam Pelayanan Masyarakat

Anti JIL juga sangat Berharap, dengan penertiban ini kiranya dapat mendongkrak PAD Kabupaten Batu Bara meningkat di bidang Pajak telekomunikasi yang selama ini Anti JIL mengangap masih terlalu minim.

Sedangkan Retribusi pengendalian menara telekomunikasi tahun 2024 Rp 887.969.333 ke PAD Kabupaten Batu Bara, Presidium Aliansi Anti JIL, Rahmat Hidayat harap pada Tahun 2025 pendapat bisa mencapai 3 Miliar bahkan bisa lebih.

“Atura resminyakan penghasilan reseller itu mencantumkan itu menjadi penghasilan ISPnya  maka analisa Rahmat Hidayat itu sangat masuk akal,namun butuh sikap tegas Pemkab.Batu Bara “Ujar Dahwir.

Dahwir juga menambahkan Jaringan internet ilegal terpasang dalam kondisi serabutan,tampak seperti sampah visual.

Lanjutnya Aliansi Anti Jaringan Internet Ilegal (JIL) membuka diri bagi Pejabat berwenang atau OPD terkait di Batu Bara memberi solusi peningkatan PAD dari Sektor Usaha Telekomunikasi secara berkala dan berkelanjutan serta turut menegakkan aturan menjaga kualitas internet yang adil dan legal bagi masyarakat Kab.Batu Bara.

Kami menduga adanya kejahatan ISP memberikan IP Khusus (Dedicated IP)pada Aktor tertentu yang memotong Mbps menjadi paket tertentu,misal 50 Mbps dipotong masing -masing 5 Mbps menjadi 10 Paket.

Nah jika 1 paket dijual Rp.50.000 tentu keuntungan luar biasa karena harga ditentukan sendiri oleh mereka demi keuntungan pribadi menyalahi peraturan Kemenkominfo,dan ini merupakan kejahatan kemanusiaan (?) Bersambung…(Aliansi Anti JIL).

Berita Terkait

Ketua IWO Batu Bara Darmansyah, Minta Kejari Batu Bara Agar Segera Meriksa Mantan Dinas PUTR Batu Bara dan PPK Nya
Gerebek Gudung di Talawi, Satreskrim Polres Batu Bara Amankan 300 Blangkas dan Dua Orang Tersangka
Kapolsek Indrapura AKP Rahmad R. Hutagaol Tinjau Aliran Sungai Pare Pare di Desa Perkotaan Bersama Warga
Ketua IWO Kabupaten Batu Bara Darmansyah Mendesak Pemkab Batu Bara Untuk Menutup PT. Tunas Pilar Sejahtera
Abaikan Surat Penghentian Batching Plant PT Tunas Pilar Sejahtera di Kabupaten Batu Bara Tetap Beroperasi Tanpa Izin
Pengurus IWO Batu Bara Audiensi Ke Kejari Batu Bara, Perkuat Sinergi Media dan Penegakan Hukum
PD IWO Desak Bupati Batu Bara Tunda Rekomendasi Pembaruan HGU PT Socfindo Tanah Gambus
Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala, Menyampaikan Imbauan Kepada Masyarakat Untuk Mewaspadai Cuaca Yang Masih Ekstrem

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB