Kiprah Inspiratif Aiptu Joko Ansari: Polisi yang Berperan Aktif dalam Pemberdayaan Ekonomi Petani Gayo Lues

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 18 Agustus 2025 - 02:10 WIB

50741 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Aiptu Joko Ansari, S.H., personel Polres Gayo Lues yang kini menjabat sebagai Kapospampol Blangpegayon Polsek Blangkejeren, meraih Piagam Penghargaan Bupati Gayo Lues pada acara resepsi peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025) malam.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., tersebut diberikan atas kiprah Aiptu Joko dalam menggerakkan ekonomi rakyat melalui pengembangan pertanian tembakau varietas unggul asli Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan Tandus Jadi Produktif

Dedikasi Aiptu Joko dinilai luar biasa karena mampu menyulap lahan tandus yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi lahan subur dan produktif. Di atas lahan pinjam pakai milik Dinas Pertanian Gayo Lues, ia menanam tembakau Gayo varietas Tapak Burik, salah satu dari sembilan varietas tembakau asli Gayo yang sedang diajukan hak patennya oleh Prof. Abu Bakar Karim.

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

Saat ini, Aiptu Joko telah menanam tembakau di lahan seluas hampir satu hektar atau sekitar 14 rantai, dengan jumlah tanaman diperkirakan mencapai 15.000 batang. Upaya tersebut dijalankan bersama Kelompok Tani BMB (Bhayangkara Mitra Bersama) yang diketuai Ipda Irwansyah, Kasat Sabhara Polres Gayo Lues. Anggotanya terdiri dari personel kepolisian yang serius mengembangkan pertanian.

Inspirasi Bagi Petani Lokal

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menilai langkah Aiptu Joko tidak hanya sebatas menjalankan tugas sebagai aparat keamanan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata untuk Gayo Lues, baik dalam bidang keamanan maupun pengembangan ekonomi rakyat,” ujar perwakilan pemerintah daerah dalam acara tersebut.

Menurut Aiptu Joko, semangatnya menanam tembakau berangkat dari keyakinan bahwa tembakau Gayo merupakan komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Demi Memperkuat Syariat Islam di Gayo Lues, Alhudri Himbau Agar Warga tidak Ikut Merayakan Tahun Baru

“Sejarah mencatat, sebagian besar masyarakat Gayo Lues dahulu bisa membiayai kuliah anak-anaknya dari hasil bertani tembakau. Dengan luas lahan 4 rantai saja, sudah cukup untuk menyekolahkan anak hingga tamat kuliah. Saya berharap kejayaan itu bisa kita bangkitkan kembali,” ungkapnya.

Harapan ke Depan

Aiptu Joko berharap kiprahnya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk kembali bersemangat menanam tembakau asli Gayo. Ia meyakini, bila petani di Gayo Lues sejahtera dari hasil pertaniannya, maka ekonomi daerah bahkan nasional akan semakin kuat.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa peran aparat negara tidak hanya terbatas pada keamanan, tetapi juga bisa hadir nyata dalam pembangunan ekonomi rakyat, sejalan dengan semangat kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

Berita Terkait

Negara Diminta Bertindak Tegas Awasi Tiga Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues yang Sudah Dibekukan dan Tidak Boleh Beroperasi
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, PT Rosin Kembali Masuk Sorotan Keras
PT Rosin Masih Beroperasi di Tengah Sanksi, Kesan Kebal Hukum Makin Sulit Dihindari
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Bahan Baku, PSDH, dan SKSHHBK PT Rosin Dipersoalkan, LIRA Minta Pemeriksaan dari Hulu ke Hilir
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di BlangkejerenSatreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
LIRA Desak DLHK Aceh Bekukan Operasional PT Rosin, Legalitas Bahan Baku dan Ekspor Ikut Dipersoalkan
Warga Pasir Putih Meninggal Dunia di Tengah Jalan, Penanganan Pascabencana Dinilai Belum Sentuh Kebutuhan Dasar

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Senin, 11 Mei 2026 - 18:16 WIB

Gayo Lues Kembali Heboh, PT Rosin Didesak Hentikan Operasional Sampai Semua Persoalan Tuntas

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pemkab Pringsewu Usulkan Mocaf Jadi Proyek Strategis Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:39 WIB

Bupati Pringsewu Audiensi Dengan Menteri KKP, Bahas Penguatan Sektor Perikanan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:20 WIB

Seruan Hentikan MBG Disorot, DPP LIPPI: Itu Ancaman bagi Generasi Emas Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 15:04 WIB

APRESIASI HARI PERS SEDUNIA: POLRI DINILAI HUMANIS LINDUNGI WARTAWAN SAAT TUGAS LIPUTAN 

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:40 WIB

Suryadi Djamil: Eksekutif–Legislatif Harus Solid, Hentikan Polemik yang Merusak Citra Aceh

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:23 WIB

SETELAH 20 TAHUN, UU PPRT DISAHKAN PRABOWO SAAT HARI BURUH DI MONAS

Berita Terbaru