BaraJP Dukung Soeharto dan Gus Dur Dianugerahi Pahlawan Nasional

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 18:39 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — waspadaindonesia.com

Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) secara tegas menyatakan dukungan mutlak terhadap proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi dua mantan Presiden RI, Jenderal Besar H.M. Soeharto (Presiden ke-2 RI) dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Presiden ke-4 RI). Dukungan ini dilihat sebagai wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, menyatakan bahwa usulan ini merupakan langkah yang sangat bijak dan matang. “Langkah ini adalah wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah. Kami memandang usulan penetapan gelar Pahlawan Nasional ini selaras dengan prinsip ‘mikul dhuwur mendhem jero’—menjunjung tinggi yang baik dan memendam yang kurang baik—dalam menilai warisan kepemimpinan,” ujar Ansanay di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina

 

Bara JP menekankan bahwa jasa-jasa besar yang ditorehkan oleh Soeharto dan Gus Dur memiliki signifikansi luar biasa dalam perjalanan Republik ini.

 

Bara JP menghormati kontribusi monumental Presiden Soeharto yang berhasil meletakkan fondasi pembangunan nasional di Era Orde Baru melalui tiga poin utama yakni pertama, Berjasa besar dalam menghubungkan wilayah-wilayah Nusantara, yang menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Kedua, Berhasil memulihkan dan menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam kurun waktu panjang, menciptakan iklim kondusif untuk pembangunan. Ketiga, Pencapaian historis swasembada beras pada tahun 1984 yang dinilai menjamin ketahanan pangan rakyat.

 

Sedangkan peran sentral Gus Dur di masa transisi Reformasi juga dihormati sebagai Bapak Pluralisme Indonesia dengan peran krusialnya yakni Pertama, Gus Dur mendorong pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghapus diskriminasi, puncaknya dengan diakuinya Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Kedua, Berhasil membuka ruang demokratisasi dan kebebasan berekspresi, serta menguatkan supremasi sipil. Ketiga, Menerapkan pendekatan yang humanis dan dialogis dalam mengatasi konflik di daerah.

Baca Juga :  Kurang dari 24 jam Pelantikan Presiden RI terpilih, Ini Harapan Besar Ketum DPP Bapera

 

Ansanay menegaskan bahwa penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi kedua tokoh ini akan berfungsi sebagai jembatan rekonsiliasi sejarah yang menguatkan persatuan bangsa.

 

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghargai proses yang sedang berjalan, yang melibatkan tim ahli dan mekanisme yang terukur sesuai undang-undang. Mari kita junjung tinggi jasa-jasa para pemimpin bangsa ini sebagai bentuk penghargaan tertinggi terhadap sejarah dan perjalanan Republik Indonesia,” tutupnya.(NS)

Berita Terkait

” DPD BRN Lampung Sambut Hangat Kunker Wapres Gibran
Polda Riau Raih IKPA Terbaik Nasional Kategori Pagu Sedang Di Rakernis Polri 2026
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP
Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto
Menuju Munas Boyolali, SWI dan BAZNAS RI Siapkan Penandatanganan MoU Kerja Sama
Dari Bandung untuk Indonesia: Rakernas I XTC Kobarkan Solidaritas
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polsek Logas Tanah Darat Kawal Tanaman Jagung 1 Hektar di Desa Sukaraja  

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:36 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:40 WIB

Wujudkan Mimpi Anak Sekolah, Polda Riau Kebut Jembatan Gantung di Kuansing

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:55 WIB

Sat Lantas Polres Kuansing Lakukan Survei Jalan Nasional yang Rusak dan Longsor

Selasa, 6 Februari 2024 - 04:13 WIB

Parah! Ruang Kerja Bupati Kuansing Diduga Berubah Fungsi Sebagai Tempat Pemenangan Capres 02

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:17 WIB

Bintara Remaja Polres Kuansing Angkatan 50 Tahun 2023 Jalani Kegiatan Pengenalan Lingkungan

Minggu, 21 Januari 2024 - 19:12 WIB

Ketua FPII Kuansing: Ketua BPD Pintu Gobang Harus Minta Maaf Atas Ucapannya

Minggu, 21 Januari 2024 - 03:22 WIB

Melalui Program Sholat Maghrib Dan Isya Berjamaah Polres Kuansing Sampaikan Pesan Kamtibmas Dalam Rangka Cooling System Pemilu Damai 2024

Berita Terbaru