BaraJP Dukung Soeharto dan Gus Dur Dianugerahi Pahlawan Nasional

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 18:39 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — waspadaindonesia.com

Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) secara tegas menyatakan dukungan mutlak terhadap proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi dua mantan Presiden RI, Jenderal Besar H.M. Soeharto (Presiden ke-2 RI) dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Presiden ke-4 RI). Dukungan ini dilihat sebagai wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, menyatakan bahwa usulan ini merupakan langkah yang sangat bijak dan matang. “Langkah ini adalah wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah. Kami memandang usulan penetapan gelar Pahlawan Nasional ini selaras dengan prinsip ‘mikul dhuwur mendhem jero’—menjunjung tinggi yang baik dan memendam yang kurang baik—dalam menilai warisan kepemimpinan,” ujar Ansanay di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Polda Sumbar Tuai Apresiasi Setelah Bongkar Jaringan Tambang Ilegal yang Beroperasi di Sejumlah Wilayah Rawan Kerusakan

 

Bara JP menekankan bahwa jasa-jasa besar yang ditorehkan oleh Soeharto dan Gus Dur memiliki signifikansi luar biasa dalam perjalanan Republik ini.

 

Bara JP menghormati kontribusi monumental Presiden Soeharto yang berhasil meletakkan fondasi pembangunan nasional di Era Orde Baru melalui tiga poin utama yakni pertama, Berjasa besar dalam menghubungkan wilayah-wilayah Nusantara, yang menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Kedua, Berhasil memulihkan dan menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam kurun waktu panjang, menciptakan iklim kondusif untuk pembangunan. Ketiga, Pencapaian historis swasembada beras pada tahun 1984 yang dinilai menjamin ketahanan pangan rakyat.

 

Sedangkan peran sentral Gus Dur di masa transisi Reformasi juga dihormati sebagai Bapak Pluralisme Indonesia dengan peran krusialnya yakni Pertama, Gus Dur mendorong pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghapus diskriminasi, puncaknya dengan diakuinya Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Kedua, Berhasil membuka ruang demokratisasi dan kebebasan berekspresi, serta menguatkan supremasi sipil. Ketiga, Menerapkan pendekatan yang humanis dan dialogis dalam mengatasi konflik di daerah.

Baca Juga :  Pj Bupati Alhudri Serahkan Bantuan Pangan Pada 90 Keluarga Miskin

 

Ansanay menegaskan bahwa penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi kedua tokoh ini akan berfungsi sebagai jembatan rekonsiliasi sejarah yang menguatkan persatuan bangsa.

 

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghargai proses yang sedang berjalan, yang melibatkan tim ahli dan mekanisme yang terukur sesuai undang-undang. Mari kita junjung tinggi jasa-jasa para pemimpin bangsa ini sebagai bentuk penghargaan tertinggi terhadap sejarah dan perjalanan Republik Indonesia,” tutupnya.(NS)

Berita Terkait

Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol , di Pertanyakan Keistimewaan Febrie Adriansyah: Siapa yang Melindungi?
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
PW GP Al Washliyah : Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, Lagu “Teruslah Melangkah” Karya Mayjen TNI Krido Pramono Menjadi Inspirasi Generasi Muda Indonesia
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia
Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN
Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB