BaraJP Dukung Soeharto dan Gus Dur Dianugerahi Pahlawan Nasional

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 18:39 WIB

50335 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — waspadaindonesia.com

Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) secara tegas menyatakan dukungan mutlak terhadap proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi dua mantan Presiden RI, Jenderal Besar H.M. Soeharto (Presiden ke-2 RI) dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Presiden ke-4 RI). Dukungan ini dilihat sebagai wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, menyatakan bahwa usulan ini merupakan langkah yang sangat bijak dan matang. “Langkah ini adalah wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah. Kami memandang usulan penetapan gelar Pahlawan Nasional ini selaras dengan prinsip ‘mikul dhuwur mendhem jero’—menjunjung tinggi yang baik dan memendam yang kurang baik—dalam menilai warisan kepemimpinan,” ujar Ansanay di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Laga Sengit di Indonesia Arena: Merah Putih Harus Akui Keunggulan Korea Selatan

 

Bara JP menekankan bahwa jasa-jasa besar yang ditorehkan oleh Soeharto dan Gus Dur memiliki signifikansi luar biasa dalam perjalanan Republik ini.

 

Bara JP menghormati kontribusi monumental Presiden Soeharto yang berhasil meletakkan fondasi pembangunan nasional di Era Orde Baru melalui tiga poin utama yakni pertama, Berjasa besar dalam menghubungkan wilayah-wilayah Nusantara, yang menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Kedua, Berhasil memulihkan dan menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam kurun waktu panjang, menciptakan iklim kondusif untuk pembangunan. Ketiga, Pencapaian historis swasembada beras pada tahun 1984 yang dinilai menjamin ketahanan pangan rakyat.

 

Sedangkan peran sentral Gus Dur di masa transisi Reformasi juga dihormati sebagai Bapak Pluralisme Indonesia dengan peran krusialnya yakni Pertama, Gus Dur mendorong pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghapus diskriminasi, puncaknya dengan diakuinya Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Kedua, Berhasil membuka ruang demokratisasi dan kebebasan berekspresi, serta menguatkan supremasi sipil. Ketiga, Menerapkan pendekatan yang humanis dan dialogis dalam mengatasi konflik di daerah.

Baca Juga :  Alwi agus selaku putra daerah Kabupaten Jeneponto menyoroti kasus pasar lassang-lassang di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

 

Ansanay menegaskan bahwa penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi kedua tokoh ini akan berfungsi sebagai jembatan rekonsiliasi sejarah yang menguatkan persatuan bangsa.

 

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghargai proses yang sedang berjalan, yang melibatkan tim ahli dan mekanisme yang terukur sesuai undang-undang. Mari kita junjung tinggi jasa-jasa para pemimpin bangsa ini sebagai bentuk penghargaan tertinggi terhadap sejarah dan perjalanan Republik Indonesia,” tutupnya.(NS)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tugaskan Panglima TNI Kapolri Perangi Penjahat dan Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Soal Kasus Pemerasan , Andi Syafrani Minta Pemberitaan Akurat : Bedakan LIRA dan LSM LIRA Indonesia
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan
Dari Muara Emat untuk Indonesia, Alarm Keras PETI Kerinci yang Mengancam Warisan Dunia TNKS
Kami Apresiasi Langkah Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut Pembebasan Bersyarat
Prof Dr Sutan Nasomal Penghasilan Pajak Pemerintah Mendapatkan Ribuan Trilyun Ditengah Kemiskinan Rakyat Yang Semakin Parah

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru