Carut-Marut Penunjukan Langsung PUTR Kota Metro: Indikasi Lemahnya Kendali dan Pengawasan

hayat

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 18:43 WIB

50423 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Metro,- Proses penunjukan langsung proyek-proyek di Dinas PUTR Kota Metro kembali menjadi sorotan. Carut-marutnya mekanisme tersebut diduga bersumber dari minimnya transparansi dalam pemilihan penyedia, evaluasi teknis yang lemah, hingga potensi penyalahgunaan wewenang. Proses yang berjalan terburu-buru tanpa pengawasan ketat dan tanpa dukungan dokumen yang memadai semakin memperkuat dugaan adanya praktik tidak sehat.

Meski penunjukan langsung tidak mewajibkan tender terbuka, prosesnya tetap harus menjunjung asas keadilan, keterbukaan, dan akuntabilitas. Namun, indikasi adanya kepentingan tertentu, tekanan politik, hingga kendali aktor-aktor tertentu dalam deal proyek justru memperlihatkan lemahnya kualitas dan ketidaktegasan kepemimpinan Wali Kota Metro dalam mengarahkan dan mengawasi kinerja perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak-pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung, terutama Kadis dan Kabid di Dinas PUTR, dinilai layak dievaluasi total. Secara administrasi, sejumlah temuan terlihat mencolok. Beberapa perusahaan yang menjadi rekanan diketahui mengantongi lebih dari lima paket pekerjaan sekaligus dalam waktu bersamaan—sebuah pola yang wajar dipertanyakan.

Baca Juga :  ​BREAKING NEWS: SK Wali Kota Metro Terkait Dewan Pengawas RSUD Ahmad Yani Digugat Warga, Diduga Tabrak Aturan

Kekecewaan juga datang dari para rekanan. Selain sulit ditemui dan diajak berkomunikasi, Kadis dan Kabid disebut kerap mengeluarkan janji manis yang berujung nihil. Salah satunya, janji bahwa paket-paket pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) akan diprioritaskan bagi penyedia yang belum mendapatkan pekerjaan pada anggaran murni. Faktanya, janji itu hanya menjadi angin lalu.

Seorang rekanan yang meminta identitasnya dirahasiakan bahkan menyatakan bahwa, “Paket-paket di ABT ini dikuasai oleh kabid-kabid, terutama Kabid Bina Marga,” ujarnya.

Isu tersebut turut dikonfirmasi kepada Hendra Apriyanes—biasa disapa Anes—yang kini tengah menyiapkan kegiatan besar bertajuk Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Swasta dalam Membangun Budaya Integritas Praktik Ekonomi Lokal bersama sejumlah lembaga penegak hukum, seperti KPK dan Kejaksaan.

Baca Juga :  SUARA KRITIK WARGA DI KOTA METRO MENINGKAT: INDIKATOR KEMATANGAN DEMOKRASI LOKAL ATAU SINYAL KRISIS KEPERCAYAAN?

“Iya, saya sedang konsentrasi untuk kegiatan tersebut. Permintaan dari Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (KPK) adalah agar seluruh kepala daerah se-Lampung hadir. Rencananya kegiatan dilakukan pada Januari 2026, tinggal menunggu tanggal pastinya dari pihak deputi,” jelasnya.

Terkait isu pembagian paket proyek di Kota Metro, Anes mengaku mendengar kabar tersebut. Perilaku mereka telah menjadi catatan khusus kami, Sangat berpotensi “Sudah seharusnya kepala daerah menindaklanjuti dan segera mengevaluasi seluruh OPD, khususnya Dinas PUTR. Terlebih kini sudah dilantik Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, yang memiliki peran penting dalam memastikan akuntabilitas dan mencegah potensi konflik kepentingan,” tegas Anes.

(Hayat)

Berita Terkait

Pemkot Metro Rotasi 34 Pejabat, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
Pengelolaan TPA Karangrejo Berproses, Masyarakat dan Pemerhati Dorong Anggaran 2027 Penanganan Berkelanjutan.
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
GIAT SABUK KAMTIBMAS (sambang,budaya,kemanan dan ketertiban kota metro) polres kota metro bersama ormas grib jaya
MENODAI SEJARAH DEMOKRASI KOTA METRO: UPAYA PEMBUNGKAMAN PARTISIPASI PUBLIK DI TENGAH PROSES PENGUJIAN OMBUDSMAN RI
Pernyataan Resmi Indomedia Network terkait Hak Jawab Berita dan Perlawanan Segala Bentuk Kriminalisasi dan Intervensi Pekerja pers
Gerobak Cadang Sapi Lawang : Dispungsi Birokrasi, Distori Kekuasaan, Dan Manuver Depensip Di Kota Metro
Tekap 308 sat reskrim polres metro tangkap asisten rumah tangga yang nekat curi perhiasan majikan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

Tanggul Darurat Jembatan Natam di Aceh Tenggara Jebol, Akses Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 00:53 WIB

Banjir Terjang Enam Desa di Aceh Tenggara, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 27 September 2026 - 00:49 WIB

Empat Fraksi Sepakati Perubahan Anggaran 2026, DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Raqan APBK

Minggu, 27 September 2026 - 00:46 WIB

Fraksi Golkar Soroti Defisit dan Peningkatan PAD dalam Pembahasan Qanun Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:44 WIB

Fraksi Selayakh DPRK Aceh Tenggara Setujui Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:41 WIB

Fraksi Hanura Perjuangan Bangsa Setujui Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026 dengan Sejumlah Catatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:14 WIB

Wajah Baru Pelayanan BPN Aceh Tenggara: Transparan, Sesuai Aturan, dan Diharapkan Bawa Program PTSL ke Babul Rahmah pada 2027

Jumat, 25 September 2026 - 00:27 WIB

Sembilan Belas Ratus Tujuh Puluh Senyum Dari Bumi Leuser: BPN Aceh Tenggara Ukir Sejarah Di Hari Bhakti Agraria Ke-66

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB