Gandeng Influencer Turki, Rumah Zakat Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Banjir Aceh

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 15:46 WIB

50282 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH – Rumah Zakat, menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp3 Miliar untuk masyarakat Aceh yang terdampak parah oleh bencana hidrometeorologi, yaitu banjir dan tanah longsor. Donasi ini diserahkan secara simbolis kepada Pemerintah Aceh dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di ruang kerjanya, Senin, 15 Desember 2025.

Dalam penyerahan tersebut, Sekda M. Nasir turut didampingi oleh Kepala Baitul Mal Aceh, M. Yunus atau akrab disapa Abon Yunus. Penyaluran bantuan ini menjadi istimewa karena Rumah Zakat berkolaborasi dengan Tugba Kiara, seorang influencer ternama dari Turki, serta didukung oleh Paragon Corps.

Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas donasi dari Rumah Zakat yang berkolaborasi dengan Paragon Corps.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Aceh pada prinsipnya turut membuka pintu donasi bagi siapa saja yang ingin membantu masyarakat Aceh pasca musibah banjir dan longsor. Akhir-akhir ini, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur sering turun langsung ke daerah-daerah untuk melihat kondisi korban,” ujar Sekda Aceh, M. Nasir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyebut bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh belakangan ini merupakan musibah paling parah dalam sejarah wilayah tersebut. Hal ini disampaikannya usai menerima donasi Rp3 Miliar dari Rumah Zakat dan Paragon Corps di ruang kerjanya hari ini.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tinjau dan Salurkan Bantuan Logistik di Posko Pengungsian di Aceh Utara

M. Nasir menjelaskan, tingkat keparahan bencana kali ini menyebabkan dampak signifikan, terutama pada infrastruktur. Musibah banjir dan longsor ini merupakan bencana paling parah dalam sejarah. Dampaknya, banyak sekali akses jalan dan jembatan putus sehingga banyak desa-desa terkurung.

M. Nasir merincikan bahwa bencana hidrometeorologi ini telah berdampak luas, mencakup hampir seluruh wilayah Aceh.

“Ada 18 dari 23 kabupaten/kota se-Aceh yang terdampak bencana. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah yang paling parah kerusakannya,” jelas M. Nasir.

M. Nasir menegaskan bahwa Pemerintah Aceh kini gencar melaksanakan upaya pemulihan, dibantu oleh berbagai relawan dan lembaga kemanusiaan.

“Upaya pemulihan kini gencar dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh dibantu relawan-relawan lainnya. Prinsipnya, Pemerintah Aceh turut membuka pintu donasi bagi siapa saja yang ingin membantu masyarakat Aceh pasca musibah banjir dan longsor,” kata M. Nasir.

Ia juga memastikan bahwa pimpinan daerah fokus penuh pada penanganan bencana. “Akhir-akhir ini, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur sering turun langsung ke daerah-daerah untuk melihat kondisi korban banjir dan longsor,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Sekda M. Nasir memberikan penguatan spiritual bagi masyarakat terdampak dengan mengutip pesan keimanan: “Prinsip la takhaf wa la tahzan, innaallah ma’ana (Janganlah takut dan janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita).”

Sementara, Chief Marketing Officer (CMO) Rumah Zakat, Didi Sabir mengatakan, donasi ini adalah hasil kolaborasi dari banyak pihak. Mulai dari Paragon Corps, Kitabisa.com, para influencer dan lain-lain.

Baca Juga :  Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

“Donasi ini berasal dari berbagai pihak yang turut andil membantu korban banjir dan longsor di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ucap Didi Sabir.

Selanjutnya, Kepala Baitul Mal Aceh, M. Yunus, mengajak Tugba untuk memperluas jaringan bantuan. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dari Turki. Kami harap Tugba dapat turut mengajak influencer internasional lainnya, khususnya Turki untuk melihat dan membantu pemulihan Aceh,” ujar M. Yunus.
Keluhan Anak Korban Bencana yang Menyentuh

Sementara, influencer Turki, Tugba menceritakan pengalaman emosionalnya saat pertama kali mengunjungi korban banjir di Aceh Tamiang.

“Saya mengaku sedih saat pertama kali melihat kondisi korban banjir di Aceh Tamiang. Namun, ada satu hal yang benar-benar membuat saya tersentuh. Ketika saya menanyakan apa keluhan pertama yang mereka rasakan, anak-anak korban bencana justru mengaku butuh Alquran,” ungkap Tugba.

Menurutnya, pengakuan anak-anak ini menjadi motivasi kuat bagi Rumah Zakat dan mitra untuk tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan spiritual dan mental para penyintas.

“Kalau saya lihat mereka, khususnya anak-anak sangat ceria sekali. Padahal mereka baru saja ditimpa musibah, tapi mereka masih sangat bersemangat dan ceria. Inilah yang bikin saya sedih dan senang bersama mereka,” pungkas Tugba. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB