Disambut Yahdi Hasan, Gubernur Aceh Mualem Tinjau Jembatan Putus dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:14 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com |ACEH TENGGARA — Gubernur Aceh. mualem melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tenggara untuk meninjau dampak bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut, Sabtu (20/12/2025).

Tiba sekitar pukul 11.30 WIB menggunakan helikopter di Bandara Alas Leuser, Gubernur Aceh langsung bergerak ke sejumlah titik terdampak banjir bersama Wakil Bupati Aceh Tenggara, anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Yahdi Hasan, Ketua DPRK, Dandim 0108, Kapolres, serta Sekda Aceh Tenggara.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah Jembatan Barung di Kecamatan Babussalam. Jembatan vital tersebut putus total akibat terjangan banjir bandang, sehingga memutus akses utama masyarakat di Empat kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara ( Kec Lawe Alas, kec Tanoh Alas, kec Babul Rahmah dan kec Darul Hasanah )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, Gubernur dan rombongan melanjutkan peninjauan ke Jembatan Natam di Kecamatan Badar yang mengalami kerusakan serupa. Kedua jembatan ini menjadi Urat Nadi bagi Masyarakat dan Menjadi perhatian serius karena berperan penting dalam mobilitas warga dan distribusi logistik.

Baca Juga :  Zulmahdi Hasan Resmi Diangkat Menjadi Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda

Selain infrastruktur, Gubernur Aceh juga meninjau Pesantren Badrul Ulum di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe. Pesantren tersebut mengalami kerusakan parah dan nyaris rata dengan tanah akibat derasnya banjir. Kondisi ini menggambarkan dahsyatnya bencana yang terjadi di penghujung tahun 2025 dan dampaknya terhadap dunia pendidikan serta kehidupan sosial masyarakat. Dalam peristiwa Bencana Banjir Sumatra ini Masyarakat kab Aceh Tenggara Mengalami Musibah Meninggal Dunia sebanyak 13 Orang, serta korban harta Benda.

Kunjungan dilanjutkan ke lokasi pengungsian korban banjir di Desa Lauser, Kecamatan Ketambe. Di hadapan para pengungsi, Gubernur Aceh menyampaikan duka cita mendalam dan mengajak masyarakat untuk tetap sabar serta tabah menghadapi cobaan.

Ia juga membuka ruang dialog dengan kepala desa dan warga untuk mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak di lapangan.

Dalam diskusi tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan Rumah hunian sementara, pembangunan rumah layak huni, serta pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang hancur akibat banjir.

Baca Juga :  Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Gubernur Aceh berjanji akan memperjuangkan pemulihan secara menyeluruh dan berkomitmen membangun kembali wilayah terdampak melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, termasuk Presiden Republik Indonesia.

Sebagai langkah lanjutan, Gubernur Aceh meminta Wakil Bupati Aceh Tenggara dan anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Yahdi Hasan untuk Menerima dan menyusun laporan kerusakan secara rinci sebagai dasar pengusulan bantuan dan pembangunan pascabencana. Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan bahan pokok dan peralatan dapur kepada para pengungsi.

Tidak hanya itu, Gubernur Aceh yang didampingi Yahdi Hasan turut menyerahkan santunan kepada 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir.

Penyerahan santunan ini menjadi bentuk empati dan kepedulian pemerintah terhadap keluarga korban, sekaligus penegasan bahwa negara hadir bersama rakyat dalam menghadapi musibah besar yang melanda Aceh.

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB