Ketum PPA Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Terhenti di Tengah Bencana Aceh, Siap Buka Sekolah Darurat

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:46 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH — Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA), Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes, menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak boleh terabaikan meskipun Aceh sedang dilanda bencana banjir di sejumlah wilayah. Ia meminta Gubernur Aceh dan jajaran pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dan pelajar yang terdampak bencana.

Menurut Marniati, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan Aceh. Karena itu, meskipun masyarakat tengah berada dalam situasi duka dan tekanan berat pascabencana, proses belajar mengajar tidak boleh ikut terhenti. “Kita boleh kehilangan harta benda, tetapi jangan sampai kehilangan semangat belajar dan generasi masa depan Aceh,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti kondisi para siswa yang saat ini berada pada fase krusial pendidikan, mulai dari siswa SD dan SMP hingga SMA. Terutama bagi siswa SMA yang dalam waktu dekat akan menghadapi ujian akhir sekolah serta seleksi masuk perguruan tinggi negeri dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri, pada periode Februari hingga Maret 2026.

Baca Juga :  Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Pimpin Penyaluran Bantuan untuk Aceh, Disaksikan Ketua PW Muhammadiyah A. Malik Musa — Donatur Serahkan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir

Sebagai bentuk kepedulian nyata, PPA bersama Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah membuka sekolah darurat di wilayah pengungsian terdampak banjir. Sekolah darurat ini akan dilengkapi dengan tenda belajar, relawan guru, serta perlengkapan pendidikan dan alat tulis bagi siswa.

Marniati yang juga Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia dan pengurus Universitas Ubudiyah Indonesia menegaskan pihaknya siap bergandeng tangan dengan pemerintah dalam memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa terdampak bencana. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dunia pendidikan untuk memastikan tidak ada anak Aceh yang tertinggal akibat musibah.

Baca Juga :  Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selain itu, PPA mendorong Dinas Pendidikan Aceh dan kabupaten/kota untuk memprioritaskan pemulihan fasilitas sekolah, termasuk pembersihan lumpur, perbaikan sarana belajar, serta pemindahan sementara lokasi belajar ke tempat yang lebih aman dari banjir. Langkah ini dinilai mendesak, terutama bagi siswa yang akan menghadapi ujian dan seleksi pendidikan lanjutan.

Sebagai langkah awal, PPA dijadwalkan membuka sekolah darurat pertama di Kabupaten Pidie Jaya pada 8 Januari mendatang. Saat ini, PPA telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya dan pejabat terkait pada 17 Desember, serta berkoordinasi langsung dengan Bupati Pidie Jaya. “Mereka adalah calon sumber daya manusia Aceh. Jika pendidikan mereka terhenti, maka masa depan Aceh ikut terancam,” pungkas Marniati. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB