Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali: ASAR Humanity Inisiasi Gerakan Pemulihan Berbasis Kolaborasi

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 11:05 WIB

50263 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Aceh — Di negeri ini, gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan cara masyarakat Indonesia bertahan dan bangkit bersama. Dari kampung ke kampung, dari generasi ke generasi, nilai saling membantu inilah yang menjadi kekuatan utama bangsa—bahkan menjadi salah satu fondasi lahirnya kemerdekaan Indonesia.

Berangkat dari semangat tersebut, ASAR Humanity menginisiasi gerakan “Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali”, sebuah movement campaign untuk mendampingi pemulihan masyarakat pascabencana banjir di Sumatera, dengan fokus awal di wilayah Aceh.

Gerakan ini tidak diposisikan sebagai kerja satu lembaga, melainkan sebagai gerakan bersama yang mengajak masyarakat, relawan, komunitas, mitra, media, dunia usaha, hingga pemerintah setempat untuk terlibat dan berkontribusi sesuai perannya masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemulihan tidak bisa dikerjakan sendirian. Ia membutuhkan waktu, tenaga, dan kebersamaan. Gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat kita sejak dulu, dan nilai itulah yang ingin kami hidupkan kembali hari ini,” ujar Purwadi Nugroho, Direktur Komunikasi & Media ASAR Humanity.

Ia menegaskan bahwa setiap elemen masyarakat memiliki ruang untuk ikut bergotong royong dalam gerakan ini.
“Siapa pun bisa terlibat. Teman-teman ojek daring bisa menyisihkan sebagian rezekinya dari setiap order, komunitas musisi bisa bergerak lewat karya, tukang cukur bisa berbagi dari setiap layanan, dan masyarakat luas bisa berkontribusi melalui donasi, ide, tenaga, doa, hingga menyebarkan narasi kebaikan di media sosial. Inilah gotong royong,”

Baca Juga :  Solidaritas Petani Nusantara: Tani Merdeka Aceh–Jateng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pidie Jaya

“Bahkan, kami membayangkan gotong royong ini hadir dalam bentuk yang lebih terhubung. Paguyuban masjid-masjid di Depok bergotong royong membangun satu masjid di Aceh. Sekolah-sekolah di Jakarta bersama-sama membantu membangun kembali satu sekolah di Aceh. Pesantren-pesantren di Bogor bersatu untuk mendukung pemulihan satu pesantren di Aceh. Inilah wajah gotong royong negeri—di mana komunitas membantu komunitas, dari mana pun berada.” tambahnya.

Berbeda dengan pendekatan yang seragam, gerakan Gotong Royong Negeri dilakukan secara bertahap dan kontekstual, menyesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan masing-masing wilayah. ASAR Humanity melakukan pemetaan area terdampak untuk memastikan setiap aksi pemulihan berjalan tepat guna, bermartabat, dan berkelanjutan—tanpa memaksakan proses di wilayah yang belum siap memasuki tahap pemulihan.

Fokus utama gerakan ini adalah manusia dan keberlanjutan. Tidak hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan aktivitas hidup warga, menguatkan peran masyarakat sebagai pelaku utama pemulihan, serta menumbuhkan kembali rasa kebersamaan pascabencana.

Baca Juga :  PWM Aceh–PWM Sumut Bersinergi Salurkan Bantuan UEA, A. Malik Musa: Solidaritas Muhammadiyah untuk Sumatra Bangkit

Aceh dipilih sebagai fokus awal karena luasnya dampak banjir dan kompleksitas pemulihan yang dibutuhkan. Ke depan, gerakan ini diharapkan dapat diperluas dan direplikasi ke wilayah lain di Sumatera sesuai dengan kondisi dan kesiapan lapangan.

“Bangsa ini memiliki portofolio gotong royong negeri yang hebat dari masa ke masa, terlebih saat dilanda bencana. Dari mulai tsunami Aceh, gempa bumi-tsunami dan liquifaksi di Palu, Sigi, Donggala, hingga gempa Lombok dapat kita pulihkan kembali dengan gotong-royong negeri,” lanjut Purwadi.

Pekan ini, ASAR Humanity mulai mengaktivasi rangkaian kampanye Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali melalui berbagai kanal komunikasi, kolaborasi lapangan, dan konten kreatif. Salah satu aksi awal yang dilakukan adalah aktivasi gotong royong di Aceh berupa kegiatan bersih-bersih desa bersama masyarakat dan relawan, sebagai simbol dimulainya proses pemulihan yang dikerjakan bersama.

Melalui gerakan ini, ASAR Humanity berharap pemulihan pascabencana tidak berhenti sebagai rangkaian aksi jangka pendek, melainkan tumbuh menjadi gerakan kolektif bangsa yang menghidupkan kembali solidaritas sosial dan semangat gotong royong sebagai solusi bersama menghadapi bencana.

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB