Indonesia Diuji Algoritma Provokasi, Isa Alima Ajak Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Bangsa

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:24 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH — Indonesia tengah menghadapi ujian berat berupa derasnya arus provokasi di ruang digital yang menyasar persatuan bangsa. Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas.

Menurut Alima, provokasi berbasis identitas akan menghambat kerja-kerja kemanusiaan dan memperpanjang penderitaan rakyat, terutama di tengah kondisi bangsa yang sedang berduka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Dalam suasana musibah seperti sekarang, yang paling dibutuhkan adalah empati, bukan emosi. Silaturahmi dan solidaritas harus kita kedepankan agar penanganan kemanusiaan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Isa Alima, Senin (30/12).

Baca Juga :  A Malik Musa: Jangan Biarkan Rakyat Aceh Kelaparan, Penanganan Bencana Harus Dilakukan Lewat Udara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perpecahan Sosial Melemahkan Daya Tahan Bangsa

Alima mengingatkan bahwa perpecahan sosial adalah pintu masuk bagi melemahnya daya tahan bangsa. Ketika masyarakat terbelah oleh narasi kebencian, energi kolektif yang seharusnya digunakan untuk saling menolong justru habis dalam konflik yang tidak produktif.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Jembatan Kuta Blang Sudah Bisa Dilalui, Kapasitas Maksimal 30 Ton

Bijak Menyikapi Informasi dan Menahan Diri dari Provokasi

Isa Alima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar dan menahan diri dari provokasi. “Menahan diri adalah bentuk keberanian di era digital. Persatuan bukan slogan, tapi sikap sadar untuk tidak mudah diprovokasi,” tegasnya.

Alima berharap masyarakat tetap teguh menjaga persatuan nasional dengan akal sehat, empati, dan tanggung jawab bersama.

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Jamaluddin Idham Tinjau Infrastruktur Pertanian Simeulue, Aspirasi Warga Siap Dikomunikasikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Nelayan Sabang Curhat Soal BBM dan Kapal, Jamaluddin Idham Dorong Solusi Nyata

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:00 WIB

P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:27 WIB

Nagan Raya Darurat Mafia Solar Subsidi, Pola Berulang Dari 2 Ton Drum Hingga Truk Tangki 5 Ton Tak Pernah Terputus

Berita Terbaru