Indonesia Diuji Algoritma Provokasi, Isa Alima Ajak Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Bangsa

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:24 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH — Indonesia tengah menghadapi ujian berat berupa derasnya arus provokasi di ruang digital yang menyasar persatuan bangsa. Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas.

Menurut Alima, provokasi berbasis identitas akan menghambat kerja-kerja kemanusiaan dan memperpanjang penderitaan rakyat, terutama di tengah kondisi bangsa yang sedang berduka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Dalam suasana musibah seperti sekarang, yang paling dibutuhkan adalah empati, bukan emosi. Silaturahmi dan solidaritas harus kita kedepankan agar penanganan kemanusiaan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Isa Alima, Senin (30/12).

Baca Juga :  GERAK KEMANUSIAAN AMSCO PEDULI: BANTUAN SEMBAKO MENGALIR UNTUK KORBAN BANJIR ACEH

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perpecahan Sosial Melemahkan Daya Tahan Bangsa

Alima mengingatkan bahwa perpecahan sosial adalah pintu masuk bagi melemahnya daya tahan bangsa. Ketika masyarakat terbelah oleh narasi kebencian, energi kolektif yang seharusnya digunakan untuk saling menolong justru habis dalam konflik yang tidak produktif.

Baca Juga :  Bunda Salma dengan Nada Tegas: Aceh Butuh Status Bencana Nasional, Bukan Pengiriman BKO

Bijak Menyikapi Informasi dan Menahan Diri dari Provokasi

Isa Alima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar dan menahan diri dari provokasi. “Menahan diri adalah bentuk keberanian di era digital. Persatuan bukan slogan, tapi sikap sadar untuk tidak mudah diprovokasi,” tegasnya.

Alima berharap masyarakat tetap teguh menjaga persatuan nasional dengan akal sehat, empati, dan tanggung jawab bersama.

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru