Dokumentasi: APTMR Dampingi Warga Riau
APTMR turun langsung ke Riau pekan ini untuk mendampingi warga yang menghadapi persoalan lahan dan hak plasma. Pendampingan dilakukan melalui komunikasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait agar penyelesaian berjalan sesuai aturan.
PEKANBARU, waspadaindonesia.com – Asosiasi Petani dan Masyarakat Riau (APTMR) menyatakan komitmennya mendampingi warga yang terdampak persoalan lahan dan hak plasma di sejumlah wilayah Riau. Langkah ini diambil setelah organisasi menerima pengaduan langsung dari masyarakat, Selasa 19/5/2026.
Ketua Umum APTMR, Alex Cowboy, mengatakan pihaknya memprioritaskan jalur dialog untuk mencari solusi damai.
Menurutnya, pendekatan musyawarah lebih efektif mencegah konflik meluas di lapangan.
“Kami hadir untuk memastikan aspirasi warga tersampaikan dan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Hak masyarakat harus diperjuangkan, tapi tetap dalam koridor hukum,” ujar Alex saat ditemui usai pertemuan dengan perwakilan warga.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kendala terkait pengelolaan lahan plasma yang belum sesuai kesepakatan awal. APTMR mencatat poin-poin aduan untuk diteruskan ke instansi terkait.
APTMR juga berencana membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan pihak perusahaan agar mediasi dapat segera difasilitasi.
Organisasi menegaskan pendampingan ini tidak bersifat provokatif, melainkan berfokus pada penguatan posisi hukum masyarakat.
“Kami ingin semua pihak duduk bersama. Kalau ada yang kurang sesuai, diperbaiki bersama-sama. Itu tujuan utama kami,” tambah Alex.
Langkah APTMR mendapat sambutan positif dari warga yang hadir.
Mereka berharap keterlibatan organisasi dapat mempercepat penyelesaian persoalan yang sudah berlangsung lama.
Untuk tahap selanjutnya, APTMR akan menyusun laporan tertulis dan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan pihak terkait di tingkat kabupaten dan provinsi.
Sumber: Ketua APTMR
Reporter: Idam Lanun
Editor: Rosbinner Hutagaol





































