​Respons Cepat Dampak Luapan Citarum, Plt. Bupati Bekasi dan Ketum LSM TRINUSA Tinjau Titik Kritis di Muaragembong

hayat

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:34 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARAGEMBONG, BEKASI – Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, pada Rabu (21/1). Kehadiran pimpinan daerah ini dilakukan bersama Ketua Umum LSM TRINUSA, H. Rahmat Gunasin (Boksu), sebagai bentuk sinergi dalam merespons situasi darurat akibat meningkatnya debit Sungai Citarum pasca curah hujan tinggi yang merendam permukiman warga.

​Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kerusakan secara akurat sekaligus memastikan langkah penanganan darurat berjalan efektif di lapangan.

*​Prioritas Penanganan Darurat*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum LSM TRINUSA, H. Rahmat Gunasin atau yang akrab disapa Boksu, menekankan urgensi tindakan cepat dari pemerintah daerah. Ia menyoroti adanya empat titik tanggul kritis di wilayah Muaragembong yang memerlukan penguatan segera.

Baca Juga :  Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

​”Pemkab Bekasi harus menempatkan keselamatan masyarakat Muaragembong sebagai prioritas utama saat ini.
Empat titik tanggul kritis ini adalah ‘bom waktu’ yang harus segera diperkuat agar luapan air tidak semakin meluas dan memperparah penderitaan warga,” tegas Boksu di sela-sela peninjauan.

​Mendorong Solusi Permanen ke BBWS
​Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa Pemkab Bekasi tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga mendorong solusi yang bersifat permanen dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Akses Vital 4 Desa di Bandung Barat Tak Kunjung Dibangun, Pemkab Diminta Ambil Alih Penyerahan Aset Jalan Perkebunan

​“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Selain penanganan darurat, kami secara instruktif mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera merealisasikan pembangunan tanggul beton di titik-titik rawan sepanjang aliran Sungai Citarum,” ujar Asep Surya Atmaja.

​Beliau juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat terdampak hingga situasi benar-benar pulih.

​”Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal proses ini dan memastikan bantuan serta proteksi wilayah berjalan maksimal sampai kondisi kembali aman dan stabil,” pungkasnya.

(Hayat)

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Akses Vital 4 Desa di Bandung Barat Tak Kunjung Dibangun, Pemkab Diminta Ambil Alih Penyerahan Aset Jalan Perkebunan
Minim Pengawasan? Proyek Jalan Dana Desa Rp36 Juta di Batujajar Timur Cepat Rusak, Pemdes Bungkam
Bukan Perusakan, Kecamatan Lembang Pastikan Lapak PKL Diamankan Demi Ketertiban Bersama
Waka DPC AKPERSI Kabupaten Bogor dan Dua Anggota Diduga Dilecehkan Oknum Pelaksana Proyek Turap di Balaraja
Dari Layanan Kesehatan hingga Pokir Pertanian: IWO-I Sampaikan Temuan Lapangan dalam Audiensi Bersama DPRD KBB

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:26 WIB

Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sekolah MI dan MTs di Kabupaten dan Kota Bogor Disorot, Transparansi Anggaran Rp29,4 Miliar Dipertanyakan

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:07 WIB

Usai Kasus Dugaan Perselingkuhan Pejabat, GMPB Minta Oknum Pejabat Diduga Terlibat Kasus KPK Gadungan Dipecat oleh Pemkab Bogor

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:31 WIB

Ketua Ultras Persikabo Curvasud (UPCS) Bogor Raya, Mengajak para Supporter Untuk Tidak Ikut Dalam Aksi Apapun

Berita Terbaru