Dugaan Manipulasi Data Ahli Waris, Kuasa Hukum dan KUD Disorot

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:10 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: kuasa Hukum Ahli Waris dan Tim turun lapangan

Pekanbaru,  waspadaindonesia.com – Seorang ahli waris di Muara Mahat Baru, Tapung-Riau, diduga menjadi korban manipulasi data oleh oknum pengacara. Ahli waris tersebut tidak diikutsertakan dalam jual beli tanah sawit yang dilakukan oleh ibunya dan tim kuasa hukumnya, Daulai Panjaitan serta dengan KUD Muara Mahat Baru. Selasa (3/02/2026).

” Kami minta tolong kepada pengacara untuk bisa mendapatkan hak kami sebagai ahli waris yang tidak diikutsertakan dalam jual beli tanah sawit ini,” kata ahli waris N.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Di Fitnah Secara Keji, Kedua Orang Tua Desi Novita Pimred MO Mahkota Riau Angkat Bicara Dan Akan Melaporkan Ke APH

Sampai terjadinya jual beli ini diduga disaksikan kuasa hukum Daulai Panjaitan. S.H., yang dipercayakan orangtua ahli waris beserta KUD Muara Mahat Baru.

Padahal ada perjanjian yang sudah ditandatangani kedua belah pihak (orangtua dan anak) dihadapan Kades dan pengurus KUD, yang berbunyi, jika ada penjualan maka ahli waris diikutsertakan. Inilah kesepakatan yang dilanggar.

Dugaan manipulasi data ini melibatkan kuasa hukum ibunya, Yusmawati, Daulai Panjaitan, S.H.

Ahli waris menduga Daulai Panjaitan memaksa Kepala Desa Muara Mahat Baru untuk menandatangani surat perjanjian yang tidak mengikutsertakan ahli waris dalam jual beli tersebut.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Riau Coffe Break bersama Insan Pers

“Daulai Panjaitan, S.H., langsung mengatakan bahwa saya tidak perlu tahu, ini urusan saya dengan ibu kamu,” kata ahli waris, mengutip pernyataan Daulai Panjaitan.

Ahli waris juga menuntut agar semua pihak yang terlibat dalam manipulasi data ini diusut tuntas, diduga ada peran KUD Muara Mahat Baru dan diberikan sanksi sesuai hukum.

“Kami ingin tahu siapa saja yang terlibat dalam manipulasi ini dan apa motifnya,” tegas ahli waris.

Kasus ini sedang dalam proses hukum dan diharapkan dapat diusut tuntas.

#Bersambung

Tim

Penulis: Ros.H

Berita Terkait

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap
Siswa SMAN 1 Pekanbaru Masuk First Team Good Day 2026 Riau
Tekankan Integritas, Kapolda Riau Minta Pelayanan Cepat Tanpa Viral
Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kapolresta Pekanbaru Tekankan Hukum Berkeadilan
Hulubalang LAMR Lepas Herry Heryawan dengan Adat Melayu
Sidang Gugatan Mobil Senia di PN Pekanbaru Ruang Wirjono Projodikoro Ditunda
Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Resto Sanjaya Nusantara Demi Kelancaran 
Ajak Jadi Pelopor Keselamatan, Ditlantas Bersama Jasa Raharja Sosialisasi di Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru