Luar Biasa : Setahun Kepemimpinan Mualem – Dek Fadh, Penguatan Pendidikan Dayah Kian Nyata

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:35 WIB

50133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh : Genap satu tahun kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh), berbagai langkah strategis di bidang Pendidikan Dayah menunjukkan capaian yang semakin konkret. Periode 12 Februari 2025 hingga 12 Februari 2026 menjadi fase penting dalam memperkuat posisi dayah sebagai pilar utama pendidikan Islam, karakter, dan peradaban Aceh.

Komitmen Pemerintah Aceh terhadap dayah sejatinya memiliki akar historis yang panjang. Sejak lahirnya Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2007, Pemerintah Aceh membentuk Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh (BPPD) sebagai wadah penguatan lembaga pendidikan Islam. Transformasi kelembagaan kemudian berlangsung melalui Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2016, yang menetapkan perubahan menjadi Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Di bawah kepemimpinan Mualem – Dek Fadh, penguatan fungsi Dinas Pendidikan Dayah semakin dipacu, tidak hanya pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh substansi pembangunan kualitas dayah. Berbagai program diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan mutu pendidikan, mulai dari peningkatan pemahaman kitab kuning, pengembangan vokasional santri, pemberdayaan ekonomi dayah, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia santri dan guru dayah.

Baca Juga :  Said Arifin Camat Beutong Ucap Selamat Atas Sukses Turnamen Sepak Bola IPMB CUP III

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, perhatian besar juga diberikan pada penyediaan sarana dan prasarana dayah, yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan mendasar. Pemerintah Aceh menempatkan pembangunan fasilitas pendidikan dayah sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan mandiri.

Capaian penting dalam satu tahun ini turut diperkuat dengan pengakuan di tingkat nasional. Pada ajang Anugerah Pesantren Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia, Gubernur Aceh Muzakir Manaf meraih penghargaan kategori Kepala Daerah Peduli Pesantren, khususnya sebagai Gubernur yang dinilai mendukung tiga fungsi pesantren yaitu mengenai kebijakan, program, dan sinergi.

Penghargaan tersebut menjadi refleksi atas konsistensi kebijakan Pemerintah Aceh dalam mendukung pesantren dan dayah sebagai pusat pendidikan keagamaan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan diwujudkan melalui berbagai program nyata, termasuk peningkatan fasilitas, bantuan pendidikan santri, serta penguatan program kewirausahaan bagi lulusan dayah.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi panjang ulama dayah Aceh yang sejak awal menjadi motor penguatan pendidikan Islam. Warisan pemikiran tokoh-tokoh ulama, seperti Tgk. H. Ibrahim Bardan (Abu Panton), terus menjadi rujukan moral dan arah pembangunan pendidikan dayah di Aceh.

Baca Juga :  Pemdes Alue Buloh Kecamatan Seunagan Resmi Bentuk Pengurus Koperasi Merah Putih.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin S.Pd., M.Pd., menyebut, satu tahun kepemimpinan Mualem – Dek Fadh telah menghadirkan energi baru dalam pembangunan ekosistem dayah. Pendidikan dayah tidak lagi dipandang sekadar tradisi, melainkan sebagai fondasi strategis pembangunan sumber daya manusia Aceh.

“Dayah adalah identitas, kekuatan moral, sekaligus masa depan Aceh. Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan dayah terus tumbuh, maju, dan mandiri,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Aceh, M.Nasir Syamaun., SIP., MIP mengatakan, memasuki tahun kedua kepemimpinan Mualem – Dek Fadh, tantangan pembangunan pendidikan dayah diakui masih besar. Namun Pemerintah Aceh menegaskan akan terus mengedepankan kerja keras, kerja cerdas, dan kolaborasi lintas sektor demi memperkuat peran dayah dalam pembangunan daerah.

Dengan capaian yang telah diraih, satu tahun kepemimpinan Mualem – Dek Fadh menjadi penanda penting bahwa pendidikan dayah tetap berada di jantung kebijakan pembangunan Aceh untuk menjaga tradisi, memperkuat kualitas, dan menatap masa depan. [red]

Berita Terkait

Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa
Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki
P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru