Rp300 Juta untuk Studio Vodcast, BUMDesma di Cipataharja Disorot Soal Transparansi
BANDUNG BARAT – Pengelolaan dana penyertaan modal tahun anggaran 2025 sebesar Rp300 juta di BUMDesma Bangkit Mandiri Sejahtera, Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menuai sorotan tajam.
Dana publik tersebut dialokasikan untuk pembangunan studio vodcast. Namun, sejumlah warga menilai realisasi fisik dan manfaat ekonominya belum sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.
Di tengah kebutuhan mendesak seperti penguatan UMKM, pertanian, dan permodalan usaha produktif, proyek ini dianggap kurang prioritas.
Kritik menguat karena rincian penggunaan anggaran tidak dipublikasikan secara terbuka.
Masyarakat mempertanyakan spesifikasi pembangunan, belanja peralatan, biaya operasional, hingga proyeksi pendapatan usaha. Minimnya transparansi memicu tanda tanya, terlebih dana tersebut merupakan penyertaan modal yang bersumber dari keuangan publik.
Sorotan juga mengarah pada mekanisme pencairan dana yang disebut sempat “transit” melalui pemerintah desa sebelum dikelola BUMDesma. Publik mendesak penjelasan resmi mengenai alur administrasi dan kesesuaian prosedurnya.
Sejumlah pihak mendorong audit menyeluruh oleh aparat pengawas internal daerah guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam perencanaan maupun realisasi anggaran. Transparansi dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan desa.
Hingga berita ini dirilis, pihak manajemen BUMDesma maupun pemerintah Desa Kertamukti belum memberikan keterangan resmi. Publik menanti klarifikasi terbuka berbasis data, karena setiap rupiah dana desa adalah amanah yang wajib dipertanggungjawabkan.

































