Swadaya Atasi Debu Proyek Jalan Ambarawa–Pardasuka yang Mangkrak

hayat

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 07:47 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYAK DEBU – Seorang pengendara motor menutup hidup dengan jilbab karena banyak debu berterbangan di jalanan, Sabtu (28/3/2026). Debu ini akibat mandeknya perbaikan Jalan Ambarawa-Pardasuka.

Pringsewu – Mandeknya proyek perbaikan ruas jalan Ambarawa–Pardasuka tak hanya menyisakan tanda tanya, tetapi juga memaksa warga turun tangan sendiri demi menjaga kenyamanan lingkungan.

Debu tebal dari material proyek yang tak kunjung dilanjutkan kini menjadi masalah utama. Setiap hari, partikel semen dan tanah kering beterbangan akibat kendaraan yang melintas, bahkan masuk ke dalam rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  BPKAD Tanda Tangani MoU Dengan Kejari Pringsewu ,Ini Merupakan Langkah Yang Paling Strategis

Sebagai bentuk inisiatif, masyarakat setempat secara gotong royong melakukan penyiraman jalan untuk menekan debu. Kegiatan ini dilakukan rutin, terutama saat lalu lintas sedang padat.

“Setiap hari kami menyiram jalan, kadang sampai dua kali, siang dan sore,” ujar anggota Komisi III DPRD setempat, Dedi Sutarno, Sabtu (28/3/2026).

Upaya swadaya ini tentu tidak tanpa biaya. Warga harus merogoh kocek sendiri untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) demi mengoperasikan mesin penyedot air.

“Sekitar satu liter BBM habis setiap hari untuk penyiraman,” tambahnya.

Baca Juga :  Plt Kadis Koperindag Pringsewu Sulistiyo Ningsih Ucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Meski demikian, warga tetap bertahan melakukan langkah tersebut demi mengurangi dampak debu yang dinilai sudah mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, belum adanya kepastian dari pemerintah provinsi terkait kelanjutan proyek semakin menambah kekhawatiran masyarakat. Keluhan warga pun telah disampaikan ke pemerintah daerah agar diteruskan ke tingkat provinsi.

Warga berharap ada tindakan cepat dari pemerintah agar proyek tersebut segera dilanjutkan, sehingga mereka tidak lagi harus menanggung dampak lingkungan secara mandiri.

“Harapannya tentu segera dilanjutkan. Karena sekarang yang menanggung dampaknya masyarakat,” tegas Dedi.

Berita Terkait

Buka Muskomda VI, Bupati Pringsewu Sebut Pemuda Katolik Berkontribusi Nyata Dukung Program Pemerintah
Nyali Kejari Pringsewu Di Uji LSM dan Publik : Beranikah Membongkar Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Tahun 2025
Pemkab Pringsewu Gelar Salat Idul Adha 1447 Hijriah & Potong Hewan Qurban Di Pagelaran Utara
Konfirmasi DPC LSM Trinusa : Jawaban Pihak Kejari Dinilai Kurang Memuaskan, Trinusa Ancam Aksi Lebih Besar
Abdul Manaf DPC LSM Trinusa Mendesak Kejari Segera Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025
Tangis Haru Warnai Haflatut Takhrij IMBOS, Hafizh 30 Juz Terima Hadiah Umroh dari Bupati Pringsewu
LSM Trinusa Desak Kejari Segera Proses Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025
Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali saat menunjukan barcode My Pertamina yang dipakai para tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Menyoroti Kelalaian Galian di Bekasi: Ketika Rakyat Harus Bertaruh Nyawa Akibat Lemahnya K3

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:34 WIB

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan Ajak Perkuat Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:00 WIB

Ucapan Idul Fitri 1447 H, Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:12 WIB

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:08 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem 8-9 Maret 2026: Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Wilayah Berpotensi Alami Hujan Lebat dan Angin Kencang

Senin, 1 Desember 2025 - 19:20 WIB

Kemenangan Keadilan: Ketua Umum LSM Trinusa Dinyatakan Bebas, Loyalitas Anggota Terbukti

Minggu, 2 November 2025 - 14:34 WIB

Peredaran Bebas Tramadol di Bekasi Soroti Lemahnya Pengawasan Obat Keras

Berita Terbaru