Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 23:19 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perawang(Riau) – Kecelakaan kerja yang terjadi di area produksi PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang, Kabupaten Siak, Riau kini menjadi sorotan publik.setelah merenggut nyawa satu orang karyawan berinisial SF(46)di duga pasca tertimpa rool jumbo kertas berbobot lebih dari 3ton.
Kamis,02April 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,insiden tragis tersebut terjadi saat korban masuk kerja shift malam,tepatnya beberapa jam sebelum pulang kerja yang seharusnya pukul 07.00Wib pada hari tersebut.

Korban di ketahui sedang melaksanakan aktivitas rutin di tempat ia bekerja,di gudang Finishing Rool kertas sedang melakukan pengecekan, pembersihan peralatan serta lokasi kerja selang beberapa jam sebelum korban akan pulang kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian berawal tanpa di sadari korban,saat SF sedang melakukan pembersihan lokasi kerja korban tidak menyadari adanya aktivitas lain di lokasi kerja yang seharusnya pada saat jam pembersihan semua alat/robot pemindahan rool kertas tidak ada lagi yang beroperasi,tambah seorang rekan korban saat di konfirmasi awak media.

Puncak kejadian saat pemindahan rool jumbo hingga akhirnya di duga alat/robot pemindah Rool jumbo mengalami kegagalan system operasi/ error yang mengakibatkan Rool jumbo yang sedang di naikkan mengalami gangguan system dan secara seketika turun berlahan hingga tepat berada pada posisi di atas korban, dengan gerakan spontan korban mencoba menghindar dan menyelamatkan diri,tapi na’as Rool jumbo dengan cepat menimpa bagian tubuh korban sehingga korban mengalami remuk pada bagian dada dan patah pada tulang kaki kiri.

Terkait pemindahan Rool jumbo kertas yang memiliki bobot besar
di duga kuat saat proses pemindahan Rool kertas berlangsung terjadi ketidakseimbangan dan ada gangguan system/ error pada alat Robot pengangkut rool jumbo sehingga mengakibatkan rool jumbo tergelincir dan jatuh berlahan menimpa korban.

Baca Juga :  PPWI Ogan Ilir Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kabupaten Ogan Ilir yang ke-21

Rekan kerja yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan pertama serta melaporkan kejadian tersebut kepada tim keselamatan di tempat kerja.

Tim tanggap darurat Perusahaan(K3) segera melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Namun, akibat luka berat yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia saat di bawa ke Klinik PT.IKPP.

Pihak keluarga korban meminta seluruh hak-hak korban agar dipenuhi sesuai dengan Undang-undang dan ketentuan yang berlaku.

Perusahaan juga diminta agar berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian, kerusakan alat, atau prosedur kerja yang tidak berjalan optimal.

Salah seorang Tokoh Masyarakat setempat meminta Pihak Perusahaan untuk
Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) di area kerja terkait,Memperketat pengawasan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
Memberikan penguatan pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan,
Melakukan audit terhadap peralatan kerja dan sistem pengamanan di area produksi.

Peristiwa ini menjadi pengingat kita bersama bahwa tingginya risiko dalam industri manufaktur berat, sehingga penerapan disiplin K3 secara ketat menjadi hal yang mutlak untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang,mengingat telah sering terjadi kecelakaan kerja di PT.IKPP mulai dari korban mengalami catat hingga meninggal dunia.

Harapan masyarakat agar pihak APH dan intansi pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas atas kejadian yang merenggut nyawa dari pekerja di PT IKPP tersebut ini akan menjadi peehatian publik jangan samapai masyarakat ber asumsi karena ini perusahaan besar tidak ada nya keberanian dari APH dan pihak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga :  RSUD Cililin Diduga Lambat Tangani Pasien, Keluarga Keluhkan Penantian di UGD

Dari hasi komfirmasi kepada humas PT IKPP Armadi, Beliau merespon dengan lisan dan juga tulisan.
Secara tulisan nya di bawah ini :

Terkait dengan insiden kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional, dapat kami sampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 2 April 2026 sekitar pukul 05.56 WIB di area RH3 Auto Warehouse, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Perawang Mills. Insiden melibatkan salah satu karyawan, atas nama Syafrianto (48 tahun), yang bertugas sebagai operator di area tersebut.

Berdasarkan kronologi awal, korban telah melaksanakan aktivitas kerja sesuai prosedur, termasuk memimpin briefing keselamatan sebelum memulai pekerjaan. Insiden terjadi saat terdapat gangguan operasional pada crane (error code 97), dan pada saat pengecekan di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi terhimpit material roll. Tim operasional segera melakukan evakuasi bersama tim safety dan fasilitas pendukung lainnya, serta korban langsung dibawa ke klinik perusahaan.

Perusahaan sangat berduka atas kejadian ini dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini, Perusahaan telah melakukan koordinasi dengan pihak berwenang terkait untuk mendukung proses penanganan dan investigasi lebih lanjut. Selain itu, Perusahaan juga memastikan seluruh hak dan dukungan kepada keluarga korban akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Operasional Perusahaan secara umum tetap berjalan normal, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja yang ketat. Evaluasi menyeluruh sedang dilakukan sebagai bagian dari komitmen Perusahaan untuk terus memperkuat implementasi aspek Health, Safety, and Environment (HSE) guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Armadi
*Corporate Communications*
*PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Perawang mill

(Tim)

Berita Terkait

SWI Soroti Kesiapan Rakyat dan Pemerintah Hadapi Tindak Pidana Perpajakan dalam RUU Perampasan Aset
42 Item Jamu Ilegal Dimusnahkan, BBPOM Imbau Cek KLIK
16 bangunan liar di Jalan GA Manulang Sudimampir Padalarang, Bandung Barat dibongkar paksa menggunakan alat berat.
Rakor IWO Jabar 2026: Soliditas Organisasi Jadi Kunci Mewujudkan Wartawan Profesional
PC PMII Langkat–Binjai Soroti Sikap Anggota DPRD Saat RDP
Warga Cileutik Desak Tower BTS Dihentikan, Soroti Izin dan Keselamatan Permukiman
Hut Ri ke 81 PAN ke-28, DPD PAN KBB Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim DPD KBB.
Dialog Pers dan Polri: AKPERSI Kunjungi Kapolresta Karawang  

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB