55% lulusan langsung kerja, Fathur lolos AKTI Jakarta. Wali Murid: Guru ajarkan akhlak, kami bangga walau sekolah jauh dari kota
PEKANBARU – Sabtu (2/5/2026), riau21.com / Sebanyak 55 persen lulusan SMK Negeri 6 Pekanbaru langsung bekerja, 30 persen berwirausaha, dan 15 persen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Data tersebut disampaikan Kepala SMK Negeri 6 Pekanbaru saat acara perpisahan siswa, Kamis (30/4/2026).
Kepala SMK Negeri 6 Pekanbaru, Elva Susanti, S.Pd., M.M., menyebutkan dari 1.500-an siswa, tahun ini satu siswi bernama Fathur diterima di Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) di Jakarta setelah lulus tes tahap ke-7. Satu siswa lain, Aulia, masih dalam proses seleksi di AKTI.
Selain itu, sebanyak 7 orang siswa lulus rekrutmen program Dua Sistem dari Astra dan sudah mulai bekerja. Program Dua Sistem merupakan sistem magang dengan kontrak kerja langsung.
Terkait hasil seleksi lain, Elva menyebut, “Yang lulus SMPT ada 8 orang. Kemudian yang mengikuti tes SMBP masih berlangsung, hasilnya belum keluar.”
Setiap Jurusan Punya Unit Produksi
Ia menjelaskan SMK Negeri 6 Pekanbaru memiliki 8 program keahlian. Setiap jurusan diarahkan memiliki unit produksi. Jurusan Tata Busana mengembangkan “Chefs Factory” dan sudah menerima pesanan baju sebanyak 23 potong.
Jurusan Kuliner memproduksi makanan, jurusan TKJ bekerja sama dengan perusahaan rekanan, jurusan RPL diarahkan pada pembuatan web dan program, jurusan Mekatronika fokus pada KTP digital, sedangkan jurusan Pemasaran akan mengelola minimarket sekolah.
Untuk jurusan Akuntansi, SMK Negeri 6 akan membuat Bank Mini bekerja sama dengan BTN sebagai laboratorium pembelajaran perbankan bagi siswa.
“Anak-anak belajar pemasaran, mencari pelanggan, dan praktik langsung. Jadi setiap jurusan punya potensi,” ujarnya.
Perpisahan: Dana Ortu untuk Cendera Mata Guru & Karpet Musala
Terkait perpisahan, Kepala Sekolah mengatakan kegiatan diinisiasi siswa dan dikoordinasikan dengan komite sekolah dan kami Kepala Sekolah beserta guru hadir sebagai tamu.
Kepala Sekolah juga mengapresiasi kepada panitia pelaksana dan juga seluruh Orangtua siswa.
Ketua Panitia Pelaksana Ibu Kusna mengatakan dana yang dikumpulkan bersama orang tua siswa dimanfaatkan untuk memberi cendera mata kepada guru melalui siswa-siswi.
“Ini sebagai rasa terima kasih karena guru sudah mendidik anak-anak. Mengajarkan perilaku sopan, menghargai orang tua dan yang lebih tua,” kata Ibu Kusna.
Selain cendera mata untuk guru, wali kelas, kepala sekolah, dan pembimbing PKL, panitia juga menyumbangkan karpet untuk musala sekolah yang masih dalam tahap pembangunan.
Sebelumnya, IKPP menyumbang 40 Al-Qur’an untuk mendukung program penguatan profil lulusan beriman dan bertakwa.
Ortu: Bangga Akhlak Anak Bagus, Salatnya Ingat
Salah seorang wali murid kelas XII yang anaknya akan lulus menyampaikan terima kasih kepada sekolah.
“Saya berterima kasih kepada sekolah, guru, dan kepala sekolah yang mengajarkan anak saya. Akhlaknya bagus, selalu ingat salat. Saya juga bangga anak saya lulusan SMK Negeri 6 ini, walau sekolahnya jauh dari keramaian kota,” ujarnya. Ia enggan disebut namanya.
“Proses magang dan karakter di rumah serta di sekolah membuat pola pikir siswa lebih maju,” kata Elva Susanti.
Sementara itu, Pengawas SMK Provinsi Riau Herman yang hadir menyampaikan kepala sekolah harus terus berinovasi agar SMK semakin maju sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha.
Sumber: Kepsek SMKN 6 Pekanbaru
Reporter: Idam Lanun
Editor: Rosbinner.Hutagaol




































