Bersama Kajari Tanggamus, PGE Ulubelu Pertegas Budaya Anti Korupsi dan Tata Kelola Perusahaan yang Bersih

hayat

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:45 WIB

50213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus — Upaya memperkuat budaya integritas dan kepatuhan hukum terus dilakukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu. Melalui kegiatan Sosialisasi Good Corporate Governance (GCG), Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, dan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, PGE Area Ulubelu menghadirkan langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanggamus, Subari Kurniawan S.H.,M.H, sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang digelar di Kantor PGE Area Ulubelu, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Perwira PGE Ulubelu sebagai bentuk penguatan tata kelola perusahaan yang transparan, profesional, dan berintegritas. Dalam pemaparannya, Kajari Tanggamus menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance bukan hanya sekadar formalitas perusahaan, melainkan pondasi utama dalam menjaga kredibilitas dan keberlangsungan usaha.

Menurutnya, setiap insan perusahaan memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas sesuai aturan hukum dan prinsip tata kelola yang baik. Ia juga mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan dan rendahnya kepatuhan terhadap regulasi dapat membuka celah terjadinya pelanggaran hukum, penyalahgunaan kewenangan, hingga tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Tanggamus Gelar Pelatihan Safety Driving untuk Pengemudi Ambulans Pekon

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Good Corporate Governance harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh insan perusahaan dalam setiap pengambilan keputusan maupun pelaksanaan pekerjaan. Kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata kelola yang baik merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas perusahaan serta mencegah terjadinya pelanggaran hukum,” tegas Subari di hadapan peserta sosialisasi.

Tidak hanya membahas konsep dasar GCG, kegiatan tersebut juga mengulas berbagai persoalan yang kerap menjadi perhatian dalam dunia kerja dan korporasi, mulai dari gratifikasi, benturan kepentingan, penyalahgunaan jabatan, hingga tanggung jawab hukum individu maupun perusahaan. Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif melalui sesi tanya jawab yang menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap pentingnya budaya integritas di lingkungan kerja.

Sementara itu, General Manager PGE Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi transparansi, profesionalisme, dan kepatuhan hukum di seluruh lini perusahaan.

Baca Juga :  Pos Pelayanan Gisting Polres Tanggamus Sediakan Tambal Ban dan Isi Angin Gratis bagi Pemudik

Ia menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis dan operasional semata, tetapi juga dari bagaimana perusahaan menjalankan seluruh proses kerja secara akuntabel dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap prinsip GCG menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung operasional energi panas bumi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh Perwira PGE Ulubelu memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya GCG dan kepatuhan hukum sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Edy.

Melalui sosialisasi tersebut, PGE Area Ulubelu berharap terciptanya lingkungan kerja yang semakin bersih, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan hukum. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan aparat penegak hukum dalam membangun budaya anti korupsi serta memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat di Kabupaten Tanggamus.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita
Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
Kapolres Tanggamus Tinjau Penanaman Kedua Bawang Putih di Pekon Ngarip dan Ngobarmas di Sukamaju
Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis dan 3 Kru kepada Nelayan Pesisir
Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:24 WIB

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)

Rabu, 30 September 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif

Selasa, 29 September 2026 - 19:27 WIB

OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda

Selasa, 29 September 2026 - 13:23 WIB

Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri

Jumat, 25 September 2026 - 07:35 WIB

Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:10 WIB

Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan

Selasa, 22 September 2026 - 18:43 WIB

Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terbaru