Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau Wilayah I menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan dan Validasi Kurikulum Satuan Pendidikan terintegrasi P4GN dan Pendidikan Anti Korupsi 2026. Rakor dua hari di Pelalawan ini diikuti 266 kepala sekolah dan wakasek kurikulum se-Wilayah I.
PELALAWAN, wadpadaindonesia.com – Penguatan karakter siswa bebas narkoba dan korupsi jadi fokus utama pendidikan di Riau. Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau Wilayah I menggelar Rakor Penyusunan dan Validasi KSP Terintegrasi P4GN serta Pendidikan Anti Korupsi Tahun 2026, selama dua hari, Rabu-Kamis (10–11/6/2026) di Kabupaten Pelalawan.
Rakor tahunan ini dibuka tarian persembahan, doa, dan sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Ismail, S.Ag.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penting penguatan kurikulum yang tidak hanya orientasi kualitas pendidikan, tetapi juga membangun karakter peserta didik melalui integrasi nilai-nilai anti narkoba dan anti korupsi,” tegas Ismail.
266 Peserta dari 3 Kabupaten
Rakor diikuti 266 peserta terdiri dari Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun Swasta se-Wilayah I. Peserta berasal dari Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selain KSP 2026, rakor juga bahas Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Silang untuk tingkatkan kualitas kepemimpinan, kinerja, serta prestasi kepsek.
Materi disampaikan Ketua Koordinator Pengawas Wilayah I, Sugeng Priono S.Pd., M.M.Pd., Ia jelaskan mekanisme PKKS Silang dan strategi susun KSP 2026 yang selaras kebijakan nasional.
“Implementasi PKKS Silang jadi instrumen penting dorong mutu pendidikan melalui evaluasi objektif, transparan, dan berkelanjutan terhadap kinerja kepala sekolah,” kata Sugeng.
Teken Komitmen Kurikulum Berintegritas
Rakor ditutup penandatanganan Dokumen KSP oleh Kacabdin Wilayah I bersama Pengawas Pembina tiap satuan pendidikan.
Ini bentuk komitmen wujudkan tata kelola pendidikan berkualitas, berintegritas, dan berorientasi mutu pembelajaran.
Melalui rakor ini, seluruh satuan pendidikan di Wilayah I diharapkan susun kurikulum adaptif, inovatif, serta mampu bentuk generasi muda unggul, berkarakter, bebas narkoba, dan punya nilai anti korupsi.
Sumber: Cabdin Pendidikan Wilayah I Riau
Reporter: Ucok Alexander
Editor: Rosbinner Hutagaol




































