LSM TRINUSA Layangkan Somasi Kedua ke Bank Lampung, Desak Audit Forensik dan Siapkan Aksi Massa

hayat

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:28 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Bandar Lampung* – LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPD Provinsi Lampung kembali meningkatkan tekanan terhadap PT Bank Pembangunan Daerah Lampung dengan melayangkan *Somasi Kedua* kepada Direksi dan Dewan Komisaris bank milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut.

Langkah ini diambil setelah surat permintaan klarifikasi dan desakan audit investigatif yang sebelumnya dilayangkan pada 19 Mei 2026 disebut tidak memperoleh tanggapan resmi, substantif, maupun terbuka dari pihak manajemen.

Dalam surat bernomor *112/DPD-TRINUSA/LPG/SOM-II/VI/2026* tertanggal 12 Juni 2026, TRINUSA menyatakan telah memberikan kesempatan selama tujuh hari kerja kepada Bank Lampung untuk memberikan penjelasan atas sejumlah temuan yang bersumber dari telaah terhadap *Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2024*.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris DPD TRINUSA Lampung, **Faqih Fakhrozi, S.Pd.I**, menegaskan bahwa sikap tidak responsif terhadap permintaan klarifikasi publik berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan daerah.

> “Bank Lampung merupakan BUMD strategis yang mengelola dana masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Karena itu, setiap indikator keuangan yang menimbulkan pertanyaan harus dijelaskan secara terbuka agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

TRINUSA mengungkapkan sedikitnya terdapat tujuh indikator yang dinilai memerlukan penjelasan lebih lanjut dari manajemen Bank Lampung.

Salah satunya adalah **penurunan laba bersih** dari sekitar **Rp175,27 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp103,15 miliar pada tahun 2024**, atau turun sekitar **41,15 persen**. Penurunan tersebut terjadi di tengah pertumbuhan penyaluran kredit, sehingga menurut TRINUSA perlu dijelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan.

Baca Juga :  LSM TRINUSA SOROTI DUGAAN KORUPSI DI BIDANG OP SDA 2 BALAI BESAR WAY MESUJI SEKAMPUNG

Selain itu, TRINUSA juga menyoroti **kenaikan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)** dari sekitar **Rp60 miliar menjadi Rp144,68 miliar**, atau meningkat lebih dari **141 persen**. Kenaikan pencadangan tersebut, menurut organisasi masyarakat sipil itu, perlu diikuti dengan keterbukaan mengenai kualitas portofolio kredit yang mendasarinya.

Perhatian juga diarahkan pada meningkatnya total kredit berkualitas **Kurang Lancar, Diragukan, dan Macet** yang disebut mencapai **Rp203,04 miliar per 31 Desember 2024**, dibandingkan sekitar **Rp157,87 miliar pada tahun sebelumnya**.

Tidak hanya itu, TRINUSA mencatat adanya **arus kas operasional negatif selama dua tahun berturut-turut**, penurunan dana deposito berjangka yang terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketergantungan terhadap pendanaan dari bank lain, serta kenaikan beban barang dan jasa maupun beban non-operasional yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan lebih rinci.

TRINUSA menegaskan bahwa berbagai poin tersebut merupakan **indikasi yang membutuhkan klarifikasi**, bukan tuduhan adanya pelanggaran hukum.

Melalui Somasi Kedua, TRINUSA mendesak Bank Lampung untuk memberikan klarifikasi tertulis dan terbuka kepada publik, mempublikasikan informasi mengenai kualitas aset produktif dan langkah mitigasi risiko, serta melakukan audit internal secara menyeluruh terhadap kredit bermasalah, pengadaan barang dan jasa, serta transaksi pihak berelasi selama Tahun Buku 2024.

Selain itu, organisasi tersebut juga meminta dibentuknya **tim evaluasi independen** yang melibatkan unsur eksternal guna memastikan penerapan prinsip **Good Corporate Governance (GCG)** berjalan secara nyata.

Apabila dalam batas waktu yang diberikan tidak terdapat respons yang memadai, TRINUSA menyatakan akan menempuh berbagai langkah lanjutan, termasuk menyampaikan laporan kepada lembaga pengawas dan aparat penegak hukum sesuai kewenangan masing-masing.

Baca Juga :  PT P Titipkan Rp100 Miliar ke Kejati Terkait Dugaan Korupsi Pemanfaatan Hutan di Lampung

Sebagai bentuk eskalasi tekanan publik, TRINUSA bersama sejumlah elemen masyarakat sipil juga mengumumkan rencana **aksi unjuk rasa damai** yang dijadwalkan berlangsung pada **Rabu, 23 Juni 2026**.

Aksi tersebut direncanakan melibatkan sekitar **300 peserta** dengan titik penyampaian aspirasi di **Kantor Pusat Bank Lampung, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, dan Kantor Gubernur Lampung**.

Dalam aksi tersebut, massa akan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya pelaksanaan **audit investigatif atau audit forensik independen**, transparansi kondisi kesehatan bank, evaluasi tata kelola perusahaan, audit terhadap pengadaan barang dan jasa serta transaksi afiliasi, hingga penegakan hukum apabila nantinya ditemukan bukti adanya penyimpangan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak yang berwenang.

TRINUSA menegaskan bahwa aksi yang akan digelar bersifat **damai, konstitusional, dan berada dalam koridor hukum yang berlaku**.

> “Kami tidak sedang menghakimi siapa pun. Apa yang kami lakukan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial untuk memastikan tata kelola BUMD berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kepercayaan publik adalah aset yang harus dijaga bersama,” kata Faqih.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak PT Bank Pembangunan Daerah Lampung terkait Somasi Kedua yang dilayangkan oleh TRINUSA DPD Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Celoteh Sandi FW: “BBM Langka, Salah Siapa?
Wagub Jihan : HIMPAUDI Berperan Penting dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak yang Berkualitas
Lampung Perluas Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal
Ketua Dekranasda Propinsi lampung Purnama Wulan Sari Mirza menerima Audiensi dari APPMI
Pria Tanggamus, Korban Pembacokan Viral di Bandar Lampung Alami Luka Berat, Satu Pelaku Ditangkap
Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan
Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Flag Off Lampung Tapis Karnaval Puncak Festival Krakatau XXXV 2026
LSM AMUNISI LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DANA BOS SMPN 11 PESAWARAN KE KEJATI LAMPUNG

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru