KUTACANE | Kepedulian dan konsistensi kerja nyata anggota DPR RI dari dapil Aceh, H. Irmawan, semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu figur pemimpin yang diharapkan rakyat. Sejumlah tokoh masyarakat Gayo Seberang di Kutacane pada Kamis, 3 September 2026, menyatakan apresiasi atas sepak terjang politisi PKB Aceh ini, seraya menilai rekam jejaknya bukan sebatas narasi, melainkan bukti konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat di desa-desa.
Selama duduk di parlemen pusat, H. Irmawan dikenal getol membawa program-program strategis ke Tanoh Alas. Di bawah pengawalan dan lobi aktifnya, berbagai bantuan pemerintah pusat mengalir ke Aceh Tenggara, mulai dari program bedah rumah swadaya, infrastruktur jalan perdesaan, hingga distribusi alat dan mesin pertanian yang menjadi penopang ekonomi keluarga tani di pelosok. Bagi tokoh Gayo Seberang, inisiatif dan keberhasilan itu menjadi faktor utama yang memisahkan H. Irmawan dari deretan politisi lain yang lebih banyak bicara daripada bekerja.
“Kami tidak butuh janji, tapi bukti. Selama ini, apa yang dibawa Pak Irmawan tepat menyasar kebutuhan warga, tidak muluk-muluk. Desa-desa kami yang dulu terisolasi sekarang punya akses jalan. Petani juga merasakan dampak nyata dari bantuan alat pertanian,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Gayo Seberang di sela pertemuan dengan konstituennya.
Kedekatan Irmawan dengan masyarakat bawah tidak saja dibuktikan lewat realisasi program, tetapi juga hadir dalam pendekatan yang humanis dan keberanian terjun langsung ke tengah-tengah warga. Pendekatan tersebut dinilai telah mengubah pola relasi antara wakil rakyat dan konstituen menjadi lebih dialogis serta responsif pada keluhan nyata di lapangan.
Bagi masyarakat Gayo dan Alas, keberlanjutan pembangunan sangat bertumpu pada figur-figur seperti Irmawan yang tidak ragu turun ke bawah, mendengar jerit warga, dan mengeksekusi solusi tanpa birokrasi rumit. Mereka menaruh harapan besar agar politikus ini tetap menjaga integritas dan komitmen pengabdiannya bagi rakyat kecil. Aspirasi ini datang dari akar rumput yang rindu kehadiran pemimpin yang berpihak dan memahami realita hidup yang mereka jalani sehari-hari.
Laporan : Ali Asa



































