Gen Z Wajib Terapkan Gizi Seimbang, Syarat Mewujudkan Generasi Emas

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 27 Januari 2024 - 11:32 WIB

50307 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Hari Gizi dan Makanan biasa juga disebut sebagai Hari Gizi Nasional (HGN), secara resmi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hari Gizi dan Makanan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Melansir situs resmi Kemenkes, Hari Gizi dan Makanan adalah Hari Gizi Nasional yang secara resmi ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai peringatan dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Djuru Penerang Makanan oleh LMR (Lembaga Makanan Rakyat) pada tanggal 25 Januari 1951. Hari Gizi dan Makanan diperingati pada tanggal 25 Januari setiap tahunnya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Hari Gizi dan Makanan 25 Januari merupakan momentum penting dalam peningkatan kepedulian dari berbagai pihak dalam rangka membangun gizi menuju bangsa yang sehat dan berprestasi melalui pemenuhan gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong pencapaian RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) di bidang kesehatan.

Pakar Nutritionist & Dietitian Audy Aprillia sekaligus influencer yang aktif melakukan edukasi gizi dan pola hidup sehat di platform media sosial Tiktok dan Instagram terkait mitos dan fakta seputar makanan dan diet yang sedang viral saat ini.

Baca Juga :  Kementerian PANRB Berikan Penghargaan SAKIP Untuk Pemkab Nagan Raya.

“Pola makan di kalangan generasi muda khususnya Gen Z ini dibentuk dari karakter dan lingkungan. Karakter gen Z sangat melek teknologi dibandingkan dengan generasi babyboomers, mereka gak mau ribet dan serba cepat. Gen Z juga sangat aktif di sosmed dan mau eksplore banyak hal, yang penting selalu update dan mengikuti trend. Termasuk trend diet dan makanan. Banyak trend diet di sosmed yang keliru, contohnya diet Tiffany Plate di tahun 2023 kemarin sangat ramai diperbincangkan oleh pengguna medsos kar dan banyak diterapkan dikalangan gen Z namun ujungnya tidak berhasil karena tidak sesuai dengan lidah atau kebiasaan makan orang Indonesia, ada juga trend makanan viral seperti mie pedas dan crombolini yang wajib FOMO wajib di cicipi oleh gen Z, trend-trend viral seperti inilah yang mempengaruhi pola makan gen Z ” ungkap Audy di Jakarta, Sabtu (27/1/2024).

Gen Z juga sangat aware dengan kesehatan mental, terkadang mereka merayakan self reward dengan mengonsumsi makanan yang mereka suka secara berlebihan, dari karakter gen Z inilah membuat pola makan mereka cenderung tinggi lemak dan karbohidrat sederhana serta tidak mementingkan resiko kesehatan yang penting mereka makan asal kenyang dan makan makanan yang ngetrends, mereka kurang mengonsumsi makanan yang kaya serat seperti, sayuran, buah, gandum dan serealia.

Baca Juga :  Josephine Simanjuntak Singgung Ketimpangan Prioritas Anggaran di dalam APBD DKI Jakarta 2026 : Antara Keterpenuhan Kebutuhan Pangan Masyarakat dan Hibah Organisasi

Gen Z beresiko mengalami berbagai penyakit degeneratif bahkan sekarang ada istilah remaja jompo. Pola makan ini jika terus dilakukan sangat tidak baik terhadap kesehatan tubuh dan mental dampaknya bisa bisa dirasakan jangka waktu pendek atau mendatang.

Ahli Gizi Audy sangat merekomendasikan agar Gen Z membangun kebiasaan hidup sehat dengan menerapkan pola makan gizi seimbang mengkonsumsi makanan sesuai porsi makan isi piringku gizi seimbang yang kaya serat, lengkap zat gizi makro dan mikro. Gen Z juga dianjurkan untuk aktif berolahraga, tidur yang cukup dan jaga kesehatan mental dengan bersyukur dan melakukan kegiatan positif. Menerapkan pola makan gizi seimbang merupakan langkah yang tepat dan cerdas guna mewujudkan generasi emas masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

IN-Journal Chapter 1 Berhasil Digelar, Angkat Tema Keberlanjutan dan Inovasi Sosial
Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!
Gayo Lues Kembali Heboh, PT Rosin Didesak Hentikan Operasional Sampai Semua Persoalan Tuntas
Pemkab Pringsewu Usulkan Mocaf Jadi Proyek Strategis Nasional
Bupati Pringsewu Audiensi Dengan Menteri KKP, Bahas Penguatan Sektor Perikanan
Seruan Hentikan MBG Disorot, DPP LIPPI: Itu Ancaman bagi Generasi Emas Indonesia
APRESIASI HARI PERS SEDUNIA: POLRI DINILAI HUMANIS LINDUNGI WARTAWAN SAAT TUGAS LIPUTAN 
Suryadi Djamil: Eksekutif–Legislatif Harus Solid, Hentikan Polemik yang Merusak Citra Aceh

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:56 WIB

RIBUAN PELARI DITARGETKAN RAMAIKAN RIAU BHAYANGKARA RUN 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

WUJUDKAN POLRI PRESISI, POLSEK KAWASAN PELABUHAN BANTU PETANI LEWAT PROGRAM ‘POLISI CINTA PETANI’

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru