Pasca Kebakaran Area Cluster-1 PT PGE Terlihat Gelap Gulita

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 14 Agustus 2023 - 18:03 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Pasca kebakaran, area Cluster 1 PT Pema Global Energi (PGE) pada, Sabtu 12 Agustus 2023, tampak terlihat kadaan di lokasi gelap gulita, alias mati lampu, Senin malam 14 Agustus 2023.

Zarnuji, Ketua Gerakan Muda Mudi Aceh (GEMMA) menyoroti kejadian tersebut dan meminta pihak terkait, untuk mengusut tuntas penyebab kejadian tersebut, jangan ada udang dibalik batu, jika memang ini murni akibat kebakaran rumput, kok bisa api terlihat membumbung tinggi serta gumpalan asap hitam seperti ada sesuatu yang terbakar, entah itu limbah, Pipa atau benda lain selain rumput, Kerena bau asap kebakaran itu, juga seperti bau karet terbakar, dan juga sampai sekarang terlihat PGE area Cluster-1 gelap gulita alias mati lampu,

Baca Juga :  Terimakasih Masyarakat Bilah Hilir, Korban Bencana Alam di Batang Toru Merasa Terharu Mendapat Bantuan.

” Kebakaran di cluster I yang masuk ke wilayah desa Ceubrek Baroh, dua hari yang lalu, pada malam pertama terjadi kebakaran dua Ara Cluster-1 dan cluster-2 yang lokasinya terpisah di nibong Baroh kecamatan Nibong, juga terlihat adanya terjadi pamadaman listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di malam keduanya Senin malam (14 Agustus 2023) pada Cluster-2 sudah terlihat terang, semua lampu telah menyala, sedangkan pada cluster-1 masih terjadi pemadaman listrik, sampai di pos keamanan ( scurity ) juga terlihat gelap gulita, kemungkinan besar, masih ada yang belum beres, sehingga belum bisa di hidupkan lampu, sebab api pada hari kejadian kebakaran, tampak membumbung tinggi ke langit dan gumpalan asap tebal berwarna hitam pekat, sepertinya bukan rumput yang terbakar,” ucapnya.

Baca Juga :  Hari Terakhir Penutupan TMMD, Satgas Sempatkan Diri Bermain dengan Anak Anak

Ini perlu diusut tuntas, oleh pihak terkait, apa ada yang di khawatirkan di kemudian hari berdampak akan terjadi ledakan yang sangat dahsyat, kerena semua pipa yang saat ini masih digunakan adalah peninggalan Perusahaan Mobil Oil dan Exxonmobil, maka perlu dilakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui, supaya tidak terjadi kelalaian dalam pengoperasian tambang migas” ujar Zarnuji, 14 Agustus 2023.

Iya juga menambahkan, Apalagi sudah dua hari pasca kebakaran, Area cluster 1 terlihat gelap gulita, ini menambah timbul kecurigaan terhadap PT Raksasa tersebut,” pungkas Zarnuji.

External Relation Coordinator PT PGE, Agus Salim saat dikonfirmasi awak media, belum terhubung sampai berita ini diturunka.

(Pewarta: T.M Raja)

Berita Terkait

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!
Karhutla Nihil di Tanah Karo, 46 Personel Gabungan Tetap Siaga Patroli
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Silaturahmi LAMR Meranti Duduk Bersama Insan Pers Jaga Marwah Melayu
HORAS PRESISI: Kapolres Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon
Dorong Program Lestari, Agung Lantik Nina Nelmayenti Lurah Umban Sari
Peduli Warga Binaan, Kodim 0205/TK Salurkan Air Bersih ke Desa Raya Berastagi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Bupati Aceh Tenggara Tegaskan Peran Pers Kunci Kontrol Pemerintahan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pajak Galian C Proyek Revitalisasi Sekolah di Aceh Tenggara Mandek, Potensi PAD Terancam Hilang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Silayar Jilid II Segera Disidangkan di Tipikor Banda Aceh

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

Tanggul Darurat Jembatan Natam di Aceh Tenggara Jebol, Akses Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 00:53 WIB

Banjir Terjang Enam Desa di Aceh Tenggara, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 27 September 2026 - 00:49 WIB

Empat Fraksi Sepakati Perubahan Anggaran 2026, DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Raqan APBK

Minggu, 27 September 2026 - 00:46 WIB

Fraksi Golkar Soroti Defisit dan Peningkatan PAD dalam Pembahasan Qanun Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:44 WIB

Fraksi Selayakh DPRK Aceh Tenggara Setujui Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Bupati Aceh Tenggara Tegaskan Peran Pers Kunci Kontrol Pemerintahan

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:08 WIB